Wamenpar Buka Rakernas AITTA 2026, Dorong Pariwisata Berkualitas dan Berdaya Saing Global

Penulis -

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenpar Ni Luh Puspa membuka Rakernas AITTA  2026 di HARRIS Vertu Hotel Harmoni, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kemenpar)

Wamenpar Ni Luh Puspa membuka Rakernas AITTA 2026 di HARRIS Vertu Hotel Harmoni, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Javanusa—Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Alliance of the Indonesian Tour & Travel Agencies (AITTA) Tahun 2026 di HARRIS Vertu Hotel Harmoni, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Ia juga mengajak pelaku industri perjalanan wisata memperkuat kolaborasi bersama pemerintah. Langkah ini bertujuan mendorong pariwisata Indonesia yang berkualitas, aman, dan berdaya saing di tengah tantangan global.

Wamenpar menyampaikan selamat kepada AITTA dan seluruh anggota yang menyelenggarakan Rakernas. Ia berharap Kementerian Pariwisata dan pelaku industri menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat dieksekusi bersama. Fokus utama diarahkan pada kemajuan sektor pariwisata Indonesia.

Tantangan Global Pariwisata

Wamenpar menjelaskan sektor pariwisata global dan Indonesia menghadapi tantangan besar.
Dinamika geopolitik dan geoekonomi dunia turut memengaruhi kondisi industri perjalanan wisata.

Meski begitu, kinerja pariwisata Indonesia pada kuartal I 2026 tetap menunjukkan tren positif. Kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 3,4 juta kunjungan dan tumbuh 8 persen.

Sementara itu, wisatawan nusantara mencatat 319,51 juta perjalanan dengan kenaikan 13,14 persen.

Ia menegaskan capaian tersebut lahir dari kerja bersama pemerintah dan pelaku industri pariwisata.

Capaian Pariwisata Nasional

Wamenpar menambahkan Indonesia berhasil melampaui target RPJMN pada 2025. Capaian ini menunjukkan kolaborasi kuat antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Lima Program Unggulan Pariwisata 2026

Kementerian Pariwisata menetapkan lima program unggulan pada 2026. Program tersebut mencakup Sinergi Peningkatan Keselamatan Wisata, Desa Wisata, Pariwisata Berkualitas, Event by Indonesia, dan Tourism 5.0.

Seluruh program dirancang untuk membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, inklusif, dan adaptif.
Pemerintah menargetkan sektor ini mampu mengikuti perkembangan tren global.

Keselamatan dan Standar Usaha Wisata

Wamenpar menegaskan keselamatan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama. Ia meminta pelaku usaha mematuhi regulasi dan melengkapi perizinan secara tertib.

Baca Juga :  Perkuat Promosi dan Genjot Kunjungan Wisman, Kemenpar Ajak Travel Agent Malaysia Jelajahi Kepri

Kepatuhan tersebut mendukung pengawasan sekaligus menjamin keamanan wisatawan. Wamenpar juga mendorong AITTA memperkuat standar usaha pariwisata anggotanya.

Penguatan Desa Wisata Nasional

Kementerian Pariwisata akan meluncurkan peta jalan pengembangan desa wisata nasional tahun ini.
Peta jalan ini menjadi arah strategis pengembangan desa wisata di Indonesia.

Program tersebut mendukung Asta Cita Presiden dalam pembangunan dari desa. Fokusnya mencakup pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Wamenpar juga mendorong biro perjalanan memasukkan desa wisata dalam paket destinasi. Langkah ini berlaku untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kolaborasi Industri Pariwisata

Wamenpar menegaskan pemerintah terus mendorong pariwisata Indonesia naik kelas. Ia menyebut dukungan dan masukan dari pelaku industri sangat dibutuhkan.

“Kami terbuka terhadap rekomendasi dan masukan AITTA demi kemajuan pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Wamenpar didampingi Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Erwita Dianti serta Asisten Deputi Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Hanifah Makarim. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Bidik Pasar Wisata Baru Sumbar Lewat AITTA Travel Mart 2026
Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta Kembali Beroperasi, Kemenpar Bidik 1 Juta Wisatawan Tiongkok
Jaga Daya Tarik Wisata Batu Malin Kundang, Pemko Padang Bersihkan Pantai Air Manis
Kemenpar Promosikan Wisata Wellness dan Kuliner Yogyakarta ke Agen Perjalanan Singapura
MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Indonesia Sebagai Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia
Pariwisata Indonesia Tumbuh hingga Agustus 2026, Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta
Indonesia Jadi Kantor Pusat Sekretariat Regional ASEAN MRA-TP, Apa Manfaatnya bagi SDM Pariwisata?
WIG 2026 Digelar di Solo dan Yogyakarta, Gastronomi Indonesia Dibawa ke Panggung Global

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru