Pemkab Pessel Sosialisasikan Perpres Baru untuk Tingkatkan Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa

Penulis -

Rabu, 5 November 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Khalid Mustafa, pendiri KM Partner foto bersama dengan peserta sosialisasi. (Foto: Dok. Kominfo)

Bupati Pessel, Hendrajoni bersama Khalid Mustafa, pendiri KM Partner foto bersama dengan peserta sosialisasi. (Foto: Dok. Kominfo)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 mengenai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, dan dihadiri oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Evafauza Yuliasman, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta perwakilan TP PKK se-Kabupaten Pessel.

Hadir pula Khalid Mustafa, pendiri sekaligus pemimpin KM Partner, yang dikenal sebagai ahli pengadaan barang dan jasa pemerintah tingkat nasional, sebagai narasumber utama.

Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menegaskan terbitnya Perpres Nomor 46 Tahun 2025 merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat sistem pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berorientasi pada hasil (Value for Money).

“Pengadaan barang dan jasa pemerintah adalah instrumen penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hendrajoni.

Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses pengadaan. Ia mengajak seluruh peserta untuk berkomitmen mewujudkan pengadaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik penyimpangan, sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang baik (Good Governance) dan berkelanjutan.

Kepada para peserta, Hendrajoni berpesan agar mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan mencermati setiap penjelasan dari narasumber, terutama terkait mekanisme pengadaan elektronik yang menjadi bagian penting dalam regulasi baru tersebut.

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai aturan pengadaan akan menjadi bekal penting bagi setiap perangkat daerah dalam meningkatkan profesionalisme, sekaligus mencegah tindak pidana korupsi di sektor pemerintahan.

“Perubahan ini perlu dicermati, mulai dari penyesuaian peran penyedia hingga aspek pengawasan dan pencegahan korupsi,” tambahnya.

Baca Juga :  IMDI 2025 Naik, Pesisir Selatan Perkuat Literasi Digital hingga ke Nagari

Melalui sosialisasi ini, Pemkab Pessel menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan daerah yang kompetitif, profesional, dan berintegritas, dengan sistem pengadaan yang sesuai standar nasional dan prinsip transparansi publik. (sus)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru