Padang, Javanusa—Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengajak pelajar SMA se-Kota Padang memperkuat budaya literasi. Menurutnya, kemampuan membaca, memahami informasi, menulis, dan berpikir kritis dapat membantu siswa membentuk masa depan.
Pesan itu disampaikan Muhidi saat menghadiri latihan menulis literasi tingkat SMA se-Kota Padang, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 80 siswa dari empat sekolah.
Dalam kesempatan itu, Muhidi tidak hanya membahas pentingnya literasi. Ia juga membagikan pengalaman hidupnya sebagai contoh bahwa kondisi ekonomi bukan satu-satunya penentu keberhasilan pendidikan.
“Saya ceritakan pengalaman saya, tidak orang kaya saja yang bisa sekolah. Yang penting mempunyai kemauan,” ujar Muhidi.
Ia meminta para siswa tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti mengejar pendidikan. Kemauan belajar dan usaha yang konsisten, menurutnya, dapat membuka kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Muhidi Tekankan Pentingnya Karakter
Muhidi juga menjelaskan bahwa predikat siswa unggul tidak cukup hanya dengan pencapaian akademik. Generasi muda perlu memiliki karakter, pengetahuan luas, serta kemampuan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Menjadi siswa unggul salah satunya bisa melalui literasi. Siswa unggul adalah generasi yang kuat imannya, mulia akhlaknya, luas ilmu pengetahuannya dan banyak manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.
Karena itu, ia meminta siswa tidak berhenti pada kemampuan memahami teori. Ilmu yang diperoleh perlu diolah dan diterapkan dalam kehidupan agar memberikan manfaat bagi orang lain.
Muhidi kemudian menggunakan perumpamaan pohon untuk menjelaskan pentingnya fondasi dalam membangun sumber daya manusia. Ia menyebut kualitas sebuah pohon sangat bergantung pada kondisi akarnya.
“Pohon kalau ditanam bisa tumbuh dan berbuah, semuanya tergantung pada akar. Kalau akarnya busuk, pohon tidak akan tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Menurut Muhidi, fondasi pembangunan sumber daya manusia juga harus kuat. Ia menyebut iman, akidah, dan tauhid sebagai akar yang perlu dibangun sejak dini.
“Kalau kita ingin membangun sumber daya manusia, akarnya adalah iman, akidah dan tauhidnya,” katanya.
Belajar Tidak Hanya dari Buku
Selain fondasi karakter, Muhidi menjelaskan bahwa manusia memiliki berbagai jalur untuk memperoleh pengetahuan. Salah satunya melalui proses belajar bersama guru.
Ia mengingatkan siswa agar menghormati dan menyayangi guru. Menurutnya, hubungan yang baik antara pendidik dan peserta didik mendukung proses penyampaian ilmu.
“Untuk mendapatkan ilmu ada dua jalur. Pertama berguru. Tidak mungkin mendapatkan ilmu kalau tidak sayang kepada guru,” tuturnya.
Jalur lainnya memanfaatkan berbagai kemampuan yang diberikan Allah SWT, termasuk mendengar dan melihat. Muhidi meminta siswa menggunakan kemampuan tersebut untuk memperoleh pengetahuan, membaca peluang, serta memahami lingkungan.
Dari proses itulah, kata Muhidi, literasi memiliki peran penting bagi generasi muda. Literasi tidak sebatas aktivitas membaca buku, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi dan mengolah pengetahuan.
Pelajar Diminta Kritis Mengolah Informasi
Muhidi menjelaskan, literasi juga berkaitan dengan kemampuan menulis dan menyampaikan gagasan. Selain itu, siswa perlu membangun pola pikir kritis dan logis agar mampu membedakan informasi yang benar dan keliru.
“Literasi itu bukan hanya banyak membaca. Tetapi bagaimana kita memahami, mengolah dan menerapkan ilmu,” katanya.
Ia berharap latihan menulis tersebut mendorong pelajar Padang semakin aktif membaca dan menghasilkan tulisan. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat melatih siswa berpikir kritis sekaligus menyampaikan gagasan secara lebih terarah.
Muhidi juga mengingatkan siswa agar tidak takut memiliki cita-cita besar. Kemauan belajar, penguatan karakter, dan kemampuan mengembangkan diri menjadi modal penting untuk menghadapi masa depan.
“Generasi unggul bukan hanya mereka yang memiliki pengetahuan luas, tetapi juga memiliki iman, akhlak dan kemauan untuk menjadikan ilmu sebagai jalan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. (*)






