4 Film Indonesia Terbaru Tayang 5 November 2026: Dari Horor Hingga Komedi

Penulis -

Kamis, 5 November 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Film Indonesia terbaru tayang 5 November 2026. (Foto: Film Indonesia)

Film Indonesia terbaru tayang 5 November 2026. (Foto: Film Indonesia)

Padang, Javanusa—Empat film Indonesia terbaru siap meramaikan bioskop mulai Kamis, 5 November 2026.

Deretan film ini menawarkan cerita beragam, mulai dari teror supranatural hingga komedi dengan konflik keluarga yang penuh kejutan.

Film yang dijadwalkan tayang pekan ini terdiri dari Rambut Sewu: Satu Langkah Getih, Putri, Jangan Gentayangan Lagi, GJLS: Berapi-Api, dan Gak Ada Matinya.

Dua film pertama mengusung genre horor dengan kisah arwah dan misteri masa lalu. Sementara itu, dua film lainnya menghadirkan komedi melalui cerita persahabatan, ambisi, dan persoalan keluarga.

Bagi penonton yang ingin mencari tontonan baru, berikut sinopsis, daftar pemain, sutradara, serta informasi durasi dan klasifikasi usia keempat film Indonesia tersebut.

1. Rambut Sewu: Satu Langkah Getih
    • Genre: Drama Horor
    • Durasi: 105 menit
    • Klasifikasi usia: 17 tahun ke atas
    • Sutradara: Hanny R. Saputra
    • Produser: Zakir Rasyidin
    • Pemeran: Ruth Marini, Yusuf Mahardika, Donny Alamsyah, Taskya Namya, dan Wavi Zihan.

Teror masa lalu menjadi pusat cerita Rambut Sewu: Satu Langkah Getih. Film ini mengikuti Wulan (Wavi Zihan), seorang perempuan yang mulai mengalami kejadian misterius setelah menempati rumah tua di sebuah desa.

Wulan pindah bersama ibunya, Ratih (Ruth Marini), setelah mendapatkan pekerjaan baru di sebuah pabrik. Mereka menempati rumah yang disediakan perusahaan tempat Wulan bekerja.

Kehidupan Wulan berubah ketika ia menemukan foto penghuni lama rumah tersebut. Wajah salah satu anak perempuan dalam foto itu terlihat sangat mirip dengannya.

Rasa penasaran membawa Wulan pada kisah kelam rumah tersebut. Warga menceritakan bahwa Marni (Taskya Namya), penghuni sebelumnya, meninggal akibat bunuh diri 22 tahun silam.

Kematian Marni terjadi setelah adiknya, Sundari, tewas secara mengenaskan. Marni juga diduga terlibat dalam ritual sesat yang menyimpan misteri.

Baca Juga :  Film Garuda di Dadaku Tayang 11 Juni 2026, Kisah Bocah Pengidap Asma yang Bermimpi Jadi Pemain Timnas Indonesia

Awalnya, Wulan menganggap cerita tersebut sekadar mitos. Namun, kemunculan sosok perempuan berambut panjang mulai mengganggu kehidupannya.

Sosok itu terus memanggil Wulan dengan nama Sundari. Teror semakin intens hingga terjadi di lingkungan pabrik tempatnya bekerja.

Wulan bahkan mengalami kerasukan berulang kali di hadapan para karyawan. Salah satu kejadian tersebut terekam dan menyebar luas di media sosial.

Video viral itu menarik perhatian Damar (Yusuf Mahardika), seorang jurnalis muda yang datang untuk melakukan peliputan. Suradi (Donny Alamsyah), pria yang tertarik pada dunia mistis, juga ikut menyelidiki kejadian tersebut.

2. Putri, Jangan Gentayangan Lagi
    • Genre: Horor
    • Durasi: 104 menit
    • Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
    • Sutradara: Rizal Mantovani
    • Produser: Raam Punjabi
    • Pemeran: Fadi Alaydrus, Kawai Labiba, Kinaryosih, Denisha, Matacha Parengkuan, dan Fatimah Habsy.

Kehilangan anak tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga membuka pintu bagi teror yang mengancam sebuah keluarga. Premis tersebut menjadi dasar cerita film horor Putri, Jangan Gentayangan Lagi.

Film ini berpusat pada Mak Eli (Kinaryosih), seorang pengemudi ojek daring yang membesarkan ketiga anaknya seorang diri.

Masalah mulai muncul ketika Putri (Kawai Labiba), anak sulungnya, kembali ke rumah dalam kondisi sakit parah. Putri juga telah memiliki seorang bayi.

Kondisi kesehatan Putri terus menurun hingga akhirnya ia meninggal dunia secara mengenaskan. Namun, kematian tersebut justru memicu rangkaian kejadian mengerikan.

Putri kembali sebagai arwah gentayangan yang menghantui lingkungan tempat tinggalnya. Kehadirannya membuat warga ketakutan dan memunculkan berbagai misteri.

Mak Eli dan orang-orang di sekitarnya pun harus menghadapi situasi yang semakin sulit. Teror tersebut menjadi inti cerita yang memadukan horor dengan konflik keluarga.

3. GJLS: Berapi-Api
    • Genre: Komedi
    • Durasi: 110 menit
    • Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
    • Sutradara: Monty Tiwa
    • Produser: Wendhy Antono
    • Pemeran: Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir.
Baca Juga :  Film Siti Si Vampir Tayang 22 Oktober 2026, Kisah Gadis Rusun yang Berubah Jadi Vampir

Ambisi menjadi pahlawan justru membawa tiga sahabat ke dalam masalah besar. Cerita tersebut menjadi premis utama film komedi GJLS: Berapi-Api.

Film ini mengikuti Rigen (Rigen Rakelna), Hifdzi (Hifdzi Khoir), dan Rispo (Ananta Rispo). Ketiganya bercita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran agar bisa tampil heroik saat menjalankan tugas.

Sayangnya, perjalanan mereka tidak berjalan mulus. Ketiganya gagal mengikuti pelatihan bersama regu legendaris Algojo Api.

Kegagalan itu membuat mereka hanya mendapat tugas harian yang dianggap sepele. Tidak puas dengan keadaan tersebut, mereka mulai mencari cara agar bisa bergabung dengan tim utama.

Namun, keputusan untuk mengambil jalan pintas justru membawa mereka ke situasi berbahaya. Ketiganya akhirnya terlibat dalam misi penyelamatan anak-anak yang berada dalam cengkeraman sindikat kriminal.

Kisah persahabatan, ambisi, dan aksi penyelamatan menjadi sumber komedi dalam film garapan Monty Tiwa ini.

4. Gak Ada Matinya
    • Genre: Komedi Drama
    • Durasi: 121 menit
    • Klasifikasi usia: 13 tahun ke atas
    • Sutradara: Etienne Caesar
    • Produser: Muhadkly Acho dan Manoj Punjabi
    • Pemeran: Yoshi Sudarso, Lolox, Mathias Muchus, Fedi Nuril, Mikha Tambayong, dan Oki Rengga.

Bagaimana jika seseorang yang sudah meninggal tiba-tiba hidup kembali saat keluarganya berharap mendapatkan uang asuransi? Situasi absurd tersebut menjadi premis film komedi drama Gak Ada Matinya.

Cerita berpusat pada Binsar (Oki Rengga), seorang pria yang menghadapi tekanan ekonomi. Ia terlilit tunggakan cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kehilangan pekerjaan.

Di tengah kesulitan tersebut, Binsar mengetahui bahwa ayahnya (Mathias Muchus) memiliki asuransi jiwa. Nilai pertanggungan asuransi itu berpotensi membantu menyelesaikan persoalan keuangannya.

Masalah muncul ketika Binsar menuju rumah duka. Ayahnya yang sudah berada di dalam mobil jenazah mendadak hidup kembali setelah mengalami mati suri.

Baca Juga :  Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Kejadian tersebut menempatkan Binsar dalam dilema. Ia membutuhkan uang asuransi untuk mengatasi masalah ekonomi, tetapi ayahnya ternyata belum benar-benar meninggal.

Konflik keluarga, tekanan finansial, dan situasi tak masuk akal menjadi daya tarik film ini. Ceritanya menghadirkan komedi melalui persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Pilihan Film Indonesia Terbaru untuk Akhir Pekan

Empat film Indonesia yang tayang pada 5 November 2026 menawarkan pilihan tontonan dengan karakter cerita berbeda.

Rambut Sewu: Satu Langkah Getih dan Putri, Jangan Gentayangan Lagi cocok bagi penikmat horor yang menyukai kisah misteri serta teror supranatural.

Sementara itu, GJLS: Berapi-Api menghadirkan komedi persahabatan dengan aksi penyelamatan. Adapun Gak Ada Matinya menawarkan komedi drama melalui konflik keluarga dan persoalan ekonomi.

Penonton dapat menentukan pilihan berdasarkan genre dan klasifikasi usia yang telah ditetapkan Lembaga Sensor Film (LSF). (*)

Berita Terkait

The People of the Sun Hadirkan Single Nikmati Perjalanan, Lagu Ceria untuk Temani Road Trip
Cassette Tape Rilis Slow It Down, Ajak Pendengar Menemukan Makna Hidup Lewat Cinta
Dendi Nata Rilis Single Semoga, Kisah Cinta Beda Keyakinan dalam Balutan Pop Melankolis
Film Menang untuk Kalah Tayang 29 Oktober 2026, Angkat Kisah Keluarga yang Terjerat Judi Online
Film People Pleaser: Si Paling Gak Enakan, Kisah Karina yang Sulit Memilih Diri Sendiri
Teddy Adhitya Rilis Single Pesona Rahasia, Bawa Nostalgia R&B Era 2000-an
Film Piye To Kih? Hadirkan Kisah Cinta Beda Alam dan Agama, Tayang 19 November 2026
Kanda Brothers Rilis JĪVANA, Lagu tentang Cinta dan Makna Kehidupan sebagai Orang Tua

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:13 WIB

Marc Marquez Berpeluang Kunci Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 di GP Qatar

Kamis, 5 November 2026 - 08:55 WIB

Haaland Bawa Manchester City Menang 3-2 atas RB Leipzig

Kamis, 5 November 2026 - 08:48 WIB

Dortmund Tekuk Real Betis 2-1, Karestsas Cetak Gol Kemenangan

Kamis, 5 November 2026 - 08:40 WIB

Hasil Liga Champions: Arsenal Taklukkan Slavia Praha 2-1, Naik ke Posisi Ketiga

Kamis, 5 November 2026 - 08:34 WIB

Sempat Unggul Dua Kali, Liverpool Takluk 2-3 dari Fenerbahce

Kamis, 5 November 2026 - 08:24 WIB

Real Madrid Comeback Dramatis, Valverde Jadi Penentu Kemenangan 3-2 atas AEK

Rabu, 4 November 2026 - 14:43 WIB

Harau International Climbing Festival Masuk Kalender UIAA, Lembah Harau Bidik Wisatawan Dunia

Rabu, 4 November 2026 - 14:28 WIB

Alex Marquez Jalani Operasi Usai GP Malaysia, Bidik Comeback di MotoGP Portugal

Berita Terbaru