Siap-siap 143 Baznas dan LAZ Jadi Target Audit Syariah, Kemenag Perkuat Pengawasan Zakat Nasional

Penulis -

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temu Konsultasi dan Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan ZIS-DSKL di Aula Baznas RI, Jakarta Timur, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemenag)

Temu Konsultasi dan Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan ZIS-DSKL di Aula Baznas RI, Jakarta Timur, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) kembali melaksanakan audit syariah terhadap Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) pada 2026. Sebanyak 143 lembaga menjadi target pengawasan tahun depan.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menegaskan penguatan pengawasan penting untuk menjaga tata kelola zakat tetap akuntabel, profesional, dan sesuai prinsip syariat.

Menurutnya, peningkatan penghimpunan zakat nasional harus berjalan seiring dengan penguatan sistem pengendalian internal di setiap lembaga pengelola zakat.

“Semua pengendalian dan pengawasan itu kita maksudkan untuk menjaga kepercayaan publik kepada Baznas dan LAZ,” kata Abu Rokhmad dalam Temu Konsultasi dan Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan ZIS-DSKL di Aula Baznas RI, Jakarta Timur, Kamis (7/5/2026).

Pengumpulan Zakat Terus Meningkat

Abu Rokhmad menilai pengelolaan zakat nasional menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebut tren peningkatan penghimpunan zakat menjadi modal penting untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, peningkatan dana zakat dinilai mampu memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat di berbagai daerah.

Abu menekankan pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, setiap lembaga pengelola zakat juga harus memperkuat pengendalian dari internal organisasi.

Ia mengatakan sistem pengawasan internal yang baik dapat mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

“Internal ini sangat penting supaya sejak awal kalau ada hal yang tidak sesuai dengan tujuan lembaga bisa segera dikendalikan,” ujarnya.

Kemenag Siapkan Audit Keuangan dan Evaluasi Kinerja

Dalam kesempatan itu, Abu Rokhmad juga mendorong Baznas menjadi lokomotif transformasi pengelolaan zakat nasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat tata kelola zakat hingga tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kementerian Agama, lanjutnya, terus mendorong transformasi tata kelola zakat agar lebih profesional dan memberi dampak luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Mentan Amran Minta Dukungan TNI Perkuat Program Swasembada dan Hilirisasi Pertanian

Karena itu, pengawasan dan pembinaan akan berjalan beriringan untuk meningkatkan kualitas layanan lembaga pengelola zakat.

Selain audit syariah, Kemenag menyiapkan audit keuangan terhadap 65 Baznas dan LAZ melalui Kantor Akuntan Publik (KAP). Pemerintah juga menargetkan evaluasi kinerja terhadap 748 lembaga pengelola zakat sepanjang 2026.

“Pengawasan tata kelola ZIS-DSKL ini akan kami dorong lebih kencang lagi pada 2026,” kata Abu Rokhmad.

Pengawasan Berbasis Perbaikan Tata Kelola

Abu menegaskan penguatan pengawasan tidak bertujuan mencari kesalahan lembaga pengelola zakat. Audit dan evaluasi dilakukan untuk memperbaiki tata kelola sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Kementerian Agama bersama Baznas dan Inspektorat Jenderal Kemenag juga membahas sejumlah isu strategis dalam pengelolaan ZIS-DSKL.

Pembahasan itu meliputi penguatan regulasi, audit syariah, harmonisasi kebijakan, hingga pengembangan sistem pengawasan berbasis teknologi.

Kegiatan Temu Konsultasi dan Sinkronisasi Kebijakan Pengelolaan ZIS-DSKL diikuti jajaran Baznas RI, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, serta Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat tata kelola zakat nasional yang transparan, amanah, dan berdampak bagi kesejahteraan umat. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terbaru