Kloter Terakhir Bergerak ke Makkah, PPIH Tutup Operasional Gelombang Pertama di Madinah

Penulis -

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasional gelombang pertama jemaah haji reguler Indonesia di Madinah resmi berakhir, Jumat (15/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Operasional gelombang pertama jemaah haji reguler Indonesia di Madinah resmi berakhir, Jumat (15/5/2026). (Foto: Kemenhaj)

Madinah, Javanusa—Operasional gelombang pertama jemaah haji reguler Indonesia di Madinah resmi berakhir setelah tiga kelompok terbang (kloter) terakhir diberangkatkan menuju Makkah, Jumat (15/5/2026) pagi.

Keberangkatan itu menandai tuntasnya proses pendorongan jemaah dari Kota Nabawi menuju Tanah Haram.

Tiga kloter terakhir berasal dari Embarkasi UPG 21, KJT 20, dan BTH 14 dengan total sekitar 1.278 jemaah. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah, seluruh jemaah singgah di Miqat Bir Ali untuk mengambil niat ihram dan melaksanakan salat sunnah.

PPIH Pastikan Keberangkatan Jemaah Berjalan Lancar

Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengatakan seluruh proses pendorongan jemaah pada hari terakhir berlangsung lancar dan terkendali.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan tertib dan sesuai rencana. Hari ini Madinah secara resmi mulai kosong dari jemaah haji reguler gelombang pertama,” ujarnya saat memantau keberangkatan jemaah di Bir Ali.

Sejak pukul 06.00 WAS, Khalilurrahman berada di Sektor 2 untuk mengawal pelepasan jemaah BTH 14 dari hotel menuju Bir Ali. Setelah memastikan seluruh jemaah bergerak aman, ia melanjutkan pemantauan ke kawasan miqat.

Di Bir Ali, Khalilurrahman naik ke sejumlah bus untuk menyapa jemaah satu per satu. Ia menyampaikan doa, pesan penguatan, serta mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang puncak ibadah haji di Armuzna.

“Semoga bapak ibu semua diberikan kesehatan, dimudahkan menjalani seluruh rangkaian ibadah, memperoleh haji mabrur, dan kembali ke tanah air bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,” pesannya kepada jemaah.

Jemaah Sakit Tetap Mendapat Pendampingan

Khalilurrahman memastikan jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) tetap memperoleh perhatian penuh dari tim medis.

Menurutnya, keluarga di tanah air tidak perlu khawatir karena seluruh jemaah sakit akan diberangkatkan ke Makkah setelah dokter menyatakan mereka layak melakukan perjalanan.

Baca Juga :  Irjen Kemenhaj: Integritas Petugas Jadi Kunci Sukses Haji 2026

Meski jumlah jemaah pada hari terakhir lebih sedikit dibanding hari sebelumnya, petugas tetap memberikan pelayanan maksimal. Kepala PPIH Sektor Bir Ali, Divia Ardianto, menegaskan seluruh personel tetap siaga hingga keberangkatan terakhir.

Layanan Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Layanan terhadap jemaah lanjut usia dan disabilitas menjadi perhatian utama petugas. Tim Bir Ali terus mendampingi jemaah lansia, termasuk menyediakan golf car bagi jemaah yang kesulitan berjalan menuju bus.

“Kami ingin jemaah lansia tetap nyaman menjalani proses miqat tanpa harus kelelahan berjalan jauh. Karena itu pendampingan terus kami maksimalkan,” kata Divia.

Cuaca panas juga menjadi perhatian serius petugas. Suhu di Madinah dalam beberapa hari terakhir mencapai 42 derajat Celsius dan diperkirakan lebih tinggi di Makkah saat fase puncak haji berlangsung.

Karena itu, jemaah diimbau tidak menunggu haus saat beraktivitas di luar ruangan. Konsumsi air putih secara berkala, penggunaan payung, masker, serta semprotan air menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil di tengah cuaca ekstrem.

Selain menjaga asupan cairan, jemaah juga diminta mengatur waktu istirahat dan mengurangi aktivitas yang tidak mendesak agar energi tetap terjaga menjelang rangkaian ibadah puncak di Armuzna yang membutuhkan stamina besar.

Fokus Pelayanan Bergeser ke Armuzna

Berakhirnya operasional gelombang pertama di Madinah tidak menghentikan tugas pelayanan petugas haji. Sebagian besar petugas PPIH Daker Madinah kini mulai bergeser menuju Makkah untuk memperkuat layanan jemaah selama fase puncak haji.

Fokus pelayanan berikutnya diarahkan pada pendampingan jemaah di Armuzna, mulai dari pergerakan menuju Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga layanan di Mina.

Setelah fase Armuzna selesai, PPIH Daker Madinah kembali bersiap menyambut kedatangan jemaah gelombang kedua yang dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melanjutkan rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi. (*/red)

Baca Juga :  1.344 Calon Petugas Haji Ikuti CAT PPIH Non-Nakes Gelombang I

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru