Stop Ekspor Timah Dikaji, Menteri ESDM Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Ekonomi Dalam Negeri

Penulis -

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam forum Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2). (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam forum Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut hilirisasi menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah sedang mengkaji penghentian ekspor untuk sejumlah komoditas mentah, termasuk timah.

Menurut dia, ekspor bahan mentah akan diarahkan menjadi produk olahan bernilai tambah di dalam negeri. Skema ini sekaligus membuka peluang investasi industri pengolahan.

“Ke depan kita kaji beberapa komoditas lain, termasuk timah. Tidak boleh lagi ekspor barang mentah. Investasi hilirisasi harus dibangun di dalam negeri,” ujarnya dalam forum Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Jumat (13/2).

Bahlil mencontohkan kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang mulai diterapkan pada 2018–2019. Setelah hilirisasi berjalan, nilai ekspor nikel melonjak tajam dalam lima tahun terakhir.

Ia memaparkan, nilai ekspor nikel pada 2018–2019 hanya sekitar USD 3,3 miliar. Pada 2024, nilainya naik menjadi sekitar USD 34 miliar atau meningkat 10 kali lipat.

Kenaikan tersebut, kata dia, berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi kawasan industri berbasis smelter.

Selain nikel, pemerintah sebelumnya juga menghentikan ekspor bauksit mentah. Kebijakan itu diarahkan agar pemurnian dan pengolahan dilakukan di dalam negeri.

Langkah serupa kini dipertimbangkan untuk timah dan komoditas strategis lain. Pemerintah menilai model hilirisasi terbukti meningkatkan nilai ekspor produk turunan.

Proyek Hilirisasi Prioritas dan Nilai Investasi

Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan 18 proyek hilirisasi sebagai prioritas nasional tahun 2026. Total nilai investasinya diperkirakan mencapai Rp 618 triliun.

Proyek tersebut mencakup hilirisasi bauksit, nikel, gasifikasi batu bara, hingga pembangunan kilang minyak. Sejumlah proyek ditargetkan mulai berjalan tahun ini.

Pemerintah juga menargetkan produk hilirisasi mampu menggantikan barang impor. Dengan begitu, ketergantungan pada produk luar negeri bisa ditekan.

Baca Juga :  Mentan Amran Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, Berpotensi Rugikan Konsumen Rp71 Triliun
Target Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Secara jangka panjang, program hilirisasi hingga 2040 diproyeksikan mendatangkan investasi sekitar USD 618 miliar. Sektor mineral dan batu bara menyumbang sekitar USD 498,4 miliar, sementara minyak dan gas sekitar USD 68,3 miliar.

Program ini juga diperkirakan mendorong ekspor hingga USD 857,9 miliar dan kontribusi terhadap PDB sebesar USD 235,9 miliar. Selain itu, lebih dari 3 juta tenaga kerja diproyeksikan terserap.

Bahlil mengajak investor nasional dan sektor perbankan ikut membiayai proyek hilirisasi. Ia menekankan pasar dalam negeri menjadi captive market bagi produk hasil pengolahan. (*/red)

Berita Terkait

Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg
Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan
Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB