Prioritaskan Profesionalitas dan Pelayanan Jamaah, Komisi VIII DPR RI Soroti Transisi Penyelenggaraan Haji 

Penulis -

Sabtu, 26 Juli 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni. (Foto: Dok. TA Lisda)

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni. (Foto: Dok. TA Lisda)

Jakarta, Javanusa—Proses transisi penyelenggaraan ibadah haji dari Kementerian Agama (Kemenag) kepada Badan Pengelola Haji (BP Haji), mendapat perhatian serius Komisi VIII DPR RI.

Pasalnya transisi tersebut merupakan momentum sangat penting dalam reformasi tata kelola haji yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni menyatakan perubahan ini bukan sekadar peralihan kelembagaan.

Melainkan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada jutaan jemaah Indonesia setiap tahunnya.

“Transisi ini bukan hanya soal struktur, tapi tentang bagaimana pelayanan terhadap jemaah dapat ditingkatkan. Profesionalisme dan efisiensi harus menjadi kata kunci dalam pengelolaan haji ke depan,” ungkap Lisda, Kamis (24/7) di gedung DPR RI kepada wartawan.

Penyelenggaraan haji selama ini menjadi wewenang penuh Kemenag. Namun, melalui Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji, dibentuklah BP Haji sebagai lembaga tersendiri yang bertugas mengelola keuangan dan operasional haji secara profesional.

Lisda menegaskan pemisahan peran antara Kemenag sebagai regulator dan BP Haji sebagai operator merupakan model tata kelola yang sehat dan sudah diterapkan di berbagai sektor pelayanan publik.

Anggota Fraksi Nasdem menyatakan dukungan transisi ini, namun menekankan sejumlah prasyarat mutlak harus dipenuhi sebelum pelimpahan wewenang sepenuhnya dilakukan.

Diantaranya yakni, kesiapan kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) BP Haji harus benar-benar matang, pelayanan kepada jemaah tidak terganggu selama proses transisi, serta administrasi dan sistem operasional harus berjalan secara tertib dan terkoordinasi.

“Kami akan terus mengevaluasi kesiapan semua aspek. Jangan sampai transisi ini justru menimbulkan kerumitan baru di lapangan,” tegas Lisda.

Politisi asal Sumbar ini juga mencatat sejumlah tantangan utama dalam transisi ini.

Seperti harmonisasi peran Kemenag–BP Haji, kejelasan struktur operasional BP Haji, kepastian hukum atas pelimpahan tugas, serta integrasi sistem teknologi informasi dan logistik.

Baca Juga :  Menteri Agama ke Mesir, Bahas Pembukaan Cabang Al-Azhar di Indonesia

Lisda menyebutkan DPR RI akan terus melakukan pengawasan intensif, termasuk memanggil pihak terkait untuk mendalami kesiapan teknis dan regulasi.

“Jika BP Haji belum siap menjalankan tugas operasional, maka transisi tidak boleh dipaksakan. Keselamatan, kenyamanan, dan kepastian layanan jemaah harus jadi prioritas,” tegasnya.

Ke depan Lisda Hendrajoni berharap BP Haji mampu bekerja secara profesional dan transparan.

Tata kelola keuangan haji, termasuk pemanfaatan nilai manfaat, diharapkan bisa memberikan kemaslahatan optimal bagi seluruh jemaah.

DPR RI juga mendorong keterlibatan publik dan lembaga pengawas independen dalam mengawal kinerja BP Haji ke depan.

Terakhir Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem tersebut memastikan Komisi VIII DPR RI akan terus mengawasi dan mengawal proses transisi secara ketat, untuk menjawab kekhawatiran publik.

“Kami memahami keresahan calon jemaah. DPR berkomitmen agar perubahan ini tidak merugikan jemaah. Haji adalah ibadah yang sangat sakral dan harus ditangani dengan penuh tanggung jawab,” tutup Lisda Hendrajoni. (sus) 

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB