Wawako Solok Hadiri APEKSI Outlook 2026, Soroti Ketahanan Ekonomi dan Bencana

Penulis -

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawako Solok H. Suryadi Nurdal menghadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung. (Foto: Prokopim Kota Solok)

Wawako Solok H. Suryadi Nurdal menghadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung. (Foto: Prokopim Kota Solok)

Lampung, Javanusa—Wakil Wali Kota (Wawako) Solok H. Suryadi Nurdal menghadiri APEKSI Outlook 2026 di Bandar Lampung sebagai forum strategis refleksi dan perumusan arah pembangunan kota di Indonesia.

Kegiatan ini mempertemukan pimpinan daerah dari berbagai wilayah untuk membahas tantangan pemerintahan kota menjelang 2026, Sabtu (20/12/2025).

Forum nasional yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tersebut menjadi ruang evaluasi atas dinamika pembangunan kota dari Sabang hingga Merauke.

Isu utama yang mengemuka meliputi keterbatasan fiskal daerah, ketahanan ekonomi, serta peningkatan risiko bencana akibat perubahan iklim.

Dalam agenda tersebut, Wawako Solok H. Suryadi Nurdal juga menyampaikan sambutan mewakili Komisariat Wilayah I APEKSI Sumatera.

Ia menggantikan Wali Kota Medan Rico Waas yang berhalangan hadir dalam kegiatan APEKSI Outlook 2026.

Dalam sambutannya, Suryadi menyoroti kondisi kapasitas keuangan daerah yang masih terbatas.

Menurutnya, pemerintah kota dituntut semakin adaptif dalam mengelola sumber daya di tengah tekanan fiskal nasional.

Banjir Bandang dan Longsor Jadi Ujian Berat Kota di Sumatera

Suryadi mengungkapkan pada November 2025, sejumlah kota di Komwil I APEKSI Sumatera menghadapi banjir bandang dan tanah longsor berskala besar.

Bencana tersebut dipicu anomali cuaca ekstrem yang melanda tiga provinsi di Sumatera bagian utara.

“Melalui tema ‘Di Tahun 2026 Kita Bisa Apa’? forum ini diharapkan mampu memformulasikan sumber daya, proses kerja, dan hasil pembangunan secara lebih akurat,” ujar Suryadi.

Ia menekankan pentingnya peningkatan ketahanan ekonomi dan ketahanan bencana secara berkelanjutan.

Dorong Infrastruktur Berbasis Lingkungan

Wawako menilai pola pembangunan infrastruktur konvensional tidak lagi memadai menghadapi intensitas banjir yang meningkat.

Ia mencontohkan banyaknya tanggul jebol saat banjir bandang November lalu sebagai bukti lemahnya daya tahan infrastruktur lama.

Baca Juga :  Kerja Sama Sociopreneur Indonesia dan Kota Solok Perkuat Pendidikan Kewirausahaan Global

“Oleh karena itu, pembangunan ke depan harus mengarah pada infrastruktur berbasis lingkungan dan mitigasi bencana,” tegasnya.

Pendekatan ini dinilai penting untuk melindungi kawasan perkotaan dan masyarakat rentan.

Indonesia di Cincin Api, Kolaborasi Mitigasi Jadi Kunci

Suryadi juga mengingatkan Indonesia berada di kawasan Ring of Fire yang rawan bencana alam.

Menurutnya, APEKSI Outlook 2026 menjadi forum strategis untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antar kota.

“Kolaborasi mitigasi, pemulihan pascabencana, serta penyusunan rencana kontinjensi yang tepat menjadi kebutuhan mendesak,” pungkasnya.

Ia berharap hasil forum ini mampu memperkuat kesiapsiagaan kota-kota di Indonesia menghadapi risiko bencana di masa depan. (*/red)

Berita Terkait

Drainase Tersumbat Picu Genangan di Enam Suku, Wali Kota Solok Instruksikan Pembersihan
Rang Solok Baralek Gadang 2026, Wali Kota Solok Ikuti Tradisi Bakaua
Temui Anggota DPR RI Zigo Rolanda, Wako Solok Perjuangkan Jalan Lingkar Utara dan IPA Kalumpang
Wali Kota Solok Instruksikan Pembentukan Satgas Sekolah Aman dan Nyaman di SD-SMP
Wako Solok Ramaikan Fun Walk Bank Nagari, Dorong UMKM dan Digitalisasi Keuangan
Wali Kota Solok Apresiasi “Ranking 1” Bank Nagari, Ratusan Pelajar Adu Cerdas di Taman Syekh Kukut
Wawako Solok Hadiri Wisuda Tahfizh Al Muhsinin, Tekankan Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia
Wako Solok Resmikan The Balibis Farm House Garden Resto, Destinasi Kuliner Bernuansa Bali di Kota Solok

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru