Makanan Penurun Kolesterol dan Asam Urat: Pilihan Sehat yang Perlu Dikonsumsi

Penulis -

Senin, 28 September 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makanan penurun kolesterol dan asam urat. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi makanan penurun kolesterol dan asam urat. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Mengatur pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk membantu menjaga kadar kolesterol dan asam urat tetap terkendali.

Sejumlah makanan kaya serat, rendah lemak jenuh, serta rendah purin dapat menjadi bagian dari pola makan sehari-hari.

Kolesterol tinggi dan asam urat dapat muncul bersamaan. Karena itu, pemilihan makanan perlu mempertimbangkan kedua kondisi tersebut sekaligus.

Namun, pola makan bukan pengganti obat dari dokter. Bagi orang yang sedang menjalani terapi, konsumsi obat tetap perlu mengikuti anjuran tenaga medis.

Sayuran Kaya Serat

Sayuran menjadi pilihan yang relatif mudah dimasukkan dalam menu harian. Wortel, labu, kacang panjang, terong, pare, mentimun, kangkung, dan lobak termasuk sayuran yang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) anjurkan bagi penderita asam urat.

Dikutip dari Halodoc, kandungan serat pada sayuran juga mendukung pengelolaan kadar kolesterol. Kemenkes menyebut sayuran yang mengandung purin, seperti bayam, asparagus, dan brokoli, tidak berkaitan dengan peningkatan risiko asam urat tinggi.

Pilih Buah Utuh dan Kaya Nutrisi

Buah juga dapat melengkapi pola makan untuk membantu mengendalikan kolesterol dan asam urat. Alpukat mengandung lemak tak jenuh, sedangkan apel menyediakan serat larut yang dapat membantu pengelolaan kolesterol.

Tomat dan semangka mengandung likopen. Sementara itu, Perhimpunan Reumatologi Indonesia menganjurkan konsumsi makanan kaya vitamin C dan menyebut ceri asam sebagai salah satu pilihan yang bermanfaat bagi penderita asam urat.

Sebaiknya konsumsi buah dalam bentuk utuh. Batasi jus kemasan karena produk tersebut dapat mengandung gula tambahan.

Biji-bijian dan Kacang-kacangan

Asupan serat larut air juga penting dalam pola makan untuk mengendalikan kolesterol. Panduan Pengelolaan Dislipidemia di Indonesia 2021 merekomendasikan serat larut air sekitar 10–25 gram per hari.

Baca Juga :  Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan

Panduan tersebut juga merekomendasikan stanol atau sterol tumbuhan sebanyak 2 gram per hari. Biji-bijian utuh dan kacang-kacangan dapat menjadi sumber serat sekaligus termasuk pilihan makanan dalam pola makan penderita asam urat.

Susu Rendah Lemak dan Telur

Produk susu rendah lemak atau tanpa lemak termasuk pilihan yang dianjurkan Perhimpunan Reumatologi Indonesia bagi penderita asam urat.

Telur juga dapat menjadi sumber protein. Namun, konsumsinya tetap perlu memperhatikan porsi, terutama bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi.

Minyak Sehat dan Cukupi Kebutuhan Cairan

Penggunaan minyak dengan kandungan lemak tak jenuh, seperti minyak zaitun, dapat menjadi alternatif dalam pengolahan makanan. Jumlah penggunaannya tetap perlu dibatasi agar asupan energi tidak berlebihan.

Selain makanan, kecukupan cairan juga penting bagi penderita asam urat. Perhimpunan Reumatologi Indonesia menganjurkan konsumsi cairan lebih dari 2 liter per hari, sementara dehidrasi dapat memicu serangan asam urat.

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi

Pengaturan menu tidak hanya berfokus pada makanan yang perlu dikonsumsi. Beberapa jenis makanan juga perlu dibatasi untuk membantu mengendalikan kolesterol dan asam urat.

Hindari jeroan, otak, hati, ekstrak daging, serta kaldu yang sangat kental. Batasi pula makanan laut tinggi purin, seperti sarden, makarel, ikan teri, kerang, dan kepiting.

Kemenkes juga menganjurkan penderita asam urat membatasi konsumsi daging, ikan, dan unggas sekitar 50–75 gram atau 1–1,5 potong per hari.

Minuman manis, soda, jus kemasan, dan alkohol juga perlu dihindari atau dibatasi. Jenis minuman tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat.

Sementara itu, makanan cepat saji, makanan olahan, dan kue kering perlu dibatasi karena umumnya mengandung lemak jenuh dan lemak trans dalam jumlah tinggi.

Perhatikan Cara Mengolah Makanan

Cara memasak turut menentukan kualitas pola makan. Merebus, mengukus, dan memanggang dapat menjadi pilihan dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak.

Baca Juga :  Penderita Amandel Wajib Tahu, Ini Makanan yang Aman dan Harus Dihindari

Jika menggoreng makanan, tiriskan minyak sebelum makanan dikonsumsi. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi asupan minyak.

Pola makan juga sebaiknya berjalan bersama aktivitas fisik. Lakukan olahraga intensitas sedang minimal 30 menit sebanyak 4–6 kali setiap minggu dan pertahankan berat badan ideal.

Nyeri sendi yang muncul tiba-tiba disertai bengkak, kemerahan, dan rasa panas perlu mendapat perhatian. Keluhan tersebut, terutama pada ibu jari kaki, dapat menandakan serangan asam urat.

Berbeda dengan asam urat, kolesterol tinggi sering tidak menimbulkan gejala. Karena itu, pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala penting bagi orang dewasa.

Segera cari pertolongan medis jika muncul nyeri dada, sesak napas, atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh. Gejala tersebut dapat menunjukkan kondisi serius yang membutuhkan penanganan segera. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru