Javanusa.com—Tahu dan tempe menjadi dua sumber protein nabati yang paling sering hadir di meja makan masyarakat Indonesia.
Selain mudah ditemukan dan memiliki harga yang relatif terjangkau, kedua olahan kedelai ini juga dikenal kaya nutrisi dan dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan.
Meski berasal dari bahan baku yang sama, yakni kacang kedelai, tahu dan tempe memiliki proses pengolahan yang berbeda. Perbedaan tersebut turut memengaruhi kandungan gizi serta manfaat kesehatan yang ditawarkan masing-masing produk.
Dikutip dari laman Hello Sehat, tahu dibuat dari sari kedelai yang diendapkan dan dipadatkan. Proses ini menghasilkan tekstur yang lembut dengan kandungan protein nabati yang cukup tinggi.
Sementara itu, tempe dibuat melalui proses fermentasi kedelai utuh menggunakan jamur Rhizopus. Fermentasi membuat tekstur tempe lebih padat, kaya serat, dan lebih mudah dicerna tubuh.
Banyak ahli gizi menilai tempe memiliki keunggulan dibanding tahu karena kandungan serat, protein, vitamin, dan mineralnya cenderung lebih tinggi. Selain itu, proses fermentasi juga menghasilkan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan saluran pencernaan.
Perbandingan kandungan gizi antara tempe dan tahu dapat dilihat dari data FoodData Central milik United States Department of Agriculture (USDA) untuk setiap 100 gram bahan.
Kandungan Gizi Tempe per 100 Gram
-
- Energi: 167 kilokalori
- Protein: 19 gram
- Karbohidrat: 11,9 gram
- Serat: 8,3 gram
- Kalsium: 71 miligram
- Zat besi: 2,14 miligram
- Kalium: 333 miligram
Kandungan Gizi Tahu per 100 Gram
-
- Energi: 94 kilokalori
- Protein: 9,4 gram
- Karbohidrat: 2,35 gram
- Serat: 2,4 gram
- Kalsium: 176 miligram
- Zat besi: 1,69 miligram
- Kalium: 147 miligram
Berdasarkan data tersebut, tempe mengandung protein, serat, zat besi, dan kalium lebih tinggi dibanding tahu. Kandungan nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan otot, mendukung fungsi pencernaan, serta membantu memenuhi kebutuhan mineral harian.
Meski demikian, tahu tetap memiliki keunggulan, terutama dari sisi kandungan kalsium yang lebih tinggi. Mineral ini berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Dengan demikian, tidak ada salahnya mengonsumsi tahu dan tempe secara bergantian sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Namun, jika dilihat dari kepadatan nutrisi secara keseluruhan, tempe cenderung lebih unggul karena mengandung protein dan serat yang lebih tinggi serta manfaat tambahan dari proses fermentasi. (*/red)






