Pop Up Store Kobe 2026: Produk Fesyen Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang

Penulis -

Jumat, 24 April 2026 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk fesyen Indonesia catatkan potensi transaksi Rp17 Miliar di Pop Up Store Kobe-Jepang 2026. (Foto: Kemendag)

Produk fesyen Indonesia catatkan potensi transaksi Rp17 Miliar di Pop Up Store Kobe-Jepang 2026. (Foto: Kemendag)

Jakarta, Javanusa—Produk fesyen dan aksesori Indonesia mencatat potensi transaksi sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp17 miliar dalam ajang Pop Up Store Kobe-Jepang 2026.

Capaian ini menunjukkan peningkatan daya saing produk kreatif nasional di pasar Jepang yang dikenal ketat dan berstandar tinggi. Ajang promosi tersebut berlangsung pada 15–21 April 2026 di Kobe, Jepang.

Potensi transaksi sebesar USD 1 juta terepresentasi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Dan Liris dari Indonesia dan Bee-First Co, Ltd dari Jepang pada Jumat (17/4).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi dan Konsul Jenderal RI di Osaka John Tjahjanto menyaksikan penandatanganan secara daring. Sementara itu, Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Osaka Didit Akhdiat Suryo hadir langsung.

Puntodewi menilai capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya daya saing produk Indonesia di pasar global. Ia menegaskan bahwa produk Indonesia semakin diterima, terutama pada segmen yang menuntut kualitas dan desain tinggi.

Strategi Perluasan Pasar dan Kolaborasi

Puntodewi menjelaskan, partisipasi Indonesia dalam Pop Up Store Kobe-Jepang 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar. Selain itu, kegiatan ini memperkuat citra produk fesyen, aksesori, dan perhiasan Indonesia di Jepang.

Kemendag melalui ITPC Osaka berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka dalam kegiatan ini. Sebanyak 16 jenama Indonesia berpartisipasi melalui Paviliun Indonesia bertema “Spring 2026: Indonesia Fashion and Cultural Promotion Event in Kobe-Japan”.

Peserta pameran terdiri atas lima jenama aksesori, dua jenama perhiasan, dan sembilan jenama fesyen. Jenama aksesori meliputi Kay Leather, Shamara, Miumosa, Malva, dan Long Story Short.

Jenama perhiasan terdiri dari Komang Tri Kreasi dan Manika Jewelry. Sementara itu, jenama fesyen mencakup Prosa Archive, Kain Ibu, Neu Men, Dama Kara, Aruna Creative, Rosita Batik Shibori, Tieka Huza, Dan Liris, dan JS Cultura.

Baca Juga :  ICCN: Sudah Masuk Era Ekonomi Kreatif, Tapi Sistem Pengadaannya Masih Cara Lama

Produk yang ditampilkan menonjolkan desain, kualitas, serta sentuhan budaya sebagai keunggulan produk kreatif nasional.

Dukungan Diplomasi Ekonomi Indonesia

Konsul Jenderal RI di Osaka, John Tjahjanto, menyatakan KJRI Osaka terus mendukung promosi produk Indonesia di Jepang. Ia menegaskan bahwa langkah ini sekaligus memperkuat diplomasi ekonomi.

Menurutnya, perpaduan kreativitas Indonesia dengan preferensi pasar Jepang menjadi keunggulan dalam mengembangkan produk fesyen yang kompetitif.

Kepala ITPC Osaka Didit Akhdiat Suryo menekankan pentingnya promosi yang terarah dan berkelanjutan. Ia menyebut pendekatan storytelling dan koneksi emosional dengan konsumen Jepang menjadi kunci penetrasi pasar.

Kerja Sama dan Ekspansi Bisnis

CEO PT Dan Liris, Michelle Tjokrosaputro, menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang ekspansi yang lebih luas. Ia menilai kolaborasi dengan mitra lokal membantu memahami kebutuhan pasar Jepang.

Menurutnya, langkah tersebut memastikan produk yang ditawarkan sesuai dengan standar dan preferensi konsumen Jepang yang selektif.

Promosi Terintegrasi dan Peragaan Busana

Rangkaian promosi di Kobe semakin kuat melalui peragaan busana di kawasan Sannomiya Central Street pada Minggu (19/4). Lokasi ini menjadi pusat keramaian Kota Kobe dengan estimasi pengunjung mencapai 100 ribu orang.

Sebanyak 39 model asal Jepang menampilkan 230 koleksi produk Indonesia. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang promosi paling masif di ruang publik Jepang.

Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kobe, President Kobe Chambers of Commerce and Industry Woman’s Association, Wakil Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia, serta pelaku industri fesyen Jepang.

Penjajakan Bisnis dan Tren Pasar Jepang

Delegasi Indonesia juga mengunjungi sejumlah perusahaan tekstil Jepang seperti Stylem, Uni Textile, dan Caitac. Kunjungan tersebut dirangkai dengan penjajakan kerja sama bisnis (business matching) pada Senin (20/4).

Baca Juga :  PIAGEX 2026 Jadi Wadah Talenta Muda Kota Padang Kembangkan Animasi dan Game

Hasil pertemuan menunjukkan konsumen Jepang cenderung menyukai desain sederhana. Namun, mereka tetap terbuka terhadap sentuhan etnik yang proporsional.

Sebagai penutup, panitia menggelar seminar strategi pemasaran digital pada Selasa (21/4). Seminar ini membekali pelaku usaha Indonesia untuk memahami perilaku konsumen Jepang dan mengoptimalkan promosi melalui media sosial.

Kinerja Perdagangan Indonesia-Jepang

Jepang merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Pada 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 32,08 miliar. Nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar USD 17,61 miliar.

Di sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), Jepang menjadi tujuan ekspor terbesar kedua dengan nilai USD 1,02 miliar atau 8,53 persen dari total ekspor nasional.

Tren positif berlanjut pada awal 2026. Ekspor TPT periode Januari–Februari mencapai USD 180 juta atau meningkat 3,59 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor tersebut meliputi pakaian jadi, kain, benang, serat sintetis, serta produk kreatif fesyen dan interior. (*/red)

Berita Terkait

Sulam Kapalo Samek Padang Pariaman Tampil di Belgia, Bawa Kriya Minang ke Panggung Eropa
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, 403 Wisatawan Hilang
Forum Internasional di Wina, Kementan Perkuat Jejaring Diagnostik Veteriner Indonesia
Fadly Amran Perkuat Kerja Sama dengan Foshan Polytechnic, Program Padang Juara Siapkan Dual Degree ke China
Kunjungan Balasan ke Tiongkok, Wali Kota Fadly Amran Perkuat Kerja Sama Pendidikan Padang-Guangdong
Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan di Tanah Rantau
Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Silaturahmi Hangat dengan Diaspora Indonesia
Tiongkok Konsisten Bidik Produk Pertanian Indonesia, Ekspor Tembus Miliaran Dolar

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru