Sinergi RPJMD Dharmasraya dengan RPJMD Provinsi dan RPJM Nasional, Peluang Besar Gaet Dana Pembangunan

Penulis -

Kamis, 3 April 2025 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani saat pertemuan dengan
Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani saat pertemuan dengan Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi. (Foto: Pemkab Dharmasraya)

Dharmasraya Javanusa—Kabupaten Dharmasraya berpeluang besar untuk mendapatkan dana pembangunan dari Pemprov Sumbar dan Pusat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, dalam pertemuan dengan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, beberapa waktu lalu di Padang.

Pertemuan tersebut membahas keselarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 antara Dharmasraya dan Provinsi Sumbar.

Menurut Medi, rancangan awal RPJMD Dharmasraya memiliki banyak kesesuaian dengan kebijakan pembangunan Provinsi Sumbar, terutama dalam sektor infrastruktur, ketahanan pangan, kesehatan, dan pariwisata.

Keselarasan ini menjadi faktor utama yang akan mempertimbangkan alokasi dana dari Pemprov Sumbar untuk mempercepat realisasi program pembangunan di Dharmasraya.

Medi menambahkan bahwa program pembangunan yang sejalan dengan prioritas provinsi akan memberi dasar kuat bagi kabupaten untuk mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar dari Pemprov Sumbar.

Visi Gubernur Sumatera Barat yang berbunyi “Sumatera Barat Madani yang Maju dan Berkeadilan” selaras dengan visi Bupati Dharmasraya, “Dharmasraya Sejahtera Merata”.

Dari delapan misi yang dimiliki Gubernur Sumatera Barat, enam di antaranya memiliki kesesuaian dengan visi dan misi Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni.

Keselarasan ini mencakup berbagai sektor pembangunan, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan ekonomi berbasis potensi lokal, yang semakin memperkuat peluang Dharmasraya untuk mendapatkan alokasi dana lebih besar dari Pemprov Sumbar.

Di antara beberapa program prioritas yang selaras antara RPJMD Dharmasraya dan RPJMD Provinsi Sumatera Barat adalah pembangunan dan rehabilitasi jalan sepanjang 120 km untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Peningkatan akses air bersih bagi 85% penduduk, dan pengembangan sektor pertanian dengan target peningkatan produksi padi sebesar 15% dalam lima tahun.

Baca Juga :  Satpol PP Padang Tertibkan PKL di Jalan Tarandam

Selain itu, sektor pariwisata juga mendapat perhatian besar dengan target peningkatan jumlah kunjungan wisatawan hingga 200.000 per tahun.

Pemprov Sumbar menilai langkah-langkah strategis ini selaras dengan kebijakan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal yang sedang digencarkan di tingkat provinsi.

Tak hanya itu, terdapat 12 program unggulan Annisa-Leli yang berpotensi untuk diakomodasi dalam APBD Provinsi Sumbar. Program-program tersebut mencakup bantuan langsung tunai (BLT) untuk ibu hamil.

Selanjutnya, pendidikan gratis untuk pelajar dan mahasiswa, beasiswa bagi hafiz Alquran, pelayanan cek kesehatan gratis berkelanjutan untuk lansia, pembinaan dan penyelenggaraan event olahraga tahunan, penyediaan bibit komoditas pertanian, serta pembangunan pabrik pupuk untuk petani.

Selain itu, ada juga rencana pembangunan infrastruktur pertanian, pendirian BUMD untuk pengolahan sumber daya alam dan hasil perkebunan rakyat, serta pembangunan ruang terbuka hijau dan pusat kegiatan industri kreatif, ekonomi digital, olahraga, edukasi, dan wisata.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyatakan siap membantu menunjukkan beberapa indikator pembangunan di Dharmasraya yang masih berada di bawah target, termasuk tingginya angka pengangguran.

Oleh karena itu, Pemprov Sumbar mengimbau agar RPJMD Dharmasraya dapat disesuaikan dengan RPJMD provinsi dan nasional.

Jika keselarasan ini dapat terwujud, maka peluang untuk mendapatkan proyek dari pemerintah pusat dan provinsi akan semakin besar.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat meminta Kepala Bappeda Dharmasraya segera menyesuaikan RPJMD kabupaten dengan perencanaan pembangunan provinsi.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat sinkronisasi kebijakan serta memperbesar akses Dharmasraya terhadap dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi.

Dengan adanya kesesuaian ini, diharapkan Dharmasraya dapat mengoptimalkan peluang dalam mendapatkan bantuan pendanaan dari Pemprov Sumbar.

Medi Iswandi juga menegaskan koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten dan provinsi akan menjadi kunci utama dalam merealisasikan program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Fadly Amran Lepas 14 Atlet KIIS ke Kejurnas Pariaman Open 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Potensi Generasi Muda

Medi menambahkan bahwa Pemprov Sumbar siap memberikan bantuan dan supervisi terhadap dokumen RPJMD Dharmasraya untuk memastikan keselarasan dengan RPJMD Provinsi.

“Mumpung masih dalam proses penyusunan RPJMD, kami persilakan Pemkab Dharmasraya untuk berkonsultasi dan berkoordinasi dengan kami. Insya Allah kami siap untuk kemajuan bersama,” ujar Medi.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyambut baik kabar tersebut. “Alhamdulillah, ini kabar baik bagi kita semua. Selanjutnya, kita akan bekerja untuk menyempurnakan tujuan, sasaran, strategi, dan indikator kinerja dalam rancangan awal RPJMD sesuai rekomendasi Bappeda Sumbar,” ungkap Annisa.

Atas rekomendasi tersebut, Annisa memerintahkan Sekda, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala Bappeda Dharmasraya untuk terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Pemprov Sumbar guna memastikan RPJMD kabupaten sejalan dengan perencanaan pembangunan provinsi lima tahun ke depan. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Visa Andrea Bocelli Belum Terbit, Imigrasi Tunggu Keputusan Kabaintelkam Polri

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru