Diduga Dipaksa Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri di Padang Laporkan Suami ke Polisi

Penulis -

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelayanan SPKT Polresta Padang. (Foto: Dok. Polresta Padang)

Pelayanan SPKT Polresta Padang. (Foto: Dok. Polresta Padang)

Padang, Javanusa—Seorang perempuan berinisial OA (26) melaporkan suaminya, Z (36), ke Polresta Padang setelah mengaku dipaksa melakukan hubungan seksual dengan pria yang tidak dikenalnya. Polisi kini menyelidiki laporan tersebut.

Laporan korban telah diterima Polresta Padang dengan nomor LP/B/740/VII/2026/SPKT/Polresta Padang/Polda Sumbar tertanggal 30 Juli 2026.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, membenarkan adanya pelaporan tersebut.

“Berdasarkan kronologi dalam laporan polisi, peristiwa bermula ketika pelapor dan terlapor yang merupakan pasangan suami istri sah sedang melakukan hubungan badan. Di tengah aktivitas tersebut, seorang laki-laki yang tidak dikenal korban datang ke lokasi,” kata Yasin, Sabtu (1/8/2026).

Korban Mengaku Dipaksa Meski Sudah Menolak

Menurut keterangan dalam laporan polisi, suami korban diduga meminta istrinya melakukan hubungan seksual dengan pria yang tidak dikenalnya.

Korban mengaku telah menolak permintaan tersebut. Namun, berdasarkan laporan yang diterima penyidik, penolakan itu tidak dihiraukan sehingga korban diduga dipaksa melakukan hubungan seksual dengan pria tersebut.

Selain itu, OA juga menyampaikan kepada penyidik bahwa dugaan tindakan serupa tidak hanya terjadi sekali. Dalam laporannya, korban mengaku mengalami peristiwa tersebut sekitar lima kali.

Karena merasa menjadi korban tindak pidana, OA akhirnya mendatangi Polresta Padang untuk melaporkan suaminya dan meminta kasus itu diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Penyidik Terapkan UU PKDRT dan KUHP

Kompol Muhammad Yasin menjelaskan penyidik menindaklanjuti laporan tersebut dengan menerapkan Pasal 46 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga juncto Pasal 473 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Polresta Padang saat ini menangani perkara tersebut sesuai laporan yang telah diterima untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Yasin.

Baca Juga :  Fadly Amran Sambut Dubes Jerman, Perkuat Kerja Sama Padang-Hildesheim

Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut. Proses hukum berlangsung berdasarkan keterangan pelapor dan alat bukti yang dikumpulkan selama penyelidikan. (*)

Berita Terkait

Gara-gara tak Dipinjami Motor, Remaja di Pasbar Mengamuk Bawa Pisau dan Rusak Barang di Rumah
Curi Kabel Instalasi Listrik Toko Elektronik, Remaja 16 Tahun Diciduk Tim Klewang Polresta Padang
Tim Klewang Polresta Padang Tangkap Pelaku Pencurian dengan Modus Tuduh Korban Berbuat Senonoh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru