Percepat Listrik KDKMP di Wilayah 3T, Kemenkop–Green X Teken MoU PLTS Mikro 0,5 MW

Penulis -

Rabu, 22 April 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkop menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia untuk memenuhi kebutuhan listrik KDKMP, terutama di wilayah terpencil. (Foto: Kemenkop)

Kemenkop menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia untuk memenuhi kebutuhan listrik KDKMP, terutama di wilayah terpencil. (Foto: Kemenkop)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia untuk mempercepat penyediaan energi terbarukan.

Program ini menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro berkapasitas 0,5 Mega Watt. Sistem tersebut akan memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP), terutama di wilayah terpencil.

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menandatangani Nota Kesepahaman bersama Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Farida Farichah turut menyaksikan proses tersebut. Sejumlah pejabat eselon I Kemenkop dan jajaran direksi perusahaan juga hadir.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan, banyak desa dan kelurahan belum memiliki akses listrik memadai.

Kondisi ini terutama terjadi di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar. Padahal, operasional KDKMP membutuhkan pasokan listrik stabil agar kegiatan bisnis berjalan lancar.

“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik dimana jumlah desa yang terbatas akses listrinya tidak sedikit,” ujar Ferry, Senin (20/4).

Ruang Lingkup Kerja Sama Energi Surya

Kemenkop mengapresiasi komitmen PT Energy Absolute Green X Indonesia dalam mendukung operasional KDKMP.

Kedua pihak menyepakati penyusunan kajian komprehensif terkait pembangunan dan pengoperasian sistem PLTS. Sistem tersebut terintegrasi dengan penyimpanan energi untuk menjaga stabilitas pasokan.

Kerja sama ini juga mencakup fasilitasi distribusi energi di tingkat desa dan kelurahan melalui KDKMP. Selain itu, kedua pihak mengembangkan model bisnis berkelanjutan agar program berjalan optimal.

Target Implementasi dan Replikasi Nasional

Ferry berharap kesepakatan ini segera berlanjut ke tahap proyek percontohan. Program tersebut diharapkan dapat direplikasi secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Ia menilai PLTS menjadi solusi logis untuk menjawab keterbatasan listrik di desa.

Baca Juga :  Wamenkop: Koperasi Jadi Instrumen Kunci Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

“Harapannya dengan kerja sama ini bisa turut membantu pencapaian target Presiden untuk mencapai swasembada energi. PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” katanya.

Kemenkop sebelumnya telah menguji coba pemanfaatan PLTS mikro bersama PT Pertamina (Persero). Uji coba berlangsung melalui PT Pertamina New and Renewable Energy di Pulau Sembur, Batam. Proyek tersebut menggunakan PLTS berkapasitas 100 Watt sebagai percontohan awal.

Dorongan Energi Terbarukan dan Kolaborasi

Kemenkop membuka peluang kolaborasi bagi berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan listrik desa. Upaya ini diharapkan mendorong pengembangan energi baru terbarukan secara lebih luas. Program tersebut juga mendukung operasional KDKMP di berbagai daerah.

“Kami yakin dengan penggunaan PLTS berskala setengah mega watt ini adalah menjadi solusi yang tepat terutama untuk mendukung operasionalisasi koperasi desa Merah Putih,” ujar Ferry.

Ferry menegaskan kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini juga mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang ditetapkan pemerintah.

Komitmen Green X Bangun Ekonomi Energi

Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel menyebut inisiatif ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Ia menilai koperasi memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi energi nasional.

“Ini bukan sekadar proyek energi—ini adalah langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kami melihat koperasi sebagai platform yang memiliki potensi luar biasa untuk mendorong transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Peran Strategis dan Dukungan Investasi

Dalam kerja sama ini, PT Energy Absolute Green X Indonesia berperan sebagai mitra strategis. Perusahaan menyediakan keahlian teknis, pengembangan teknologi, serta dukungan investasi energi terbarukan. Pendekatan ini memastikan implementasi program berjalan efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  BNI Luncurkan TapCash Edisi Ranah Minang, Promosikan Budaya Lewat Uang Elektronik

Direktur Utama PT Energy Absolute Green X Indonesia Zulnahar Usman menilai kolaborasi ini sebagai dukungan konkret bagi program pemerintah. Ia menegaskan koperasi dapat menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput.

“Kami melihat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, terintegrasi, dan dapat dikelola secara inklusif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Peluang Investasi Daerah

Zulnahar Usman menambahkan sinergi ini membuka peluang mobilisasi investasi ke berbagai daerah. Program ini tidak hanya fokus pada energi, tetapi juga penguatan ekonomi lokal.

“Program ini tidak hanya berbicara tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana mendorong investasi masuk ke daerah secara lebih terstruktur, dengan koperasi sebagai penggerak utama. Ini akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (*/red)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB