Kolaborasi Indonesia–Turki Perkuat Pendidikan Tinggi, Riset, Teknologi, dan Hilirisasi Industri Strategis

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto menggelar pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, H.E. Talip Küçükcan di Kantor Kemdiktisaintek, Senin (18/5). (Foto: Kemdiktisaintek)

Mendiktisaintek, Brian Yuliarto menggelar pertemuan dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, H.E. Talip Küçükcan di Kantor Kemdiktisaintek, Senin (18/5). (Foto: Kemdiktisaintek)

Jakarta, Javanusa—Penguatan kolaborasi pendidikan tinggi, sains, teknologi, dan industri strategis menjadi fokus utama pembahasan dalam pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia, H.E. Talip Küçükcan.

Pertemuan digelar di Kantor Kemdiktisaintek, Senin (18/5), dengan agenda penguatan kerja sama bilateral.

Mendiktisaintek menegaskan kerja sama internasional memiliki peran penting dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia.

Transformasi ini diarahkan agar sistem pendidikan mampu beradaptasi terhadap tantangan global dan kebutuhan teknologi masa depan.

Menteri Brian menekankan penyesuaian berbagai kebijakan untuk memperkuat kerja sama pendidikan tinggi.

Ia menyampaikan penguatan pusat studi, program riset, serta pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia maupun Turki. Selain itu, pemerintah mendorong kolaborasi teknologi dan inovasi secara berkelanjutan.

Penguatan Ekosistem Inovasi dan Hilirisasi

Kolaborasi ini diharapkan mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional secara menyeluruh. Selain itu, kerja sama juga memperkuat ekosistem inovasi dan hilirisasi industri nasional. Seluruh upaya tersebut berjalan dalam semangat Diktisaintek Berdampak.

Tindak Lanjut MoU Indonesia–Turki

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama pendidikan tinggi.

MoU ini telah ditandatangani antara Kemdiktisaintek RI dan Council of Higher Education of Türkiye pada 12 Februari 2025 di Bogor. Kerja sama mencakup berbagai bidang strategis yang saling menguatkan.

Bidang tersebut meliputi mobilitas mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta pertukaran akademik.
Selain itu, kerja sama juga mencakup program joint degree dan double degree. Kedua negara juga memperkuat forum pendidikan tinggi serta kolaborasi inovasi dan teknologi.

Pembentukan Joint Working Group (JWG)

Indonesia dan Turki saat ini menyiapkan Joint Working Group (JWG) bidang pendidikan tinggi. Forum ini akan menjadi wadah implementasi lanjutan kerja sama kedua negara. Kedua pihak akan membahas sejumlah bidang prioritas dalam forum tersebut.

Baca Juga :  Guru TK Aisyiyah Padang Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Kreativitas Mengajar

Bidang prioritas meliputi teknologi pertanian berkelanjutan, teknologi kesehatan, dan infrastruktur medis. Selain itu, ada teknologi pertahanan, hilirisasi sumber daya alam berkelanjutan, serta manufaktur maju.

Pembahasan juga mencakup digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, dan energi terbarukan.
Topik lain meliputi pengelolaan bencana serta ilmu dan teknologi kelautan.

Rencana Pusat Riset dan Pendidikan Kedokteran

Kedua negara juga membahas peluang pembentukan pusat riset vaksin bersama. Selain itu, pengembangan program pendidikan kedokteran turut menjadi perhatian utama. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor (PhD) juga masuk agenda prioritas. Peningkatan ini melalui program studi lanjut magister dan doktoral di kampus Turki.

Jejak Kerja Sama Perguruan Tinggi

Saat ini terdapat 431 kerja sama aktif antara perguruan tinggi Indonesia dan Turki. Kerja sama itu mencakup pertukaran mahasiswa, konferensi ilmiah, serta riset bersama. Selain itu, kolaborasi juga meliputi pengembangan kurikulum dan program akademik.

Beberapa perguruan tinggi Indonesia yang aktif bekerja sama antara lain Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan Universitas Darussalam Gontor.

Pandangan Duta Besar Turki

Duta Besar Turki menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis penting bagi Turki. Kemitraan ini mencakup pengembangan pendidikan tinggi dan teknologi masa depan. Ia menekankan kebutuhan peningkatan dosen bergelar PhD untuk mendukung inovasi.

“Ketika kita berbicara tentang inovasi, pembangunan, dan teknologi, kita membutuhkan lebih banyak dosen bergelar PhD. Kita dapat bekerja sama dalam berbagai prioritas, mulai dari teknologi, kesehatan, hingga ilmu sosial,” ujar Dubes Talip Küçükcan.

Teknofest dan Kolaborasi Inovasi

Delegasi Turki juga memperkenalkan Program Teknofest sebagai ajang teknologi dan dirgantara terbesar.
Program ini melibatkan pelajar dan mahasiswa dalam pengembangan inovasi teknologi.

Baca Juga :  Pemko Padang dan Selandia Baru Bahas Peluang Kemitraan Strategis

Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan upaya Kemdiktisaintek dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif dan kolaboratif.

Komitmen Penguatan Daya Saing Global

Kemdiktisaintek menyambut baik berbagai peluang kolaborasi yang ditawarkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.

Selain itu, kerja sama ini mendorong lahirnya riset, inovasi, dan teknologi yang berdampak bagi pembangunan nasional. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru