Jakarta, Javanusa—Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy Absolute Green X Indonesia untuk mempercepat penyediaan energi terbarukan.
Program ini menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro berkapasitas 0,5 Mega Watt. Sistem tersebut akan memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP), terutama di wilayah terpencil.
Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi menandatangani Nota Kesepahaman bersama Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Wakil Menteri Farida Farichah turut menyaksikan proses tersebut. Sejumlah pejabat eselon I Kemenkop dan jajaran direksi perusahaan juga hadir.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan, banyak desa dan kelurahan belum memiliki akses listrik memadai.
Kondisi ini terutama terjadi di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, dan terluar. Padahal, operasional KDKMP membutuhkan pasokan listrik stabil agar kegiatan bisnis berjalan lancar.
“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik dimana jumlah desa yang terbatas akses listrinya tidak sedikit,” ujar Ferry, Senin (20/4).
Ruang Lingkup Kerja Sama Energi Surya
Kemenkop mengapresiasi komitmen PT Energy Absolute Green X Indonesia dalam mendukung operasional KDKMP.
Kedua pihak menyepakati penyusunan kajian komprehensif terkait pembangunan dan pengoperasian sistem PLTS. Sistem tersebut terintegrasi dengan penyimpanan energi untuk menjaga stabilitas pasokan.
Kerja sama ini juga mencakup fasilitasi distribusi energi di tingkat desa dan kelurahan melalui KDKMP. Selain itu, kedua pihak mengembangkan model bisnis berkelanjutan agar program berjalan optimal.
Target Implementasi dan Replikasi Nasional
Ferry berharap kesepakatan ini segera berlanjut ke tahap proyek percontohan. Program tersebut diharapkan dapat direplikasi secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Ia menilai PLTS menjadi solusi logis untuk menjawab keterbatasan listrik di desa.
“Harapannya dengan kerja sama ini bisa turut membantu pencapaian target Presiden untuk mencapai swasembada energi. PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” katanya.
Kemenkop sebelumnya telah menguji coba pemanfaatan PLTS mikro bersama PT Pertamina (Persero). Uji coba berlangsung melalui PT Pertamina New and Renewable Energy di Pulau Sembur, Batam. Proyek tersebut menggunakan PLTS berkapasitas 100 Watt sebagai percontohan awal.
Dorongan Energi Terbarukan dan Kolaborasi
Kemenkop membuka peluang kolaborasi bagi berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan listrik desa. Upaya ini diharapkan mendorong pengembangan energi baru terbarukan secara lebih luas. Program tersebut juga mendukung operasional KDKMP di berbagai daerah.
“Kami yakin dengan penggunaan PLTS berskala setengah mega watt ini adalah menjadi solusi yang tepat terutama untuk mendukung operasionalisasi koperasi desa Merah Putih,” ujar Ferry.
Ferry menegaskan kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini juga mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 yang ditetapkan pemerintah.
Komitmen Green X Bangun Ekonomi Energi
Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel menyebut inisiatif ini sebagai langkah strategis jangka panjang. Ia menilai koperasi memiliki potensi besar dalam mendorong transformasi energi nasional.
“Ini bukan sekadar proyek energi—ini adalah langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan Indonesia. Kami melihat koperasi sebagai platform yang memiliki potensi luar biasa untuk mendorong transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Peran Strategis dan Dukungan Investasi
Dalam kerja sama ini, PT Energy Absolute Green X Indonesia berperan sebagai mitra strategis. Perusahaan menyediakan keahlian teknis, pengembangan teknologi, serta dukungan investasi energi terbarukan. Pendekatan ini memastikan implementasi program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT Energy Absolute Green X Indonesia Zulnahar Usman menilai kolaborasi ini sebagai dukungan konkret bagi program pemerintah. Ia menegaskan koperasi dapat menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput.
“Kami melihat koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat yang memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak transisi energi di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi ini, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang berkelanjutan, terintegrasi, dan dapat dikelola secara inklusif oleh masyarakat,” ungkapnya.
Peluang Investasi Daerah
Zulnahar Usman menambahkan sinergi ini membuka peluang mobilisasi investasi ke berbagai daerah. Program ini tidak hanya fokus pada energi, tetapi juga penguatan ekonomi lokal.
“Program ini tidak hanya berbicara tentang energi, tetapi juga tentang bagaimana mendorong investasi masuk ke daerah secara lebih terstruktur, dengan koperasi sebagai penggerak utama. Ini akan memperkuat ekosistem ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (*/red)






