Pemko Padang Revisi Perda Pajak dan Retribusi Daerah, Target Pendapatan Daerah 2026 Naik Jadi Rp3,05 Triliun

Penulis -

Senin, 22 Juni 2026 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Rakor dan Sinkronisasi Perubahan Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2024 di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (22/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Rakor dan Sinkronisasi Perubahan Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2024 di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (22/6/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang mulai menyelaraskan sejumlah aturan terkait pajak dan retribusi daerah guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perubahan Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (22/6/2026).

Rapat dipimpin langsung Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Hadir pula Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, Inspektur Sonny Budaya Putra, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Atos, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkontribusi terhadap PAD.

Target Pendapatan Daerah Meningkat

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan perubahan perda menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, regulasi yang lebih adaptif juga akan memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaannya.

Ia menyebutkan Pemko Padang telah mengajukan Perubahan APBD Tahun 2026 dengan peningkatan target pendapatan daerah menjadi Rp3,05 triliun.

“Kenaikan target menjadi Rp3,05 triliun dalam Perubahan APBD 2026 ini harus kita dukung dengan langkah-langkah konkret. Pendapatan daerah harus tergali secara optimal, namun dengan catatan penting: tidak boleh membebani masyarakat. Perubahan Perda ini harus mampu menciptakan keseimbangan antara peningkatan pendapatan dan kemudahan pelayanan bagi masyarakat maupun pelaku usaha,” ujar Fadly Amran.

OPD Diminta Petakan Potensi Baru

Untuk mencapai target tersebut, Fadly meminta seluruh OPD penghasil PAD lebih aktif mengidentifikasi potensi penerimaan baru. Menurutnya, berbagai sektor strategis masih memiliki peluang yang dapat dioptimalkan melalui inovasi kebijakan dan layanan.

Sektor pariwisata, perdagangan, perpajakan, hingga pelayanan kesehatan disebut sebagai area yang perlu terus dipetakan agar potensi penerimaan daerah tidak terlewatkan.

Baca Juga :  PLN Siapkan Listrik Andal dan Ramah Lingkungan untuk Terminal Baru BIM
Legalitas Jadi Perhatian Utama

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menekankan bahwa setiap upaya peningkatan PAD harus berlandaskan aturan yang jelas. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperhatikan aspek legalitas dalam setiap usulan objek pajak maupun retribusi baru.

“Kita harus menggali potensi pajak dan retribusi daerah sekecil apa pun. Pemanfaatan gedung pemerintahan, fasilitas ruang publik, pajak hotel dan restoran, serta potensi lainnya perlu dipetakan dengan matang. Namun, saya tekankan bahwa setiap penambahan objek pajak maupun retribusi baru wajib memiliki dasar hukum yang kuat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Maigus.

Tindak Lanjut Evaluasi Kemendagri

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Padang Atos menjelaskan bahwa pembahasan perubahan perda juga merupakan tindak lanjut atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri terhadap Perda Nomor 1 Tahun 2024.

Selain menyesuaikan sejumlah ketentuan, pemerintah daerah juga membuka ruang bagi usulan objek retribusi baru dari berbagai OPD dan melakukan harmonisasi tarif sesuai regulasi yang lebih tinggi.

“Ada beberapa catatan penting dari Kemendagri yang kita tindak lanjuti hari ini. Salah satunya berkaitan dengan objek retribusi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang memerlukan penyesuaian pengaturan dalam Perda. Selain itu, kami juga melakukan penyempurnaan pada batang tubuh perda terkait pengaturan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” jelas Atos.

Melalui sinkronisasi tersebut, Pemko Padang berharap revisi Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dapat segera diselesaikan. Dan mampu memperkuat pendapatan daerah sekaligus mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan dan akuntabel. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB