Padang, Javanusa—Sisilia Salsabila menjadi sorotan saat penyerahan SK CPNS Pemko Padang pada Selasa (27/5/2025). Di usianya yang baru 19 tahun, ia tercatat sebagai CPNS termuda formasi 2024.
Sisilia adalah lulusan SMK Pertanian Pembangunan Negeri Padang. Ia lolos seleksi pada formasi Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Pemula di Dinas Pertanian Kota Padang.
Mei 2024, Sisilia menyelesaikan pendidikan di SMKPP. Ia lalu melanjutkan kuliah di Poltekkes Kemenkes Padang, jurusan gizi.
Baca Juga: 1.475 CPNS dan PPPK Sumbar Terima SK Pengangkatan, Gubernur Ingatkan Integritas dan Pelayanan
“Saat itu saya baru mulai kuliah. Tapi ketika ada pembukaan CPNS, saya tertarik dan langsung mendaftar,” katanya usai menerima SK di Bagindo Aziz Chan Youth Centre.
Ia memilih formasi sesuai bidang yang ia kuasai: pertanian. Menurut Sisilia, ini cara terbaik untuk mengabdi sekaligus menerapkan ilmu. “Dari awal saya memang suka dunia pertanian. Jadi formasi ini paling cocok dengan latar belakang saya,” jelasnya.
Belajar Mandiri dari Media Sosial
Sisilia tahu seleksi CPNS bukan hal mudah. Ia mulai belajar sejak Agustus 2024, meski di tengah jadwal kuliah yang padat.
Baca Juga: Bimtek Keprotokolan untuk ASN, Wako Fadly Amran Tekankan Profesionalisme
“Saya belajar otodidak. Banyak nonton konten soal CPNS dari TikTok dan YouTube. Saya ulang terus sampai paham,” ujarnya.
Usahanya membuahkan hasil. Dari sepuluh pelamar di formasi yang sama, hanya Sisilia yang lolos ambang batas saat SKD. Saat SKB, ia bahkan tak memiliki pesaing.
“Alhamdulillah, saya lulus tunggal. Ini pertama kali ikut tes CPNS, langsung diterima,” katanya dengan senyum bangga.
Baca Juga: Wako Fadly Amran: Realisasi Pendapatan Daerah Capai 99,02 Persen
Setelah dinyatakan lulus, Sisilia memilih untuk tidak melanjutkan kuliah. Ia ingin fokus bekerja dan menekuni dunia birokrasi.
“Saya hanya kuliah satu semester. Sekarang fokus bekerja. Insya Allah, kuliah bisa menyusul nanti,” ungkapnya.
Ia berharap bisa menjadi bagian dari generasi muda yang berani mengambil peran dalam birokrasi. Ia pun ingin memberikan kontribusi nyata.
Baca Juga: Wali Kota Fadly Amran Tandatangani Komitmen Antikorupsi Bersama KPK
“Masih banyak yang perlu saya pelajari. Tapi saya yakin, dengan semangat dan niat baik, saya bisa memberi manfaat untuk Kota Padang,” ujar wanita kelahiran 1 Oktober 2005 ini. (*/red)






