Padang, Javanusa—Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Pj Wali Kota Padang Andree Algamar menekankan kepada seluruh ASN Pemko Padang agar menjunjung netralitas dan integritas.
Dalam Sosialisasi Netralitas ASN di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Kamis, (4/7/2024), Andree menuturkan ASN harus berjibaku membangun wilayah kerja yang transparan, berintegritas, dan netral. Sebab, pelanggaran netralitas berpotensi merusak sumber daya birokrasi.
“Tidak boleh ada intervensi politik yang mengarah pada keberpihakan atau memengaruhi proses pemilihan. Ketidaknetralan ASN akan sangat merugikan negara, pemerintah, dan masyarakat. Sebab, ASN akan menjadi tidak profesional dan target-target pemerintah tidak akan tercapai,” ujarnya.
Baca Juga: Padang Siap Gelar Pesta Rakyat di HUT ke-355, Kolaborasi Pemko dan KSMR Janjikan Kemeriahan
Andree menyampaikan ASN boleh memahami dan mengikuti perkembangan politik namun, tidak boleh terlibat politik praktis.
Keberhasilan Pilkada tidak hanya pelaksanaan yang transparan, tetapi juga oleh keterlibatan ASN yang bersikap netral dan profesional.
Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik Kota Padang Tarmizi Ismail menyampaikan sosialisasi ini diikuti oleh 173 ASN. Terdiri dari pimpinan OPD, Camat dan Lurah se-Kota Padang.
Acara ini bertujuan sebagai bentuk pencegahan pelanggaran terhadap ASN. Memastikan kualitas pelaksanaan birokrasi, pelayanan publik terjaga. Serta mewujudukan Pilkada yang jujur dan adil.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan pembacaan ikrar netralitas ASN yang dipandu oleh Pj Sekda Padang Yosefriawan. Serta penandatanganan pakta integritas oleh Pj Wako, unsur Forkopimda, KPU dan Bawaslu Padang. (*/jn01)






