International Symposium Kota Tua Padang, Fadly Amran: Pengelolaan Sampah dan Revitalisasi Batang Arau Prioritas

Penulis -

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman, Mr. Ingo Meyer saat International Symposium Kota Tua Padang di Convention Hall UBH, Kamis (6/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim, Jerman, Mr. Ingo Meyer saat International Symposium Kota Tua Padang di Convention Hall UBH, Kamis (6/8/2026). (Foto: Pemko Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang memperkuat kolaborasi internasional untuk pelestarian kawasan Kota Tua, pengelolaan lingkungan, revitalisasi Sungai Batang Arau, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui International Symposium Ekosistem Kota Tua Padang.

Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 itu berlangsung di Convention Hall Universitas Bung Hatta (UBH), Kamis (6/8/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran membuka simposium bertema Warisan, Sungai, Pasar, dan Lingkungan untuk Pariwisata Berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Hildesheim, Jerman, Mr. Ingo Meyer, Perwakilan Residen United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia Sara Ferrer Olivella, Rektor Universitas Bung Hatta Diana Kartika, delegasi Malaysia dan Thailand, serta perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pengelolaan Sampah dan Revitalisasi Batang Arau Jadi Prioritas

Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan pengelolaan sampah perkotaan dan pemulihan Sungai Batang Arau merupakan dua tantangan utama yang saling berkaitan.

Kedua isu tersebut menjadi prioritas Pemerintah Kota Padang untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, sekaligus memperkuat pariwisata berkelanjutan.

Ia menyebut Kota Padang menghasilkan 669 ton sampah setiap hari. Sebanyak 73 persen sampah diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), 26 persen diolah melalui program 3R, sedangkan 1 persen masih berakhir di lokasi pembuangan terbuka.

Fadly Amran juga menyoroti pencemaran di kawasan hilir Sungai Batang Arau akibat limpasan drainase dan sampah yang berasal dari rumah tangga, pasar, serta kawasan usaha.

Menurutnya, revitalisasi sungai harus berjalan seiring dengan penghentian sampah dari sumber melalui penguatan infrastruktur persampahan, pengelolaan air limbah, serta alih pengetahuan dan teknologi.

“Transformasi pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan di sumber, bukan hanya peningkatan kualitas TPA. Karena itu, Pemko Padang menggulirkan Padang Rancak Award untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat, sekaligus memperkuat Lembaga Pengelola Sampah (LPS), bank sampah, serta mengembangkan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) dan waste-to-energy.”

Baca Juga :  Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali

“Kami meyakini keberhasilan revitalisasi Sungai Batang Arau akan menjadi titik awal kebangkitan kawasan Kota Tua Padang sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kami berterima kasih kepada bapak ibu semua yang hadir dan memberikan dukungan untuk Kota Padang.”

Sister City Padang-Hildesheim Terus Diperkuat

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Hildesheim, Mr. Ingo Meyer, menyampaikan hubungan sister city antara Kota Padang dan Kota Hildesheim telah terjalin sejak 1988.

Menurutnya, kerja sama tersebut terus berkembang melalui berbagai program yang memperkuat kolaborasi di bidang lingkungan dan pembangunan perkotaan.

Ia menilai komitmen kedua kota menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama pada masa mendatang.

“Kami berkomitmen mempererat kerja sama melalui langkah-langkah strategis baru. Kami juga menantikan kunjungan balasan delegasi Kota Padang ke Hildesheim pada tahun 2027 sebagai bagian dari penguatan hubungan kedua kota.”

UNDP Dukung Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular

Perwakilan Residen UNDP Indonesia, Sara Ferrer Olivella, menegaskan dukungan UNDP dalam memperkuat pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular di Indonesia melalui kolaborasi dengan 18 kementerian dan lembaga.

Dukungan tersebut mencakup penguatan sistem pelacakan sampah plastik dari darat ke laut, pengembangan infrastruktur pengumpulan dan pemulihan sampah, perlindungan sosial bagi pekerja persampahan, serta percepatan ekonomi sirkular untuk mendukung target pengurangan sampah plastik laut sebesar 70 persen.

Menurut Sara, Kota Padang memiliki modal yang kuat untuk berkembang sebagai destinasi wisata yang bersih dan tangguh melalui pemanfaatan digitalisasi, inovasi, serta kolaborasi antarkota.

“Padang memiliki modal kuat menjadi destinasi wisata yang bersih, tangguh, dan berbasis ekonomi sirkular melalui digitalisasi, inovasi, serta kolaborasi antarkota. Revitalisasi Sungai Batang Arau juga berpotensi menjadi contoh nature-based solutions yang memperkuat kesehatan ekosistem, mengurangi risiko perubahan iklim, dan menghadirkan ruang publik yang berkualitas,” ujarnya. (*)

Baca Juga :  Buku Nikah Rusak atau Hilang? Ini Syarat dan Cara Mengurus Penggantinya di KUA

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan
BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan
Fadly Amran Ajak LPM Perkuat Mitigasi Bencana dan Dukung Pengendalian Banjir di Padang
Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya
Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing
Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar
Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027
Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:41 WIB

BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:17 WIB

MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:06 WIB

Kapan Awal Ramadan 2027? KHGT Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh pada 8 Februari

Berita Terbaru