Jangan Asal Cairkan Daging Beku, Ini 3 Cara Aman yang Direkomendasikan Ahli

Penulis -

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi daging beku. (Foto: Hellosehat.com)

Ilustrasi daging beku. (Foto: Hellosehat.com)

Javanusa.com—Mencairkan daging beku tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan saat proses pencairan dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri berbahaya yang memicu keracunan makanan.

Karena itu, penting memahami cara mencairkan daging beku yang aman agar kualitas bahan pangan tetap terjaga dan aman dikonsumsi.

Mengapa Cara Mencairkan Daging Beku Perlu Diperhatikan?

Menyimpan daging di dalam freezer menjadi solusi praktis untuk menjaga kesegaran dalam jangka panjang. Namun, saat akan diolah, daging harus dicairkan dengan metode yang tepat.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Food Protection menunjukkan bahwa proses pencairan yang keliru dapat meningkatkan peluang kontaminasi bakteri, termasuk Salmonella, yang sering menjadi penyebab keracunan makanan.

Oleh sebab itu, setiap tahap mulai dari penyimpanan hingga pencairan perlu dilakukan dengan benar.

1. Mencairkan Daging dengan Air Dingin

Metode air dingin menjadi salah satu cara tercepat untuk mencairkan daging beku secara aman.

Sebelum direndam, masukkan daging ke dalam kantong plastik yang tertutup rapat dan tidak bocor. Langkah ini penting untuk mencegah masuknya bakteri dari luar sekaligus menjaga kualitas daging.

Setelah itu, rendam dalam wadah berisi air dingin. Ganti air setiap 30 menit agar proses pencairan berlangsung merata.

Sebagai gambaran, satu kilogram daging biasanya membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga siap diolah.

Selain direndam, daging yang telah dibungkus rapat juga dapat dicairkan menggunakan air mengalir hingga teksturnya kembali lunak.

2. Menyimpan di Kulkas Sebelum Dimasak

Metode berikutnya membutuhkan waktu lebih lama, tetapi dianggap paling aman untuk menjaga mutu daging.

Caranya, letakkan daging dalam wadah bersih lalu simpan pada rak bagian bawah kulkas. Pisahkan dari bahan makanan lain untuk mengurangi risiko perpindahan bakteri.

Baca Juga :  Jangan Asal Taruh di Kulkas! Ini 6 Cara Menyimpan Telur agar Awet dan Tahan Lama

Proses pencairan melalui kulkas memerlukan waktu sekitar 24 jam untuk setiap 2,5 kilogram daging. Karena itu, metode ini cocok bagi Anda yang telah merencanakan waktu memasak sejak sehari sebelumnya.

Keunggulan cara ini terletak pada kualitas daging yang tetap terjaga hingga satu sampai dua hari setelah daging mencair sempurna.

3. Menggunakan Microwave untuk Hasil Lebih Cepat

Bagi yang membutuhkan cara praktis, microwave dapat menjadi pilihan.

Gunakan wadah tahan panas yang aman untuk pemanasan makanan. Hindari memakai styrofoam, karton kemasan, atau plastik yang bersentuhan langsung dengan daging.

Masukkan daging ke dalam wadah bersih, lalu tutup tanpa menyentuh permukaan daging. Pastikan cairan dari daging tidak meluber keluar selama proses berlangsung.

Selanjutnya, aktifkan fitur defrost atau pencairan sesuai petunjuk penggunaan microwave yang dimiliki.

Meski cepat, metode ini hanya disarankan jika daging akan segera dimasak setelah proses pencairan selesai.

Hal yang Harus Dihindari Saat Mencairkan Daging Beku

Daging yang sudah mencair sebaiknya langsung diolah. Menyimpan kembali daging yang telah dicairkan dapat meningkatkan risiko kontaminasi mikroorganisme.

Selain itu, pastikan freezer tetap berada pada suhu minus 18 derajat Celsius atau lebih rendah. Suhu yang tidak stabil dapat menurunkan kualitas penyimpanan dan mempercepat pertumbuhan bakteri.

Perlu diperhatikan pula bahwa bagian tengah daging terkadang masih membeku ketika bagian luarnya sudah mencair. Kondisi ini tidak boleh diatasi dengan membiarkan daging terlalu lama pada suhu ruangan.

Bakteri dapat berkembang pada permukaan daging meskipun bagian dalamnya masih beku.

Bisakah Daging Langsung Dimasak Tanpa Dicairkan?

Dalam kondisi tertentu, daging beku sebenarnya dapat langsung dimasak tanpa melalui proses pencairan terlebih dahulu.

Namun, waktu memasak akan menjadi lebih lama karena panas harus menembus bagian tengah daging yang masih membeku.

Baca Juga :  Mata Berair saat Memotong Bawang? Ikuti 5 Cara Ini

Apa pun metode yang dipilih, memperhatikan cara menyimpan dan mencairkan daging beku merupakan langkah penting untuk menjaga keamanan pangan serta mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kontaminasi bakteri. (*/red)

Berita Terkait

Cara Membuat Cilok Empuk dan Lembut, Lengkap dengan Tipsnya
Tak Perlu Alat Khusus, Begini Cara Membuat Cold Brew di Rumah
Ubi Goreng Ternyata Punya Sejumlah Manfaat, Ini Kandungan dan Cara Konsumsinya
Resep Semur Daging Sapi Empuk dan Lezat, Praktis untuk Menu Keluarga
3 Resep Bakso Ayam yang Kenyal dan Praktis, Mudah Dibuat di Rumah
Resep Acar Kuning Segar dan Praktis, Cocok Jadi Pendamping Nasi
Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Margarin dan Mentega serta Kandungan Gizinya
Padang Gastronomy Market 2026 Hadir di Kota Tua, Tampilkan Kuliner Empat Etnis dan 50 UMKM

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru