Pemulihan Pascabencana Tanah Datar Jadi Perhatian Mendagri, Ini Data Kerusakan dan Dampaknya

Penulis -

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Eka Putra mengikuti Rakor bersama Mendagri secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (9/1/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Eka Putra mengikuti Rakor bersama Mendagri secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (9/1/2026). (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Pemulihan pascabencana Tanah Datar menjadi perhatian pemerintah pusat dalam rapat koordinasi (Rakor) nasional bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Bupati Tanah Datar Eka Putra memaparkan langsung dampak kerusakan dan kondisi layanan publik pascabencana. Rakor tersebut digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (9/1/2026). Kegiatan berlangsung dari Indojolito dan diikuti jajaran Pemkab Tanah Datar.

Bupati Eka Putra hadir didampingi Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekda Abdurrahman Hadi, para asisten, serta kepala OPD terkait.

Enam Kantor Pemerintahan Rusak, Layanan Tetap Berjalan

Dalam forum yang dipimpin Mendagri Tito Karnavian itu, Eka Putra menyampaikan kerusakan pada sarana pemerintahan. Meski terdampak, roda pemerintahan tetap berjalan.

“Terdapat enam unit sarana pemerintahan yang rusak, terdiri dari empat kantor wali nagari, satu kantor wali jorong, dan satu kantor cabang Perumda PDAM,” ujar Eka Putra.

Ia menegaskan pelayanan publik masih berjalan, meski belum sepenuhnya normal seperti sebelum bencana.

Selain kantor pemerintahan, bencana juga berdampak pada fasilitas layanan dasar masyarakat. Kerusakan terjadi pada sektor kesehatan dan pendidikan.

“Ada satu unit puskesmas, lima SD, tiga SMP, lima PAUD, dua TK, serta tiga pondok pesantren yang terdampak,” kata Eka Putra.

Kondisi ini, menurutnya, membutuhkan dukungan dan percepatan penanganan dari pemerintah pusat.

UMKM dan Pariwisata Lumpuh

Bencana turut melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sebanyak 145 unit UMKM, lima objek wisata, dan tiga homestay terdampak langsung.

Aktivitas usaha terhenti, sementara kewajiban pembayaran angsuran pinjaman tetap berjalan. Hal ini menambah beban pelaku usaha di Tanah Datar.

21 Ruas Jalan Kabupaten Rusak

Kerusakan juga terjadi pada akses transportasi darat yang vital bagi mobilitas warga. Data Pemkab Tanah Datar mencatat kerusakan cukup signifikan.

Baca Juga :  Di Momentum Isra Mi’raj, Bupati Eka Putra Ingatkan ASN Tingkatkan Disiplin dan Integritas Pelayanan

Sebanyak 21 ruas jalan kabupaten dan 12 ruas jalan nagari mengalami kerusakan. Selain itu, satu ruas jalan provinsi dan satu ruas jalan nasional juga terdampak.

Bupati Minta Solusi Angsuran UMKM ke Mendagri

Dalam kesempatan tersebut, Eka Putra secara khusus meminta solusi bagi pelaku UMKM dan pariwisata. Ia berharap ada kebijakan relaksasi angsuran pascabencana.

“Kami mohon solusi terkait angsuran pinjaman UMKM dan objek wisata, karena aktivitas usaha mereka terhenti akibat bencana,” tegasnya.

Mendagri: Tanah Datar Jadi Perhatian Utama

Menanggapi hal itu, Mendagri Tito Karnavian memastikan Tanah Datar menjadi salah satu daerah prioritas penanganan bencana di Sumatera Barat.

“Apa yang disampaikan Pak Bupati menjadi catatan kami. Kami akan membahasnya bersama Kementerian Pariwisata dan kementerian terkait lainnya,” ujar Tito.

Ia menekankan pentingnya kesiapan dan kevalidan data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Mendagri meminta seluruh daerah terdampak segera menyampaikan data lengkap dan valid. Data tersebut diperlukan untuk mempercepat langkah strategis pemulihan.

“Segera sampaikan data secara lengkap agar penanganan lanjutan bisa segera dilakukan,” pungkas Tito. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru