Kemenhaj Tegaskan Layanan Haji Inklusif bagi Lansia, Disabilitas dan Perempuan

Penulis -

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo saat menghadiri acara “Diseminasi dan Diskusi Publik tentang Hasil Pemantauan Haji Inklusif” yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jumat (13/3). (Foto: Kemenhaj)

Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo saat menghadiri acara “Diseminasi dan Diskusi Publik tentang Hasil Pemantauan Haji Inklusif” yang diselenggarakan oleh Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jumat (13/3). (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmen untuk memperkuat layanan ibadah haji yang inklusif bagi seluruh jemaah Indonesia, termasuk lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, dalam kegiatan Diseminasi dan Diskusi Publik tentang Hasil Pemantauan Haji Inklusif yang diselenggarakan Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jumat (13/3).

Menurut Puji Raharjo, penyelenggaraan haji harus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh umat Islam tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.

“Haji adalah hak dan kewajiban bagi seluruh umat muslim tanpa terkendala suku, bangsa, maupun kondisi fisik,” kata Puji Raharjo dalam forum tersebut.

Ia menyebut pemerintah terus melakukan perbaikan regulasi dan penguatan kebijakan agar layanan haji semakin ramah bagi jemaah lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas. Prinsip pelayanan haji Indonesia, kata dia, mengutamakan aspek keamanan, kemanusiaan, dan aksesibilitas.

Kemenhaj juga memperluas koordinasi dengan berbagai organisasi dan lembaga disabilitas guna memastikan pelayanan haji dapat diakses secara setara oleh seluruh jemaah.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Disabilitas (KND), Dante Rigmalia, menyatakan sejumlah rekomendasi terkait layanan haji bagi penyandang disabilitas telah ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Menurut Dante, pada penyelenggaraan haji sebelumnya, layanan yang diberikan petugas di Daerah Kerja (Daker) Mekkah pada 2025 mendapat apresiasi dari perwakilan Kementerian Haji Arab Saudi.

Ia juga menilai beberapa aspek layanan telah menunjukkan perbaikan, termasuk penyediaan konsumsi bagi jemaah berkebutuhan khusus seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Meski demikian, KND menilai masih ada hal yang perlu diperkuat, terutama terkait pendampingan bagi jemaah disabilitas selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Jemaah yang membutuhkan kursi roda harus tetap bersama pendampingnya. Pendampingan ini penting untuk kenyamanan dan keselamatan jemaah,” ujar Dante.

Baca Juga :  Buka Seleksi Petugas Haji Daerah, Menhaj: Tak Ada Ruang bagi Kompromi dan Intervensi

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua KND Deka Kurniawan, Komisioner KND Jonna AD, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Arsad Hidayat, serta perwakilan dari Kementerian HAM, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), dan Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin).

Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan secara langsung, sementara peserta lainnya bergabung melalui pertemuan daring.

Forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi pemerintah dan organisasi masyarakat untuk memperkuat koordinasi dalam meningkatkan layanan haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru