Javanusa.com—Babat sapi menjadi salah satu bahan favorit dalam berbagai kuliner Nusantara, mulai dari soto babat, gulai, hingga nasi babat goreng.
Teksturnya yang kenyal dan cita rasanya yang khas membuat banyak orang menyukainya. Namun, babat juga dikenal sebagai bagian jeroan yang cukup sulit diolah karena memiliki lendir dan aroma amis yang kuat.
Jika proses pembersihannya kurang tepat, bau menyengat pada babat bisa memengaruhi rasa masakan. Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan babat dengan benar agar hasil olahan lebih higienis, empuk, dan lezat saat disantap.
Dikutip dari laman royco.co.id, berikut beberapa cara praktis membersihkan babat agar bebas bau dan siap diolah menjadi berbagai hidangan.
1. Rebus Babat Terlebih Dahulu
Langkah pertama yang bisa dilakukan ialah merebus babat di dalam air mendidih selama sekitar 10 hingga 15 menit. Proses perebusan membantu mengangkat lendir, sisa kotoran, dan aroma kurang sedap yang menempel pada permukaan babat.
Setelah direbus, tiriskan babat dan diamkan sejenak sebelum dibersihkan lebih lanjut.
2. Lumuri dengan Jeruk Nipis dan Garam
Perasan jeruk nipis dan garam kasar menjadi bahan alami yang efektif mengurangi bau amis pada jeroan. Balurkan campuran tersebut ke seluruh permukaan babat, lalu diamkan sekitar 10 sampai 15 menit.
Sesudah itu, gosok perlahan agar lendir dan kotoran yang tersisa ikut terangkat.
3. Rendam Menggunakan Cuka atau Air Asam Jawa
Selain jeruk nipis, cuka dapur maupun air asam jawa juga dapat membantu menghilangkan aroma menyengat pada babat. Rendam babat selama kurang lebih 15 hingga 20 menit agar bau amis berkurang dan teksturnya menjadi lebih lunak.
4. Bersihkan Permukaan dengan Sikat
Gunakan sikat bersih atau sisi tumpul pisau untuk mengerok bagian permukaan babat, terutama pada lipatan-lipatan yang sulit dijangkau. Bagian tersebut biasanya masih menyimpan lendir dan sisa kotoran.
Lakukan secara perlahan agar tekstur babat tidak rusak.
5. Bilas dengan Air Mengalir
Setelah digosok dan direndam, bilas babat menggunakan air bersih mengalir hingga tidak ada lagi lendir maupun bau menyengat yang tertinggal.
Jika aroma amis masih terasa, ulangi proses pembersihan sekali lagi sampai babat benar-benar bersih.
6. Rebus Ulang dengan Rempah
Agar aroma babat lebih segar, rebus kembali bersama daun jeruk, serai, dan irisan jahe. Campuran rempah tersebut membantu mengurangi sisa bau sekaligus memberi aroma harum pada babat sebelum dimasak.
7. Gunakan Tepung untuk Mengangkat Lendir
Tepung terigu atau tepung sagu juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan babat. Caranya, taburkan tepung pada permukaan babat lalu gosok perlahan.
Tepung akan membantu menyerap lendir dan kotoran halus yang masih menempel.
8. Potong Babat Menjadi Ukuran Kecil
Memotong babat sebelum dibersihkan dapat mempermudah proses pencucian. Setiap bagian dan lipatan bisa dibersihkan lebih merata sehingga hasilnya lebih higienis.
9. Rebus dengan Api Kecil agar Empuk
Setelah bersih, babat sebaiknya direbus kembali menggunakan api kecil selama satu hingga dua jam hingga teksturnya empuk. Tambahkan serai, daun salam, dan jahe untuk menghasilkan aroma yang lebih sedap.
10. Olah Sesuai Jenis Masakan
Babat yang sudah matang bisa langsung diolah menjadi berbagai hidangan. Babat cocok ditumis dengan bumbu rempah, digoreng hingga renyah, maupun dimasukkan ke dalam kuah soto dan gulai agar cita rasanya semakin kaya.
Dengan teknik pembersihan yang tepat, babat tidak lagi terasa amis dan lebih nikmat saat disantap. Proses ini memang membutuhkan waktu, tetapi hasil masakan akan jauh lebih lezat dan menggugah selera. (*/red)






