KKP Salurkan 101.000 Benih Lele untuk Warga Terdampak Bencana di Padang, Pemulihan Perikanan Capai 100 Persen

Penulis -

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran 101.000 benih ikan lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Penyaluran 101.000 benih ikan lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang menyalurkan bantuan serta menebar 101.000 benih ikan lele kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologis di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (1/8/2026).

Bantuan tersebut menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana.

Kegiatan itu dihadiri Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP Enggar Saptopo, Direktur Pengolahan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Yuwono. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar Syefdinon, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi, Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang Rahmat Irfansyah. Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bungus Muhammad Iqbal, serta Lurah Koto Panjang Ikur Koto Doni.

Pemulihan Sektor Perikanan Dipercepat

Selain menebar benih ikan lele, KKP juga menyalurkan cool box untuk mendukung pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, pakan ikan. Serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak.

Bantuan tersebut bertujuan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.

Direktur Sarana dan Prasarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Enggar Saptopo, mengatakan pemulihan sektor perikanan budidaya di Kota Padang telah mencapai 100 persen.

Menurutnya, capaian tersebut lahir dari kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

“KKP bersama Pemprov Sumbar dan Pemko Padang melakukan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologis. Untuk Kota Padang, pemulihan budidaya ikan air darat telah mencapai 100 persen. Kami memberikan intervensi berupa bantuan 101.000 benih ikan, cool box untuk pengolahan dan pemasaran ikan, pakan ikan serta alat tangkap berupa jaring bagi nelayan terdampak,” ujar Enggar.

Baca Juga :  Mulai 7 Januari 2026 Rute Bus Trans Padang Berubah, Ini Tiga Koridor Terdampak

Ia menegaskan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antarpemerintah dalam mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pembudidaya ikan dan nelayan.

Enggar berharap kerja sama antara KKP dan Pemko Padang terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi itu tidak hanya penting pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Tetapi juga untuk pengembangan sektor perikanan pada masa mendatang.

“Yang terpenting, masyarakat tetap semangat dan segera melanjutkan aktivitas ekonominya. Nantinya, para penyuluh perikanan juga akan mendampingi pembudidaya agar usaha yang dijalankan dapat berkembang kembali,” tambahnya.

Pendampingan Berlanjut hingga Pengembangan Kampung Nelayan

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, mengapresiasi perhatian dan dukungan KKP sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.

Alfiadi menjelaskan bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa benih ikan dan alat tangkap.

KKP juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan.

Bahkan, kementerian menugaskan tenaga pendamping selama satu bulan di Kota Padang untuk mempercepat pemulihan sekaligus mendukung pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai.

“Sejak masa tanggap darurat bencana, KKP telah menyalurkan berbagai bantuan stimulus kepada masyarakat. Untuk Kota Padang, pemulihan lahan sektor perikanan telah dilakukan pada area seluas 7.930 meter persegi. Bantuan yang diberikan secara bertahap hingga saat ini tentu memberikan semangat besar bagi masyarakat untuk kembali bangkit,” kata Alfiadi.

Ia menilai perhatian dari KKP menjadi dukungan penting bagi Kota Padang karena sektor perikanan merupakan salah satu penopang perekonomian masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan daerah aliran sungai.

“Perhatian dari Kementerian ini menjadi anugerah besar bagi Kota Padang. Sektor perikanan merupakan salah satu sektor andalan yang menopang perekonomian masyarakat, terutama di kawasan pesisir dan daerah aliran sungai. Dukungan yang diberikan pemerintah pusat, provinsi, dan kota secara bersama-sama diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan.”

Baca Juga :  Satpol PP Padang Amankan 4 Pelajar Diduga Hendak Tawuran di Gunung Pangilun

Melalui penyaluran bantuan dan pendampingan yang berkelanjutan, pemerintah berharap sektor perikanan di Kota Padang pulih lebih cepat. Sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pascabencana. (*)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru