Topik Kecelakaan Kereta Api

Hingga 6 Oktober 2026, KAI Divre II Sumbar telah menutup 30 titik perlintasan liar sebagai upaya menekan potensi risiko kecelakaan. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Sumbar

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Sumbar | Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Padang, Javanusa—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar memperketat pengamanan di perlintasan sebidang untuk menekan risiko kecelakaan. Hingga 6 Oktober 2026, KAI…

Petugas PT KAI Divre II Sumbar menggelar edukasi keselamatan di perlintasan kereta api. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Sumbar

KAI Divre II Sumbar Perkuat Keselamatan Perlintasan, 30 Titik Liar Ditutup

Sumbar | Selasa, 29 September 2026 - 15:07 WIB

Selasa, 29 September 2026 - 15:07 WIB

Padang, Javanusa—KAI Divre II Sumatera Barat (Sumbar) memperkuat edukasi keselamatan di perlintasan sebidang. Hingga 2026, perusahaan telah menutup 30 titik perlintasan liar sebagai langkah…

Personel polisi melakukan olah TKP di depan bundaran UNP, Selasa (4/8/2026). (Foto: Dok. Polsek Padang Utara)

Peristiwa

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres di Dekat Bundaran UNP Padang

Peristiwa | Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Padang, Javanusa—Seorang perempuan berinisial DF (46) meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Pariaman Ekspres di jalur rel depan Bundaran Universitas Negeri Padang (UNP), Kecamatan…

Wali Kota Padang Fadly Amran mengikuti rapat tindak lanjut penanganan perlintasan sebidang di Ruang Rapat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Selasa (30/9/2025). (Foto: Prokopim Padang)

Kota Padang

Wali Kota Padang Dorong Pemanfaatan Teknologi Tekan Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Kota Padang | Sumbar | Selasa, 30 September 2025 - 13:14 WIB

Selasa, 30 September 2025 - 13:14 WIB

Padang Pariaman, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong penerapan teknologi dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang, ketimbang hanya mengandalkan penempatan Sumber Daya Manusia…