Jakarta, Javanusa—Wali Kota Pariaman, Yota Balad, melakukan audiensi dengan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di ruang rapat Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Sosial RI, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat. Pertemuan ini bertujuan untuk mengusulkan pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pariaman.
Dalam kunjungannya, Yota Balad didampingi oleh tim Desk Program Sekolah Rakyat Kota Pariaman yang terdiri dari sejumlah kepala dinas dan pejabat terkait.
Usulan tersebut diterima langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, dan Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, bersama sejumlah kepala daerah lain yang hadir.
Baca Juga: Audy Joinaldi Lantik Pengurus Mabicab dan Kwarcab Pramuka Kota Pariaman Masa Bakti 2025–2030
Wali Kota Yota Balad menegaskan program Sekolah Rakyat sejalan dengan visi dan misi kepemimpinan Balad-Mulyadi, yang menempatkan pendidikan sebagai kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan.
“Dalam visi dan misi kami, peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan sumber daya manusia menjadi prioritas. Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat sangat selaras dengan impian kami di Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.
Yota juga menyampaikan harapan agar Kota Pariaman menjadi satu-satunya kota di Sumatera Barat yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan program nasional ini.
Baca Juga: Warga Pariaman Jalan Kaki ke Makkah, Niat Umrah dan Ingin Bertemu Raja Salman
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas nasional yang bertujuan memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, lengkap dengan fasilitas berasrama berstandar internasional.
“Hingga 2025, tercatat 53 unit Sekolah Rakyat siap digunakan, sebagian besar berasal dari aset milik Kemensos. Selain itu, ada 82 lokasi lain yang sedang dalam tahap asesmen awal untuk digunakan,” terang Gus Ipul.
Mantan Wali Kota Pasuruan tersebut menambahkan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan pendidikan dan pemberantasan kemiskinan di Indonesia.
Baca Juga: Pacu Kudo Padang Pariaman Cup 2025 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Dua Daerah
“Lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya diharapkan unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan daya juang tinggi untuk membawa perubahan bagi keluarga mereka,” tutupnya.
Sebelum melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial, Yota Balad dan tim telah mengikuti Desk Program Sekolah Rakyat yang digelar di Aula Konvensi Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. (*/red)






