Sebelum melakukan pemijahan ikan mas, pisahkan antara calon indukan jantan dan betina dalam kolam pembibitan yang berbeda, hingga keduanya siap untuk dipijahkan.
Pemijahan dilakukan pada kolam khusus yang sudah dilengkapi oleh kakaban atau substrat sebagai tempat menelur atau menempelkan telur ikan, agar telur nantinya dapat dipanen dengan lebih mudah.
Kelompok pemijahan yang ideal memiliki suhu sekitar 25 derajat Celcius, dengan kondisi air jernih yang tidak berlumpur. Selain kondisi air luas kolam pemijahan juga harus disesuaikan dengan ukuran indukan ikan mas.
Teknik pemijahan ikan masa dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara buatan dan alami. Pemijahan secara buatan membutuhkan tambahan beberapa alat dan bahan, sementara pemijahan secara alami tidak membutuhkan alat dan bahan khusus untuk melakukannya.
Proses pemijahan secara alami dilakukan dengan memasukkan indukan jantan dan betina ke dalam satu kolam yang sama dengan perbandingan 1 jantan dengan dua betina pada sore hari.
Pemijahan alami biasanya berlangsung 6 hingga 7 jam.
3. Penetasan telur dan pemeliharaan larva
Proses selanjutnya adalah panen telur ikan mas, setelah proses pemijahan selesai, kakaban atau substrat yang dipenuhi telur dapat dipindahkan ke media pemeliharaan lain seperti akuarium, kolam terpal atau bak semen yang dilakukan proses penetasan telur.
Suhu air pada masa penetasan telur memegang peranan penting. Dalam penetasan telur ikan mas berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celcius. Dengan suhu tersebut telur-telur ikan mas biasanya dapat menetas antara dua sampai tiga hari. Faktor kesuksesan berikutnya dalam usaha pembibitan ikan mas adalah kondisi larva yang sehat dengan tingkat kematian yang rendah.
Sumber Berita : YouTube Suksespedia
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






