Lonjakan Wisata Lebaran 2026 Capai 147,55 Juta Pergerakan, Belanja Pariwisata Tembus Rp19,86 Triliun

Penulis -

Minggu, 5 April 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum mudik dan libur Lebaran 2026 mendorong lonjakan signifikan pergerakan masyarakat. (Foto: Kemenpar)

Momentum mudik dan libur Lebaran 2026 mendorong lonjakan signifikan pergerakan masyarakat. (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Momentum mudik dan libur Lebaran 2026 mendorong lonjakan signifikan pergerakan masyarakat sekaligus memperkuat peran sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi nasional.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta terkait dampak Idulfitri 2026 terhadap sektor pariwisata dan perdagangan, Rabu (1/4/2026), menyampaikan total pergerakan penumpang nasional berdasarkan data Kementerian Perhubungan mencapai sekitar 147,55 juta orang. Angka ini meningkat 2,53 persen dibandingkan proyeksi awal.

Sekitar 12 persen atau setara dengan 17,27 juta orang memanfaatkan momentum Lebaran untuk melakukan perjalanan ke lokasi wisata.

Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 6,3 persen. Data tersebut masih bersifat estimasi dan menunggu rilis resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Sejumlah destinasi wisata mencatat kunjungan tinggi selama periode Lebaran 2026. Malioboro di Yogyakarta menjadi lokasi paling ramai dengan 468.004 wisatawan, diikuti Ancol dengan 343.623 pengunjung.

Destinasi lain yang juga ramai dikunjungi antara lain Ragunan, Kota Lama Semarang, Masjid Al Jabar Bandung, Pantai Pangandaran, Monas, Masjid Agung Demak, Telaga Sarangan Magetan, serta Taman Safari Indonesia Bogor.

Rata-rata pengeluaran wisatawan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Pengeluaran per keluarga turun dari sekitar Rp4,95 juta menjadi Rp3,78 juta, sedangkan per orang turun dari Rp1,2 juta menjadi Rp1,15 juta.

Meski demikian, total belanja sektor pariwisata justru meningkat. Nilainya naik dari Rp11,04 triliun pada 2025 menjadi Rp19,86 triliun pada 2026.

Peningkatan ini terjadi seiring bertambahnya jumlah pelaku perjalanan wisata, serta perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih terdistribusi dan berorientasi pada pengalaman wisata.

Tingginya mobilitas selama arus mudik dan balik mendorong konsumsi lintas sektor. Dampak paling terasa terjadi pada sektor transportasi, kuliner, UMKM di daerah tujuan wisata, serta akomodasi.

Baca Juga :  Mobil Honda Freed Terbakar di Depan McDonald's Ahmad Yani Padang, Kerugian Capai Rp115 Juta

Secara keseluruhan, aktivitas selama Lebaran turut memperkuat peran pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional dan daerah.

Kementerian Pariwisata memantau pergerakan wisatawan ke 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR).

Pergerakan ke 10 DPP mencapai 6,66 juta atau meningkat 13,74 persen dibandingkan Lebaran 2025 sebesar 5,86 juta. Sementara itu, 3 DPR mencatat 6,1 juta pergerakan, naik 24,63 persen dari 4,9 juta pada tahun sebelumnya.

Peningkatan tertinggi terjadi di DPP Raja Ampat sebesar 19,9 persen dan Kepulauan Riau sebesar 125,5 persen untuk kategori DPR.

Dari aktivitas tersebut, estimasi total pengeluaran masyarakat ke destinasi prioritas dan regeneratif mencapai lebih dari Rp12,27 triliun atau sekitar 61,8 persen dari total pengeluaran nasional sektor pariwisata.

Program dan dukungan Kemenpar

Selama periode Lebaran 2026, Kementerian Pariwisata menjalankan sejumlah program untuk mendukung sektor pariwisata.

Program tersebut meliputi layanan informasi terpadu Halo Wonderful, penyelenggaraan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), kampanye BBWI dan Belanja di Indonesia Aja (BINA), hingga penyediaan paket wisata Lebaran.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau pelaku industri dan platform perjalanan untuk menyesuaikan harga tiket serta mendukung penyelenggaraan berbagai event daerah.

Sebanyak 141 event tercatat digelar di 32 provinsi selama periode Lebaran, mencerminkan tingginya partisipasi daerah dalam mendorong aktivitas wisata dan ekonomi lokal.

Kementerian Pariwisata melakukan pemantauan terhadap 173 titik daya tarik wisata untuk memastikan kesiapan destinasi. Pemerintah juga menerbitkan surat edaran terkait penyelenggaraan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Sebanyak 111 isu krisis kepariwisataan terpantau selama periode tersebut, baik dari media maupun media sosial. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pengelola destinasi.

Baca Juga :  Sirine Peringatan Dini Tsunami di Kota Padang Diuji Coba Setiap Tanggal 26

Salah satu isu yang ditangani adalah praktik pungutan liar di sejumlah daerah. Pemerintah daerah diminta mengambil langkah cepat, termasuk penerbitan surat edaran untuk mencegah pungli selama libur Lebaran.

Kementerian Pariwisata mengapresiasi peran pemerintah daerah, pengelola destinasi, aparat keamanan, serta pelaku industri yang mendukung kelancaran aktivitas wisata selama Lebaran.

Ke depan, momentum ini akan dimanfaatkan untuk memperkuat pengembangan destinasi, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pemerataan ekonomi melalui sektor pariwisata di seluruh Indonesia. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru Sumbar Lewat AITTA Travel Mart 2026
Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi, Kemenpar Bidik 1 Juta Wisatawan Tiongkok
Jaga Daya Tarik Wisata Batu Malin Kundang, Pemko Padang Bersihkan Pantai Air Manis
Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura
MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB