Info Terkini Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: Dipicu Sesar Sausu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Penulis -

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama memberikan keterangan terkait gempa M6,7 di wilayah Torue, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). (Foto: Dok. BMKG)

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama memberikan keterangan terkait gempa M6,7 di wilayah Torue, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). (Foto: Dok. BMKG)

Jakarta, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026), dipicu aktivitas Sesar Sausu.

Meski guncangan terasa kuat di sejumlah daerah, BMKG menegaskan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan gempa terjadi pada pukul 10.27.44 WIB dengan kedalaman 16 kilometer.

Titik episenter berada di koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Nelly di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta.

Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu pergerakan sesar turun atau normal fault pada Sesar Sausu.

Guncangan Terkuat Terjadi di Sigi

Dampak gempa dirasakan di berbagai wilayah Sulawesi Tengah dengan intensitas yang berbeda-beda.

Data BMKG menunjukkan wilayah Palolo, Kabupaten Sigi, mengalami guncangan paling kuat pada skala VII MMI.

Sementara itu, Kecamatan Torue dan Parigi Selatan merasakan intensitas VI hingga VII MMI. Getaran dengan kekuatan V hingga VI MMI juga dirasakan warga di Sigi Biromaru dan Kota Palu.

Di sisi lain, wilayah Poso, Donggala, dan Pasangkayu mencatat intensitas IV hingga V MMI.

Selain menimbulkan kepanikan warga, gempa juga menyebabkan kerusakan bangunan di sejumlah daerah. Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan laporan kerusakan paling signifikan pada intensitas VII MMI.

Kerusakan juga dilaporkan dari Kota Palu, Parigi Utara, dan Poso pada tingkat VI MMI. Adapun Parigi Moutong dan Banawa Selatan mengalami dampak pada intensitas V MMI, sedangkan Sindue, Balaesang, dan Masamba melaporkan kerusakan pada skala IV MMI.

Baca Juga :  Aktor “Preman Pensiun” Nandi Juliawan Ditemukan Tewas Gantung Diri
BMKG Catat 20 Gempa Susulan

Aktivitas seismik masih berlangsung setelah gempa utama terjadi. Hingga pukul 12.00 WIB, BMKG mencatat sedikitnya 20 gempa susulan.

“Hingga pukul 12.00 WIB, hasil monitoring BMKG telah terjadi 20 aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar M5,2,” ujar Nelly.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan gempa susulan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Menurut dia, frekuensi maupun kekuatan gempa susulan diharapkan terus menurun seiring berjalannya waktu.

Kenaikan Muka Air Laut Tidak Berbahaya

Untuk memastikan tidak ada ancaman tsunami, BMKG melakukan pemantauan intensif melalui sejumlah stasiun pengukur pasang surut di sekitar wilayah terdampak.

Hasil pengamatan menunjukkan kondisi muka air laut relatif stabil. Stasiun pemantau di Parigi dan Poso tidak mencatat perubahan signifikan.

Namun, sensor di Pelabuhan Pantoloan sempat merekam kenaikan muka air laut sekitar 7,5 sentimeter.

“Sensor di Pelabuhan Pantoloan memang mencatat sedikit kenaikan muka air laut setinggi 7,5 cm, namun BMKG menegaskan bahwa fluktuasi kecil ini sama sekali tidak berbahaya bagi keselamatan masyarakat,” jelas Wijayanto.

BMKG Turunkan Tim ke Lokasi Terdampak

BMKG juga mengirim tim khusus ke wilayah terdampak untuk melakukan survei lapangan dan mengumpulkan data kerusakan akibat gempa.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengatakan tim tersebut akan melakukan pemeriksaan langsung guna mendukung proses analisis lanjutan.

Warga Diminta Tidak Percaya Hoaks

Di tengah banyaknya informasi yang beredar di media sosial, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan hanya mengacu pada sumber resmi.

Nelly meminta warga menghindari bangunan yang mengalami kerusakan struktural serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.

Baca Juga :  Perkuat Kerja Sama, Padang-Suzhou Bahas Tindak Lanjut Sister City

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi BMKG, termasuk media sosial @infoBMKG, situs BMKG, portal InaTEWS, dan aplikasi InfoBMKG.

“Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan terbaru dari kanal resmi BMKG,” tutup Nelly. (*/red)

Berita Terkait

Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat
Musik Karaoke Terlalu Keras, Satpol PP Padang Tegur Pemilik Warung
Cegah Balap Liar, Polresta Padang Amankan 15 Motor Berknalpot Brong

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 Tokoh TNI, Ini Daftarnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada HUT ke-81, Ini Daftar dan Rinciannya

Berita Terbaru