Pelajari Strategi Tingkatkan Produksi Pangan, Komisi II DPRD Jambi Studi Tiru ke DPRD Sumbar

Penulis -

Jumat, 17 Januari 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon menerima kunjungan studi tiru Komisi II DPRD Jambi di ruangan Khusus II DPRD Sumbar, Selasa (14/1/2025). (Foto: Humas DPRD Sumbar)

Plt Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon menerima kunjungan studi tiru Komisi II DPRD Jambi di ruangan Khusus II DPRD Sumbar, Selasa (14/1/2025). (Foto: Humas DPRD Sumbar)

Padang, Javanusa—Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sumbar, Maifrizon menerima kunjungan studi tiru Komisi II DPRD Jambi di ruangan Khusus II DPRD Sumbar, Selasa (14/1/2025).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka mempelajari strategi yang dijalankan Sumbar meningkatkan produksi pangan guna mendukung program swasembada pangan nasional.

Saat menerima kunjungan tersebut, Maifrizon didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Sumbar, Zardi Syahrir, dan Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Febrina Tri Susila.

Pada kesempatan itu, Maifrizon menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan pimpinan dan anggota Komisi II Provinsi Jambi ke DPRD Sumbar.

“Mudah-mudahan kunjungan ini dapat mempererat hubungan dan sinergi antar DPRD sekaligus berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang swasembada pangan sebagaimana tujuan dari  kunjungan DPRD Jambi ke Sumbar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Febrina Tri Susila mengatakan, untuk mewujudkan ketahanan pangan, Sumbar sangat mendukung adanya program pembukaan lahan sawah baru yang akan dimulai pada tahun 2025 ini.

Dikatakannya, Presiden RI Prabowo menginginkan agar ada pembukaan lahan sawah baru di Sumbar. Dipastikan ada lahan yang bisa digarap menjadi lahan sawah, seperti di Kabupaten Pasaman Barat dan di Kabupaten Pesisir Selatan.

“Tentu kami dukung program pembukaan lahan sawah baru itu, karena memang sudah waktunya kita berpikir untuk memperkuat swasembada pangan, dan di Sumbar ada sekitar 2.000 hektare lahan yang bisa diolah menjadi sawah,” ucapnya.

Febrina menjelaskan,berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan skala perhitungan 0-100, provinsi yang IKP nya berada di atas atau sama dengan skala 74,40 dinilai memiliki ketahanan pangan paling baik. Provinsi Sumbar pada Tahun 2022, IKP nya berada di skala 79,45 atau masuk kategori paling baik secara nasional.

Baca Juga :  126 Pesilat Remaja Sumbar Ikuti Kejuaraan Pencak Silat 2026, Dorong Pembinaan Atlet Muda

Tren positif itu kembali berhasil dicatatkan Sumbar pada tahun 2023, Indeks Ketahanan Pangan Provinsi Sumbar naik signifikan hingga mencapai skala 83,22 dan kembali masuk kategori paling baik secara nasional.

Sementara, di Tahun 2024 lalu,IKP Sumbar melampaui batas minimum kategori paling baik, capaian produksi padi Sumbar Tahun 2023 berhasil menembus angka 1.482.468 ton gabah kering giling (GKG).

Kondisi ini meningkat sebesar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan pada 2024 ini, jelang akhir tahun produksi padi Sumbar telah melampaui target.

“Kondisi ini menjadikan Sumatera Barat sebagai salah satu daerah dengan ketahanan pangan terbaik di Indonesia, atau nomor lima daerah dengan ketahan yang baik secara nasional,” ungkapnya.

Begitu juga dengan produksi jagung Sumbar,Febrina menjelaskan. Target produksi tahun 2024 mencapai 850.000 ton dengan luas lahan sekitar 122.000 hektare,naik dari produksi tahun 2023 sebesar 800.000 ton.

Menurut Febrina, dalam hal anggaran untuk pelaksanaan kegiatan di Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura dibantu melalui dana pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Sumbar yang menjadi mitra kerjanya.

Kunjungan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Jambi, Marfin Seregar. Ia mengatakan, dari paparan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar, secara pribadi ia mengacungkan jempol dari segi penganggaran, pengawasan dan dengan hasil yang diperoleh Sumbar.

Dibandingkan dengan Sumbar,Provinsi Jambi ada juga kekurangannya terutama dari sisi anggaran. Dimana anggaran untuk pertanian di Sumbar jauh lebih tinggi dibandingkan Jambi, begitu juga dengan geografis lahan pertanian, sumber airnya sangat memadai. (*/jn01)

Berita Terkait

Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu Hamil dan Balita di Padang
Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas
Monev KI Sumbar 2026, DPRD Sumbar Paparkan 19 Inovasi Layanan Informasi Publik
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru