Mensos Gus Ipul Kecam Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Turunkan Tim Dampingi Korban

Penulis -

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). (Foto: Kemensos)

Jakarta, Javanusa—Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengecam keras kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan pimpinan pondok pesantren terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Gus Ipul mengaku kecewa atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan pesantren seharusnya menjadi tempat aman untuk pendidikan moral dan agama, bukan disalahgunakan untuk tindakan menyimpang.

“Kami tidak hanya berhati-hati, kami mengecam keras, kami kecewa, kami sungguh-sungguh mengutuk ada pesantren dijadikan kedok,” ujar Gus Ipul.

Kemensos Turunkan Tim Pendampingan

Menanggapi kasus itu, Kementerian Sosial Republik Indonesia langsung menurunkan tim untuk melakukan asesmen dan pendampingan terhadap korban.

Gus Ipul mengatakan proses penanganan berjalan bertahap melalui komunikasi intensif dengan korban dan keluarga.

“Kita asesmen, nanti kita lakukan pembicaraan lebih lanjut dengan keluarganya dan kira-kira apa yang bisa kita berikan dukungan dalam rangka pemberdayaan. Jadi, tim dari Kemensos sudah ada di sana dan kita sedang melakukan dialognya secara bertahap,” jelasnya.

Selain pendampingan awal, Kemensos juga menyiapkan layanan lanjutan untuk mendukung pemulihan korban secara menyeluruh. Layanan tersebut meliputi pendampingan psikososial dan residensial.

Fasilitas layanan itu telah tersedia di wilayah Pati guna mempercepat pemulihan mental dan fisik korban.

Pendataan Jadi Dasar Intervensi

Gus Ipul menegaskan kasus tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sistem pendataan sebagai dasar intervensi yang tepat sasaran.

Menurut dia, data akurat akan mempercepat respons pemerintah dalam memberikan bantuan maupun pemberdayaan kepada korban.

“Di sinilah pentingnya pendataan yang kemudian nanti kita jadikan dasar memberikan dukungan, bantuan atau intervensi yang bisa dilakukan oleh pemerintah atau juga oleh filantropi, lembaga non-government. Jadi kita bisa tahu lebih cepat dan bertindak lebih cepat jika memiliki data yang lebih akurat,” ujarnya.

Baca Juga :  IBI Berperan Penting Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Terkait kondisi sosial ekonomi keluarga korban, Kemensos akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik untuk melakukan pengukuran lebih lanjut sebagai dasar intervensi kebijakan.

“Belum bisa kita ukur, nanti kita sampaikan ke BPS untuk dilakukan pengukuran. Insya Allah kita akan ketahui dalam beberapa waktu ke depan,” tambahnya.

Ajak Perketat Pengawasan Pesantren

Lebih lanjut, Gus Ipul mengajak seluruh pihak memperketat pengawasan terhadap lingkungan pendidikan, khususnya pesantren, tanpa melakukan generalisasi.

Ia menegaskan masih banyak pesantren yang menjalankan fungsi pendidikan dengan baik dan mendidik santri secara sungguh-sungguh.

“Mari kita sama-sama berikan pengawasan secara ketat dan jangan disamaratakan. Banyak pesantren yang telah mendidik dengan sungguh-sungguh para santrinya,” tuturnya.

Gus Ipul juga menekankan pentingnya perlindungan menyeluruh bagi seluruh santri, tidak hanya korban, melalui pendekatan rehabilitasi dan pemberdayaan.

“Kita harus jaga para santri ini, tidak hanya korban tapi juga santri lainnya. Semua harus kita beri perlindungan, sekaligus rehabilitasi dan pemberdayaan,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat
Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB