Jangan Keliru, Ini 7 Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Penulis -

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gula aren dan gula merah. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi gula aren dan gula merah. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Gula aren dan gula merah kerap dianggap sebagai jenis pemanis yang sama karena memiliki warna serta rasa yang hampir serupa.

Padahal, keduanya berasal dari bahan baku berbeda, memiliki karakteristik tersendiri, hingga menawarkan kandungan gizi dan manfaat kesehatan yang tidak sepenuhnya sama.

Berikut ini perbedaan gula aren dan gula merah yang perlu diketahui.

1. Bahan Baku Menjadi Pembeda Utama

Meski sama-sama dibuat dari nira tanaman, gula aren dan gula merah berasal dari sumber yang berbeda.

Gula aren diproduksi dari nira pohon aren atau enau (Arenga pinnata). Selain menghasilkan nira, pohon ini juga dikenal sebagai penghasil kolang-kaling dan ijuk.

Sementara itu, gula merah umumnya dibuat dari nira kelapa (Cocos nucifera), meski bisa pula berasal dari pohon palem, nipah, lontar, atau sagu. Karena banyak diproduksi di Pulau Jawa, gula merah juga populer dengan sebutan gula jawa.

2. Indeks Glikemik Lebih Rendah dari Gula Pasir

Perbedaan berikutnya terletak pada indeks glikemik (IG), yaitu ukuran seberapa cepat makanan meningkatkan kadar gula darah.

Gula aren memiliki nilai IG sekitar 40 sehingga termasuk kategori rendah. Adapun gula merah berbahan kelapa memiliki IG sekitar 55.

Meski berbeda, kedua jenis gula tersebut tetap memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan gula pasir sehingga sering menjadi pilihan alternatif sebagai pemanis.

3. Proses Produksi Hampir Sama, Hasil Akhir Berbeda

Tahapan awal pembuatan kedua gula ini meliputi penyadapan nira, penyaringan, pemanasan, hingga pemekatan cairan.

Perbedaannya muncul pada tahap akhir. Gula merah biasanya dicetak menggunakan cetakan bulat atau batok kelapa, lalu dikeringkan sebelum dipasarkan.

Sebaliknya, gula aren tersedia dalam bentuk padat maupun cair sehingga penggunaannya lebih beragam.

Baca Juga :  Tertata Rapi, Pantai Padang Ramai Pengunjung
4. Tekstur dan Warna Tidak Sama

Secara fisik, gula aren memiliki tekstur yang lebih lembut dan lebih cepat meleleh ketika dipanaskan.

Gula merah cenderung lebih keras sehingga sering perlu dipotong atau dihancurkan sebelum digunakan dalam masakan.

Dari segi tampilan, gula aren umumnya berwarna cokelat muda hingga cokelat tua. Gula merah biasanya memiliki warna yang lebih gelap. Perbedaan tersebut berkaitan dengan komposisi bahan baku serta proses pembuatannya.

5. Cita Rasa Menentukan Penggunaan

Aroma dan rasa juga menjadi pembeda yang cukup mudah dikenali.

Gula aren menawarkan rasa manis yang legit dengan sentuhan gurih, sedikit aroma asap (smokey), nuansa karamel, serta aroma khas yang ringan.

Di sisi lain, gula merah memiliki rasa manis yang lebih kuat dengan karakter karamel yang lembut. Jika berasal dari nira kelapa, aroma kelapanya akan terasa lebih dominan.

Karena karakter rasanya lebih tegas, gula aren banyak digunakan untuk minuman seperti es kopi susu, cendol, hingga kue tradisional seperti klepon.

Sementara itu, gula merah lebih sering menjadi bahan pelengkap aneka masakan, seperti gudeg, semur, bumbu kacang, dan bumbu ayam bakar.

6. Kandungan Gizi Gula Aren dan Gula Merah

Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, gula aren mengandung:

    • Lemak: 0 gram
    • Karbohidrat: 92 gram
    • Kalsium: 75 mg
    • Fosfor: 37 mg
    • Zat besi: 3 mg
    • Natrium: 15 mg
    • Kalium: 390,4 mg
    • Seng: 26,4 mg

Sementara kandungan gula merah berbahan kelapa meliputi:

    • Lemak: 10 gram
    • Karbohidrat: 76 gram
    • Kalsium: 76 mg
    • Fosfor: 37 mg
    • Zat besi: 2,6 mg
    • Natrium: 2 mg
    • Kalium: 0 mg
    • Seng: 0 mg

Dari komposisi tersebut, gula aren memiliki keunggulan karena tidak mengandung lemak serta menyediakan kalium dan seng dalam jumlah lebih tinggi.

Baca Juga :  7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Gairah Seksual, Apa Saja?
7. Mana yang Lebih Sehat?

Secara umum, gula aren dinilai lebih unggul dibandingkan gula merah dari sisi kandungan gizinya.

Kalium berperan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, natrium mendukung keseimbangan cairan tubuh, sedangkan seng berkontribusi terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh.

Meski demikian, keduanya tetap merupakan sumber gula sehingga konsumsinya perlu dibatasi sesuai kebutuhan harian. Mengonsumsi gula secara berlebihan tetap berisiko meningkatkan berbagai masalah kesehatan.

Dengan memahami perbedaan gula aren dan gula merah, masyarakat dapat memilih jenis pemanis yang paling sesuai dengan kebutuhan, baik untuk minuman, masakan, maupun pertimbangan nilai gizinya. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB