Perkuat Ketahanan Pangan Sumbar, M Yasin Sosialisasikan Perda Lahan Pertanian Berkelanjutan

Penulis -

Senin, 15 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumbar M. Yasin saat sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020 di Aula Joyo Makmur, Kota Pariaman, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Ist)

Anggota DPRD Sumbar M. Yasin saat sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020 di Aula Joyo Makmur, Kota Pariaman, Sabtu (13/6/2026). (Foto: Ist)

Pariaman, Javanusa—Perlindungan lahan pertanian menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pangan di Sumbar.

Komitmen tersebut kembali disosialisasikan melalui kegiatan penyebarluasan Perda Nomor 4 Tahun 2020 yang berlangsung di Aula Joyo Makmur, Kota Pariaman, Sabtu (13/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Anggota DPRD Sumbar M. Yasin menegaskan keberadaan lahan pertanian produktif menjadi faktor utama dalam menjamin pasokan pangan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu hadir melalui regulasi yang mampu menjaga keberlangsungan lahan pertanian sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah.

“Lahirnya Perda Nomor 4 Tahun 2020 ini merupakan langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian sebagai fondasi dalam mempertahankan ketersediaan pangan, sekaligus mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan di Sumatera Barat,” kata Yasin.

Alih Fungsi Lahan Jadi Ancaman Serius

Yasin menilai alih fungsi lahan pertanian yang terus terjadi berpotensi mengurangi luas area produksi pangan. Jika kondisi tersebut tidak dikendalikan, kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dapat terganggu.

Karena itu, regulasi mengenai lahan pertanian pangan berkelanjutan menjadi instrumen penting untuk menjaga keberadaan lahan produktif dalam jangka panjang.

Selain mengatur perlindungan lahan, perda tersebut juga memberikan dasar hukum bagi pemerintah untuk mendukung sektor pertanian melalui berbagai program.

Dukungan Infrastruktur dan Sarana Pertanian

Melalui regulasi tersebut, pemerintah dapat memperkuat sektor pertanian dengan penyediaan sarana dan prasarana penunjang. Dukungan itu mencakup bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan jaringan irigasi, perbaikan infrastruktur pertanian, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Yasin menjelaskan bahwa perda itu juga mengatur pembagian kewenangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih terarah.

Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani Sedang Dibahas

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat saat ini tengah membahas rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Baca Juga :  Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas

Menurut Yasin, regulasi tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan yang lebih kuat kepada petani, terutama petani kecil, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Perda ini nantinya menjadi instrumen penting untuk melindungi dan memberdayakan petani, sehingga kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional dan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas utama.

Petani Soroti Pupuk Bersubsidi dan Implementasi Perda

Dalam sosialisasi tersebut, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi petani dan kelembagaan petani.

Bentuk dukungan yang diberikan antara lain bantuan hand tractor, alsintan, serta akses pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan itu juga menjadi forum diskusi antara masyarakat dan pemerintah. Sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran terkait semakin tingginya tekanan alih fungsi lahan pertanian serta persoalan distribusi pupuk bersubsidi.

Salah seorang peserta, Suparman, meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai penerapan perlindungan lahan pertanian di lapangan sekaligus solusi atas persoalan pupuk yang masih dihadapi petani.

“Kami berharap ada kepastian mengenai sejauh mana perlindungan lahan pertanian dapat diterapkan di lapangan, termasuk solusi terhadap ketersediaan pupuk yang masih menjadi persoalan bagi petani,” kata Suparman.

Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lahan pertanian semakin meningkat sehingga ketahanan pangan daerah dapat terjaga secara berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Gustami Hidayat Salurkan Bantuan Pangan untuk Ibu Hamil dan Balita di Padang
Muhidi Dorong Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak di Sumbar
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Mahasiswa Perkuat Literasi, Kuasai Teknologi dan Berpikir Kritis
Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 Diikuti 156 Peserta, Gustami Hidayat Tekankan Sportivitas
Monev KI Sumbar 2026, DPRD Sumbar Paparkan 19 Inovasi Layanan Informasi Publik
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Guru Fisika Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Gerakan Satu Kelurahan Satu Masjid Ramah Anak
Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB