Inflasi April Terkendali 2,42 Persen, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Penulis -

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: Kemendagri)

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: Kemendagri)

Jakarta, Javanusa—Kenaikan harga minyak goreng di 240 kabupaten/kota pada pekan kelima April 2026 menjadi perhatian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meski demikian, inflasi nasional masih terkendali di angka 2,42 persen secara year-on-year.

Kemendagri meminta pemerintah daerah tidak lengah. Pemerintah daerah juga diminta segera mengendalikan harga kebutuhan pokok yang mulai naik di sejumlah wilayah.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, mengatakan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi nasional April 2026 masih berada dalam target pemerintah. Target tersebut berada pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.

Menurut Tomsi, kondisi itu harus tetap dijaga agar memberi manfaat bagi konsumen maupun produsen.

Meski inflasi terkendali, Tomsi menegaskan pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait harus terus mengawasi pergerakan harga komoditas. Pengawasan terutama dilakukan terhadap komoditas yang sudah memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Tetap kita berupaya sedikit saja di atas harga HET akan kita perjuangkan [untuk dikendalikan], ya. Ini merupakan prinsip dasar kita yang harus kita pegang teguh,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Kemendagri Minta TPID Turun ke Lapangan

Tomsi meminta pemerintah daerah tidak hanya mengikuti rapat koordinasi. Ia menekankan pentingnya pengawasan langsung melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Daerah dengan tingkat inflasi di atas rata-rata nasional juga diminta segera mengambil langkah pengendalian harga.

“Sekali lagi saya minta untuk seluruh teman-teman kepala daerah dan jajarannya khususnya TPID jangan hanya mengikuti rapat, tetapi betul-betul turun,” katanya.

Tomsi turut menyoroti sejumlah komoditas yang memengaruhi Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu kelima April 2026. Komoditas tersebut meliputi minyak goreng, bawang merah, gula pasir, cabai merah, dan beras.

Baca Juga :  Pj Wako Sony Tinjau LKPIP di MAN 3, Ajak Peserta Jalan-jalan di Padang Panjang
Harga Minyak Goreng Naik di 240 Daerah

Menurut Tomsi, jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga minyak goreng terus bertambah. Pada minggu keempat April 2026, kenaikan harga tercatat terjadi di 224 kabupaten/kota.

Jumlah itu meningkat menjadi 240 kabupaten/kota pada minggu kelima April 2026.

Selain itu, Tomsi meminta seluruh pihak tidak menganggap remeh kenaikan harga sekecil apa pun. Ia menegaskan kenaikan harga komoditas yang diatur pemerintah harus segera dikendalikan.

“Ini adalah kewajiban kita untuk mengatasinya, jadi naik 100 rupiah pun tidak boleh terjadi harusnya. Terutama berkaitan dengan komoditas yang diatur oleh pemerintah,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka antara lain Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Popy Rufaidah, Direktur Statistik Harga BPS Sarpono, dan Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Kelik Budiana.

Kegiatan itu juga diikuti secara daring oleh jajaran pemerintah daerah serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (*/red)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB