Bau Badan Mengganggu? Ini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Deodoran

Penulis -

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bau badan. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi bau badan. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Bau badan dapat muncul ketika bakteri pada kulit menguraikan senyawa dalam keringat. Kondisi ini sering mengganggu kenyamanan dan membuat seseorang kurang percaya diri.

Keringat pada dasarnya tidak memiliki aroma. Bau muncul ketika bakteri kulit memecah protein dan menghasilkan senyawa yang menimbulkan aroma khas.

Selain aktivitas bakteri, perubahan hormon androgen juga dapat meningkatkan produksi keringat. Karena itu, bau badan sering mulai terasa lebih kuat ketika seseorang memasuki masa pubertas.

Anda tidak selalu harus mengandalkan deodoran untuk membantu mengendalikan bau badan. Kebersihan tubuh, pilihan pakaian, pola makan, dan pengelolaan stres juga berperan.

Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mandi secara rutin

Mandi satu hingga dua kali sehari membantu membersihkan keringat dan bakteri yang menempel pada kulit. Bersihkan secara menyeluruh bagian tubuh yang mudah berkeringat, terutama ketiak.

Setelah berolahraga atau melakukan aktivitas berat, segera mandi agar keringat tidak terlalu lama menempel pada kulit.

2. Pertimbangkan sabun antibakteri

Sabun antibakteri dapat membantu mengurangi jumlah bakteri pada permukaan kulit. Produk ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang mengalami masalah bau badan.

Namun, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Hentikan pemakaian jika muncul iritasi atau reaksi alergi terhadap kandungan produk.

3. Pastikan tubuh benar-benar kering

Jangan langsung mengenakan pakaian setelah mandi ketika kulit masih lembap. Keringkan terutama area ketiak dan bagian tubuh lain yang mudah berkeringat.

Lingkungan kulit yang lembap dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Karena itu, menjaga kulit tetap kering menjadi bagian penting dari kebersihan tubuh.

4. Pilih pakaian yang bersih dan menyerap keringat

Gunakan pakaian bersih setiap hari dan sesuaikan dengan aktivitas. Bahan yang mampu menyerap keringat, seperti katun, dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman.

Baca Juga :  Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini 10 Cara Ampuh Mengatasinya

Pakaian yang terlalu tebal atau tidak menyerap keringat dapat membuat tubuh lebih mudah lembap. Kondisi tersebut berpotensi memperkuat aroma tubuh.

5. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Pola makan juga dapat memengaruhi keringat dan aroma tubuh pada sebagian orang. Makanan pedas, berlemak, serta bahan dengan aroma kuat seperti bawang dapat menjadi salah satu pemicunya.

Jika makanan tertentu membuat bau badan semakin kuat, kurangi konsumsinya dan perhatikan perubahan yang terjadi.

6. Kelola stres

Stres dapat memicu peningkatan produksi keringat pada sebagian orang. Karena itu, pengelolaan stres juga dapat membantu mengurangi masalah bau badan.

Yoga, meditasi, latihan pernapasan, atau aktivitas relaksasi lain dapat menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks.

Bahan Alami yang Bisa Dicoba

Selain menjaga kebersihan dan gaya hidup, beberapa bahan alami sering digunakan untuk membantu mengatasi bau badan. Namun, efektivitas dan keamanan setiap bahan belum tentu sama pada semua orang.

Baking soda

Baking soda memiliki sifat yang dapat membantu menetralkan senyawa asam. Sebagian orang menggunakannya pada area ketiak untuk mengurangi aroma tidak sedap.

Penggunaannya perlu hati-hati, terutama bagi pemilik kulit sensitif. Hentikan pemakaian apabila kulit terasa perih, kemerahan, atau mengalami iritasi.

Cuka sari apel

Cuka sari apel kerap digunakan sebagai bahan alami untuk mengurangi bakteri penyebab aroma tubuh. Jika ingin mencobanya, encerkan terlebih dahulu dengan air sebelum mengaplikasikannya pada kulit.

Cuka memiliki sifat asam sehingga dapat menyebabkan iritasi. Jangan menggunakannya pada kulit yang terluka atau sedang mengalami iritasi.

Tea tree oil

Tea tree oil memiliki sifat antibakteri dan sering digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit. Kandungan tersebut membuatnya populer sebagai salah satu bahan alami untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau.

Baca Juga :  400 Anak Ikuti Sunatan Massal Gratis, Kolaborasi Pemko Padang dan Indo Jalito Peduli

Penggunaannya pada kulit sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan. Tea tree oil perlu diencerkan dan dihentikan jika menimbulkan reaksi kulit.

Daun sirih

Daun sirih juga dikenal secara tradisional sebagai bahan yang memiliki sifat antibakteri. Salah satu cara penggunaannya adalah dengan merebus daun sirih kemudian menggunakan air rebusannya untuk membasuh tubuh.

Beberapa bahan aromatik lain, seperti mawar, lavender, dan melati, juga sering digunakan dalam perawatan tubuh. Namun, bahan-bahan tersebut lebih berkaitan dengan memberikan aroma daripada mengatasi penyebab bau badan.

Kapan Bau Badan Perlu Diperiksa?

Menjaga kebersihan tubuh merupakan langkah utama untuk mengendalikan bau badan. Namun, bau yang menetap meski kebersihan sudah terjaga perlu mendapat perhatian.

Perubahan aroma tubuh yang tiba-tiba atau sangat kuat juga sebaiknya tidak diabaikan. Konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter untuk mengetahui kemungkinan penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Dengan perawatan tubuh yang konsisten, pemilihan pakaian yang tepat, pola makan seimbang, dan pengelolaan stres, bau badan dapat lebih mudah dikendalikan. (*)

Berita Terkait

Menu Diet Seminggu: Contoh Pola Makan Sehat dan Fakta soal Target Turun 10 Kg
Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Mengatasinya
Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Makin Menarik Seiring Bertambahnya Usia
Jangan Abaikan Gigi Ngilu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
10 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Abaikan Sinyalnya
Rekomendasi Menu Diet Sehat 30 Hari yang Mudah dan Praktis
Jangan Tunggu Rusak, Ini 5 Peralatan Dapur Sebaiknya Diganti Secara Berkala

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB