Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Mengatasinya

Penulis -

Minggu, 4 Oktober 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ilustrasi bau badan. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi ilustrasi bau badan. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Bau badan yang muncul setelah berkeringat umumnya berkaitan dengan aktivitas bakteri di permukaan kulit. Namun, aroma amis yang menetap bisa menandakan masalah lain dan perlu mendapat perhatian.

Dikutip dari Halodoc, bau badan dapat muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di permukaan kulit. Kondisi tersebut sering terasa lebih kuat pada ketiak, lipatan tubuh, atau area yang mudah lembap.

Kebersihan tubuh menjadi langkah awal untuk mengurangi aroma tersebut. Mandi secara rutin, terutama setelah banyak berkeringat, dapat membantu menghilangkan keringat dan bakteri dari kulit.

Setelah mandi, pastikan seluruh tubuh benar-benar kering sebelum mengenakan pakaian. Area yang tetap lembap dapat menjadi lingkungan yang mendukung pertumbuhan bakteri.

Pilih pula pakaian bersih dengan bahan yang mampu menyerap keringat. Pakaian dalam dan kaus kaki sebaiknya diganti setiap hari atau segera setelah terasa lembap.

Perhatikan Area Ketiak dan Lipatan Tubuh

Ketiak termasuk area tubuh yang mudah menghasilkan aroma tidak sedap. Bersihkan bagian tersebut menggunakan sabun yang lembut, kemudian keringkan dengan baik.

Deodoran dapat membantu mengurangi bau, sedangkan antiperspiran berfungsi menekan produksi keringat. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit.

Area lipatan tubuh juga membutuhkan perhatian. Jaga bagian tersebut tetap bersih dan kering untuk mengurangi risiko munculnya bau serta iritasi.

Hindari penggunaan parfum langsung pada kulit yang mengalami iritasi. Produk dengan pewangi juga tidak sebaiknya digunakan pada area genital.

Bau Amis dari Area Intim Perlu Diwaspadai

Bau amis tidak selalu berasal dari keringat. Pada perempuan, aroma tersebut juga dapat muncul dari area vagina dan berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu.

Terlebih jika bau amis muncul bersama keputihan berwarna abu-abu atau kuning. Keluhan seperti gatal, nyeri saat buang air kecil, dan nyeri panggul juga perlu diperhatikan.

Baca Juga :  Tak Sekadar Menyegarkan, Ini 8 Manfaat Lemon untuk Kesehatan

Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan dokter menjadi langkah yang lebih tepat. Jangan menggunakan antibiotik atau obat antijamur tanpa rekomendasi tenaga kesehatan.

Pasalnya, penyebab bau pada area intim dapat berbeda sehingga penanganannya juga tidak selalu sama. Penggunaan obat yang tidak sesuai justru dapat memperburuk keluhan atau menunda diagnosis.

Kebiasaan Sederhana untuk Mengurangi Bau Badan

Beberapa perubahan kebiasaan dapat membantu menjaga tubuh tetap segar. Berikut langkah yang dapat dilakukan:

    • Mandi setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat.
    • Ganti pakaian, pakaian dalam, dan kaus kaki setiap hari.
    • Segera ganti pakaian yang sudah lembap akibat keringat.
    • Bersihkan area lipatan tubuh dengan produk yang lembut.
    • Pastikan ketiak dan lipatan kulit tetap kering.
    • Hindari parfum pada kulit yang sedang iritasi.
    • Jangan menggunakan pewangi atau pembersih kewanitaan secara berlebihan.
    • Perhatikan makanan dan minuman tertentu yang mungkin memengaruhi aroma tubuh.
Bau Badan Jangan Diabaikan

Bau amis atau bau badan sebaiknya tidak diabaikan jika terus muncul meski kebersihan tubuh sudah terjaga.

Konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter jika aroma muncul secara mendadak tanpa penyebab yang jelas. Pemeriksaan juga diperlukan ketika keluhan tidak kunjung membaik.

Terlebih jika bau disertai demam, luka, ruam, gatal berat, nyeri, keputihan yang tidak normal, atau perdarahan.

Dengan mengetahui sumber masalahnya, penanganan dapat diberikan secara lebih tepat. Jangan hanya menutupi aroma dengan parfum jika terdapat gejala lain yang menyertainya. (*)

Berita Terkait

7 Cara Self Reward yang Sehat, Bantu Jaga Motivasi dan Hargai Diri Sendiri
Menu Diet Seminggu: Contoh Pola Makan Sehat dan Fakta soal Target Turun 10 Kg
Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Makin Menarik Seiring Bertambahnya Usia
Jangan Abaikan Gigi Ngilu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bau Badan Mengganggu? Ini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Deodoran
10 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Abaikan Sinyalnya
Rekomendasi Menu Diet Sehat 30 Hari yang Mudah dan Praktis

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB