Sinergi Media Diperkuat, Pemkab Pessel Targetkan PAD Lebaran 2026 Rp450 Juta

Penulis -

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Sekkab Pessel, Zainal Arifin (tengah) didampingi Kepala Dinas Kominfo Wendi (kanan) dan Asisten II Hadi Susilo saat jumpa pers bersama insan media di Sekretariat PWI Pessel. (Foto: Dok. Naurah)

Sekkab Pessel, Zainal Arifin (tengah) didampingi Kepala Dinas Kominfo Wendi (kanan) dan Asisten II Hadi Susilo saat jumpa pers bersama insan media di Sekretariat PWI Pessel. (Foto: Dok. Naurah)

Pessel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menggelar jumpa pers bersama insan media di Sekretariat PWI Pessel, lantai 1 Painan Convention Centre (PCC), Selasa (17/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi informasi publik sekaligus memaparkan kesiapan menghadapi arus mudik hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pessel, Zainal Arifin mewakili Bupati menegaskan media berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

“Media adalah mitra penting pemerintah dalam menyampaikan kebijakan secara utuh kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemkab Pessel akan terus membangun kerja sama yang lebih efektif dengan media melalui pola kolaborasi yang saling mendukung, agar informasi pembangunan tersampaikan secara optimal.

Selain itu, Zainal Arifin mengakui keterbatasan kemampuan keuangan daerah saat ini. Namun, ia berharap insan pers tetap memahami kondisi tersebut dan menjaga komunikasi yang konstruktif.

“Kami berharap rekan media dapat memahami kondisi fiskal daerah, sembari bersama mencari solusi melalui sinergi yang berkelanjutan,” katanya.

Terkait arus mudik, Pemkab Pessel akan membatasi kendaraan angkutan barang mulai H-3 Lebaran. Truk dan angkutan umum dilarang melintas di jalur utama, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok.

“Kebijakan ini untuk mengurai kemacetan dan menjamin keselamatan pemudik,” jelasnya.

Pemkab Pessel juga menyiapkan sejumlah objek wisata unggulan seperti Pantai Carocok Painan, Mandeh, dan Pasir Putih Kambang guna menyambut lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.

Zainal Arifin menyebutkan, pemerintah tidak memberlakukan sterilisasi kawasan wisata pada Lebaran tahun ini. Fokus utama diarahkan pada kenyamanan dan keamanan pengunjung melalui penataan kawasan.

“Yang terpenting, pengunjung merasa aman dan nyaman saat berwisata,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Pessel menyiagakan petugas gabungan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polri di berbagai titik wisata.

Baca Juga :  Banjir Berulang di Dadok Tunggul Hitam, Warga Minta Peninggian Jalan dan Drainase

Dalam pengembangan jangka panjang, Pemkab Pessel menargetkan penambahan satu ikon wisata baru setiap tahun. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik daerah dalam empat tahun ke depan.

Selain itu, Pemkab Pessel juga membuka peluang investasi dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Tahun depan, pemerintah menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata sebesar 20 persen melalui optimalisasi pengelolaan objek wisata baru.

Selama libur Lebaran, Pemkab Pessel juga memastikan ketersediaan bahan pokok melalui pemantauan dan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga.

Pengelolaan parkir dilakukan bersama masyarakat dan aparat. Namun, pemerintah tidak mengintervensi lahan parkir milik pribadi. Untuk lahan milik pemerintah, dipastikan tidak ada pungutan liar maupun tarif di luar ketentuan.

Pemkab Pessel menargetkan PAD sebesar Rp400 juta hingga Rp450 juta selama libur Lebaran tahun ini.

Untuk mencegah kebocoran pendapatan, pemerintah bekerja sama dengan Bank Nagari melalui penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS.

Saat ini, sistem tersebut telah diterapkan di objek wisata Pantai Carocok Painan dan akan diperluas ke destinasi lainnya.

Selain itu, Pemkab Pessel menyiapkan tiga pos terpadu di kawasan Mandeh, Carocok Painan, dan Pasir Putih Kambang untuk mendukung layanan informasi, kesehatan, dan keamanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi menyatakan pihaknya akan memperkuat diseminasi informasi publik secara cepat dan transparan, khususnya terkait kebijakan mudik dan pariwisata.

Ia juga mendorong promosi pariwisata melalui media digital dan kolaborasi dengan insan pers guna meningkatkan daya tarik Pesisir Selatan.

“Kami terus mengoptimalkan pemanfaatan platform digital untuk memperkuat branding pariwisata daerah,” ujarnya.

Wendi menambahkan, edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS juga terus dilakukan untuk mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah.

Baca Juga :  Pemkab Pessel Dorong Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Lewat GEMA PKK

Pemkab Pessel pun mengajak insan media untuk berperan aktif dalam mempromosikan potensi daerah guna meningkatkan kunjungan wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (naurah)

Berita Terkait

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana
Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru