Minuman Sehat untuk Pengidap Asam Lambung, Ini Pilihan yang Bisa Dikonsumsi

Penulis -

Sabtu, 12 September 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi air kelapa. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi air kelapa. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengendalikan gejala ialah memilih minuman yang tepat.

Sebaliknya, pilihan minuman yang kurang sesuai dapat memicu peningkatan asam lambung. Kondisi tersebut bisa membuat cairan asam naik dari lambung menuju kerongkongan.

Karena itu, pengidap asam lambung perlu lebih selektif saat memilih minuman sehari-hari. Melansir Halodoc, beberapa jenis minuman dapat membantu menjaga kenyamanan pencernaan sekaligus mendukung pengendalian gejala.

1. Air putih

Air putih menjadi pilihan paling sederhana bagi pengidap asam lambung. Namun, bahan awal menyebutkan bahwa kadar pH air juga perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Sebagian besar air memiliki pH yang mendekati netral, yakni sekitar 7. Kondisi tersebut membuat air putih dapat memengaruhi tingkat keasaman makanan yang masuk ke lambung.

2. Air kelapa

Air kelapa juga dapat menjadi alternatif minuman bagi pengidap asam lambung. Pilihan terbaik ialah mengonsumsinya tanpa tambahan gula.

Air kelapa mengandung elektrolit, termasuk kalium. Kandungan tersebut berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh sehingga dapat mendukung pengendalian kondisi yang berkaitan dengan asam lambung.

3. Susu nabati

Susu nabati bisa menjadi pilihan bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa. Jenis susu ini juga dapat dikonsumsi sebagai alternatif susu sapi dalam keseharian.

Susu berbahan kacang almond memiliki sifat basa yang disebut dapat membantu menetralkan asam lambung. Selain almond, susu kedelai juga dapat menjadi pilihan.

4. Susu rendah lemak

Pengidap asam lambung dapat mempertimbangkan susu sapi rendah lemak atau susu skim. Pilihan ini berbeda dengan susu sapi yang memiliki kandungan lemak lebih tinggi.

Baca Juga :  Bukan Debu Biasa, Ini Bahaya Abu Vulkanik bagi Pernapasan, Mata dan Kulit

Makanan dan minuman tinggi lemak cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Kondisi tersebut dapat memperburuk keluhan asam lambung pada sebagian orang.

Sementara itu, susu rendah lemak dapat memberikan efek buffer sementara di lambung. Larutan buffer relatif mampu mempertahankan pH meski terjadi perubahan tingkat keasaman.

5. Teh herbal

Teh herbal tanpa kafein juga dapat menjadi pilihan minuman bagi pengidap asam lambung. Jenis tertentu dapat membantu mendukung fungsi sistem pencernaan.

Teh chamomile dan licorice termasuk pilihan yang disebut dalam bahan sebagai alternatif. Sebaliknya, pengidap asam lambung sebaiknya menghindari spearmint dan peppermint karena dapat memperburuk keluhan pada sebagian orang.

6. Jus buah

Jus buah segar dapat menjadi pilihan, tetapi pemilihan buah perlu mendapat perhatian. Buah dengan tingkat keasaman tinggi sebaiknya dihindari jika mudah memicu gejala.

Kelompok buah citrus dan apel termasuk jenis yang perlu diperhatikan. Sebagai alternatif, pisang, pepaya, bit, semangka, dan pir dapat menjadi pilihan.

7. Wedang jahe

Wedang jahe juga disebut sebagai salah satu minuman yang dapat membantu meredakan keluhan asam lambung. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi masing-masing orang.

Pengidap asam lambung sebaiknya memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi minuman tertentu. Setiap orang dapat memiliki pemicu gejala yang berbeda.

Pilih minuman sesuai kondisi tubuh

Pemilihan minuman menjadi bagian penting dalam upaya mencegah gejala asam lambung kembali muncul. Air putih, air kelapa tanpa gula, susu rendah lemak, teh herbal, jus buah tertentu, dan wedang jahe dapat menjadi beberapa pilihan.

Namun, minuman sehat bukan pengganti pemeriksaan dan pengobatan medis. Jika keluhan sering kambuh atau semakin berat, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.

Pemeriksaan membantu menentukan penyebab keluhan sekaligus memilih penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. (*)

Baca Juga :  Beda Manicure dan Pedicure serta Tips Aman Melakukannya

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru