BPBD Padang Tangani Enam Pohon Tumbang dan Evakuasi Korban Banjir di 74 Titik

Penulis -

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel BPBD Padang mengevakuasi material pohon tumbang. (Foto: Pemko Padang)

Personel BPBD Padang mengevakuasi material pohon tumbang. (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Hujan deras yang disertai angin kencang memicu pohon tumbang dan banjir di sejumlah wilayah Kota Padang, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Padang, pohon tumbang terjadi di enam lokasi berbeda. Sementara itu, banjir merendam 74 titik di berbagai wilayah dengan ketinggian air yang bervariasi.

Pohon tumbang menjadi perhatian utama BPBD Padang. Setiap menerima laporan, personel BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Dua pohon tumbang berada di Bukit Lampu, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Pohon tumbang lainnya berada di Alai Barat, Padang Besi, Kubu Marapalam, dan Lubuk Minturun. Selain itu, longsor juga terjadi di kawasan Batu Busuk.

BPBD Kerahkan Personel dan Perahu Karet

Hendri Zulviton mengatakan BPBD telah melakukan evaluasi serta pemotongan pohon yang tumbang di seluruh lokasi kejadian.

“Dari data yang kami himpun, pohon tumbang terjadi di enam lokasi berbeda. Kami sudah melakukan evaluasi dan memotong pohon tersebut,” kata Hendri Zulviton.

Selain menangani pohon tumbang, BPBD juga mengerahkan seluruh personel untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir.

“Kami mengerahkan seluruh kekuatan untuk melakukan evakuasi. Terutama bagi korban banjir yang terjebak banjir dengan menurunkan personel serta perahu karet,” ujarnya.

Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Hendri Zulviton mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung selama sepekan ke depan.

Ia meminta warga tidak berteduh di bawah pohon maupun berada di sekitar lereng bukit. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko saat cuaca ekstrem masih terjadi.

“Diimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Tidak berada di bawah pohon, maupun di lereng bukit, karena akan berpotensi terjadi bencana,” tutup Hendri Zulviton. (*)

Baca Juga :  Bantu Pemberdayaan dan Pelatihan Bagi Para Penyandang Disabilitas, Pj Wako Apresiasi PT Semen Padang

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru