Javanusa.com—Ibu menyusui tetap boleh makan nasi goreng, termasuk makanan yang diolah dengan cara digoreng. Namun, porsi, kualitas bahan, kebersihan, dan keseimbangan menu tetap perlu diperhatikan.
Melansir Halodoc, selama dikonsumsi dalam jumlah wajar, nasi goreng tidak otomatis mengganggu kualitas ASI atau membuat bayi sakit. Ibu menyusui justru perlu memastikan pola makan sehari-hari tetap beragam dan memenuhi kebutuhan nutrisi.
Tidak ada larangan khusus bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi gorengan. Makanan yang masuk ke tubuh ibu tidak serta-merta membuat ASI menjadi berminyak.
Meski demikian, nasi goreng dan makanan gorengan umumnya mengandung cukup banyak lemak serta kalori. Jumlah tersebut dapat meningkat bergantung pada banyaknya minyak dan bahan tambahan yang digunakan saat memasak.
Karena itu, ibu sebaiknya tidak menjadikan makanan berminyak sebagai pilihan utama dalam setiap waktu makan. Lengkapi menu dengan sayuran, buah, protein, dan sumber karbohidrat lainnya.
Kebersihan makanan juga menjadi faktor penting. Pilih nasi goreng yang baru dimasak, matang sempurna, dan menggunakan bahan serta peralatan yang bersih.
Perhatikan Respons Tubuh Ibu dan Kondisi Bayi
Ibu menyusui juga sebaiknya memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu. Makanan yang terlalu berminyak, asin, atau pedas dapat memicu keluhan seperti kembung, nyeri ulu hati, atau gangguan pencernaan pada ibu.
Jika bayi berulang kali mengalami ruam, muntah, diare, atau menjadi sangat rewel setelah ibu mengonsumsi makanan tertentu, catat jenis makanan dan waktu munculnya gejala.
Namun, ibu tidak perlu langsung menghilangkan banyak jenis makanan dari menu harian. Evaluasi bersama dokter diperlukan untuk mencari kemungkinan penyebab keluhan bayi secara tepat.
Tips Makan Nasi Goreng dan Gorengan saat Menyusui
Ibu menyusui dapat menerapkan beberapa langkah sederhana agar konsumsi makanan berminyak tetap seimbang.
-
- Batasi porsi dan frekuensi gorengan dalam menu harian.
- Pilih minyak yang masih layak digunakan dan tidak berulang kali dipakai.
- Hindari minyak yang sudah berubah warna atau memiliki bau tengik.
- Perbanyak sayuran, buah, dan sumber protein dalam menu sehari-hari.
- Gunakan metode kukus, rebus, panggang, atau tumis dengan sedikit minyak sebagai alternatif.
- Pastikan tangan, bahan makanan, peralatan, dan tempat memasak tetap bersih.
- Minum sesuai rasa haus dan tetap menyusui bayi sesuai kebutuhannya.
Dengan pola makan yang beragam dan seimbang, ibu menyusui tidak perlu menghindari nasi goreng sepenuhnya. Yang lebih penting ialah mengatur porsi, memilih bahan yang baik, serta menjaga kebersihan makanan. (*)






