Kementerian Ekraf Dukung Promosi Kuliner Indonesia di Belanda, Bidik Pasar Global Lewat S’RASA

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Ekraf mendukung promosi kuliner Indonesia di Belanda melalui S'RASA. (Foto: Kementerian Ekraf)

Kementerian Ekraf mendukung promosi kuliner Indonesia di Belanda melalui S'RASA. (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung pelaksanaan Indonesia Summer Cooking Experience yang digelar Kementerian Perdagangan RI di Ron Gastrobar, Amsterdam, Belanda.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional S’RASA (Rasa Rempah Indonesia) yang bertujuan memperluas promosi kuliner Nusantara di pasar global.

Program ini tidak hanya mengenalkan kekayaan cita rasa Indonesia, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha internasional dengan berbagai produk pangan serta jenama kuliner unggulan nasional.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan keberhasilan produk kuliner Indonesia menembus pasar internasional membutuhkan kolaborasi antarkementerian dan berbagai pemangku kepentingan.

“Kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang merepresentasikan budaya, tradisi, dan kreativitas Indonesia. Melalui program S’RASA, kolaborasi menjadi sarana untuk memperkenalkan cita rasa Nusantara sekaligus memperluas pengenalan produk dan jenama kuliner Indonesia di pasar internasional,” ujar Teuku Riefky.

Kolaborasi Buka Peluang Bisnis Global

Menurut Teuku Riefky, sinergi lintas sektor membuka kesempatan lebih besar bagi pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner untuk menjalin kemitraan strategis dengan importir, distributor, hingga calon mitra usaha di berbagai negara.

Kementerian Ekraf, lanjutnya, terus menghadirkan berbagai bentuk dukungan melalui promosi internasional, partisipasi dalam pameran global, hingga business matching agar produk kuliner Indonesia semakin mudah menjangkau pasar ekspor.

“Kementerian Ekraf terus menghadirkan fasilitasi promosi, partisipasi pada pameran internasional, dan business matching sebagai upaya mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dengan pasar global. Kolaborasi seperti ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses pasar bagi produk dan jenama kuliner Indonesia,” katanya.

Peserta Belanda Belajar Langsung Memasak Hidangan Nusantara

Indonesia Summer Cooking Experience dikemas dalam konsep business engagement interaktif yang memadukan praktik memasak, makan bersama, pameran produk, dan jejaring bisnis.

Baca Juga :  Wamen Ekraf Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Prestasi Junior Indonesia

Agenda tersebut diikuti pelaku usaha kuliner di Belanda, importir produk Indonesia, distributor bumbu masak, hingga jaringan ritel seperti Warung Barokah di Amsterdam dan Toko Kalimantan di Zaandam.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung, membuka acara tersebut secara resmi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mempraktikkan langsung pembuatan empat menu khas Indonesia, yaitu sate kambing, cireng, otak-otak, dan bolu gula aren. Pengalaman tersebut memberi pemahaman mengenai penggunaan bahan baku autentik Indonesia sekaligus memperkenalkan karakter rasa kuliner Nusantara kepada calon mitra bisnis di Belanda.

S’RASA Jadi Kelanjutan Program Indonesia Spice Up the World

Program S’RASA merupakan transformasi dari gerakan gastrodiplomasi Indonesia Spice Up the World (ISUTW) yang diluncurkan pada Agustus 2025.

Inisiatif tersebut melibatkan enam kementerian dan lembaga melalui perjanjian kerja sama. Dalam program itu, Kementerian Ekraf berperan memperkuat promosi internasional, memperluas partisipasi pada pameran dunia, menyelenggarakan business matching, serta membangun rantai pasok dan jejaring industri bagi jenama kuliner binaannya.

Belanda Dinilai Strategis untuk Ekspansi Produk Indonesia

Belanda dipilih karena memiliki posisi sebagai salah satu pusat logistik utama di Eropa dan dinilai memiliki pasar yang terbuka terhadap perkembangan kuliner internasional.

Dalam kesempatan itu, sejumlah produk unggulan Indonesia turut diperkenalkan kepada calon pembeli dan mitra distribusi, di antaranya Kecap Bango, gula aren produksi PT Mahorahora Bumi Nusantara, serta Kopi Kapal Api yang dipersiapkan memasuki jaringan distribusi Eropa.

Founder Lakeside BV, Oswin Beingsick, menilai kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan volume impor produk pangan dan bahan baku kuliner Indonesia ke pasar Eropa. (*)

Berita Terkait

PYDC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Desainer dan Pelestarian Budaya Minangkabau
PFS 2026 Hadirkan 23 Desainer, Dorong Ekosistem Fesyen Kota Padang
Talk on Taste HJK Padang ke-357, Menteri Ekraf Dukung Padang Jadi City of Gastronomy UNESCO
Kementerian Ekraf Irene Umar Dorong The Local Market SCBD Jadi Agenda Bulanan, Buka Akses Lebih Luas bagi UMKM Kreatif
Wamen Ekraf Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Prestasi Junior Indonesia
Google Prediksi AI Sumbang Rp66 Triliun untuk Ekonomi Kreatif, Wamen Ekraf Tekankan Perlindungan Kreator
Kementerian Ekraf Dukung Pengembangan Bioskop Modular, Perluas Akses Film Nasional hingga Daerah
Hari Anak Nasional 2026, Kementerian Ekraf Perkuat Ruang Kreatif Ramah Anak untuk Cetak Talenta Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru