Padang, Javanusa—Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menilai Kota Padang memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi Qurani yang mampu berprestasi di tingkat nasional.
Hal itu disampaikannya saat meninjau pelaksanaan final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kota Padang di Masjid Al-Manar, Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (13/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Maigus Nasir yang juga menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang menyaksikan langsung jalannya babak final.
Ia sekaligus melihat kemampuan para peserta yang berpeluang mengharumkan nama Kota Padang dan Sumbar di tingkat nasional.
Menurut Maigus, penyelenggaraan MTQ tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan peserta, ofisial, dan pelatih, tetapi juga menarik partisipasi masyarakat dari berbagai kelompok usia dan latar belakang.
Anak-anak, pelajar, hingga kelompok majelis taklim turut meramaikan pelaksanaan MTQ. Antusiasme ini menunjukkan kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
“Kota Padang memiliki potensi untuk pengembangan anak-anak kita untuk bisa mengharumkan nama Kota Padang dan Sumbar ke depan di kancah nasional,” ujar Maigus Nasir.
Perkuat Program Unggulan Smart Surau
Maigus berharap MTQ ke-42 mampu meningkatkan semangat masyarakat dalam menghidupkan aktivitas keagamaan. Ia juga mengaitkan antusiasme tersebut dengan program unggulan smart surau yang dicanangkan Wali Kota Padang.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam MTQ dapat memperkuat upaya membumikan Al-Qur’an sekaligus mendorong kegiatan positif di lingkungan masjid dan surau.
“Mudah-mudahan melalui MTQ ini akan meningkatkan semangat untuk menggerakkan aktivitas program unggulan Wali Kota Padang smart surau,” katanya.
Masyarakat Dukung Penyelenggaraan MTQ
Selain mendorong prestasi peserta, penyelenggaraan MTQ ke-42 juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara panitia dan masyarakat sekitar lokasi perlombaan.
Di Masjid Al-Manar, kaum ibu dari lingkungan setempat terlibat aktif menyiapkan kebutuhan logistik dan konsumsi. Partisipasi tersebut membantu mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memperkuat semangat gotong royong warga.
Keterlibatan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga keberlanjutan kegiatan keagamaan di Kota Padang. Melalui MTQ, pemerintah daerah juga mendorong tumbuhnya generasi Qurani yang berprestasi dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an. (*)






