Kabut Asap Bikin Tenggorokan Gatal? Ini Cara mengatasinya

Penulis -

Selasa, 8 September 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tenggorokan gatal. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi tenggorokan gatal. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga dapat memicu rasa gatal dan kering pada tenggorokan. Paparan partikel serta polutan membuat saluran pernapasan lebih mudah mengalami iritasi.

Keluhan biasanya terasa setelah seseorang menghirup udara tercemar dalam waktu tertentu. Risiko dapat meningkat saat beraktivitas di luar ruangan atau melakukan olahraga ketika kualitas udara memburuk.

Kabut Asap Dapat Mengiritasi Saluran Pernapasan

Udara yang tercemar kabut asap dapat membawa partikel halus dan berbagai polutan. Zat tersebut masuk melalui hidung atau mulut saat seseorang bernapas.

Paparan polutan kemudian dapat mengganggu lapisan saluran pernapasan. Kondisi itu dapat menimbulkan tenggorokan kering, gatal, batuk, atau rasa mengganjal saat menelan.

Durasi paparan juga turut memengaruhi keluhan. Aktivitas fisik di luar ruangan dapat meningkatkan jumlah udara yang masuk ke saluran pernapasan.

Kelompok yang Perlu Lebih Waspada

Dampak kabut asap tidak selalu sama pada setiap orang. Anak-anak dan lansia termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap kualitas udara yang buruk.

Ibu hamil juga perlu mengurangi paparan polusi. Hal serupa berlaku bagi orang yang memiliki asma atau penyakit tertentu pada paru dan jantung.

Karena itu, kelompok rentan sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk.

Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal akibat Kabut Asap

Melansir Klik Medika, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi paparan dan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

1. Batasi aktivitas di luar rumah

Kurangi waktu berada di luar ruangan ketika kualitas udara sedang buruk. Tunda aktivitas yang tidak mendesak hingga kondisi udara membaik.

Jika harus keluar, perhatikan informasi kualitas udara di wilayah setempat. Pilih kondisi yang memungkinkan paparan polusi lebih rendah.

Baca Juga :  7 Manfaat Buah Mengkudu untuk Kesehatan, Bantu Jaga Kolesterol hingga Turunkan Risiko Kanker
2. Perbanyak minum air

Asupan cairan yang cukup membantu menjaga kelembapan mulut dan tenggorokan. Air putih dapat menjadi pilihan utama sepanjang hari.

Jangan menunggu rasa haus muncul untuk minum. Tubuh membutuhkan cairan secara teratur, terutama ketika berada dalam kondisi lingkungan yang kurang nyaman.

3. Jauhi asap rokok

Tenggorokan yang sudah mengalami iritasi akan lebih mudah terasa tidak nyaman setelah terpapar asap rokok.

Karena itu, hindari merokok dan jauhi lingkungan dengan paparan asap rokok. Langkah ini juga membantu mengurangi beban polusi yang masuk ke saluran pernapasan.

4. Gunakan masker saat berada di luar

Masker yang sesuai dapat membantu mengurangi paparan partikel halus ketika kualitas udara memburuk. Gunakan masker secara tepat, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.

Namun, masker tidak membuat aktivitas berat di luar ruangan menjadi aman ketika polusi mencapai tingkat sangat buruk. Tetap utamakan pembatasan paparan.

5. Perhatikan kualitas udara di dalam rumah

Polusi dari luar dapat masuk melalui pintu dan jendela. Saat kualitas udara memburuk, tutup akses udara luar jika kondisi memungkinkan.

Penyaring udara dapat digunakan apabila tersedia. Hindari pula sumber polusi dari dalam rumah, seperti asap rokok dan pembakaran.

Apakah Air Hangat Bisa Meredakan Tenggorokan Gatal?

Minuman hangat dapat memberikan rasa nyaman bagi sebagian orang ketika tenggorokan terasa kering atau gatal.

Namun, air hangat tidak menghilangkan dampak paparan polusi. Upaya utama tetap berfokus pada pengurangan paparan dan pemenuhan kebutuhan cairan.

Jangan Sembarangan Minum Antibiotik

Iritasi ringan pada tenggorokan umumnya dapat membaik setelah paparan polusi berkurang. Penggunaan antibiotik tidak selalu diperlukan untuk kondisi tersebut.

Jangan mengonsumsi antibiotik tanpa pemeriksaan dan resep dokter. Obat tersebut tidak ditujukan untuk semua jenis keluhan tenggorokan, termasuk iritasi akibat polusi.

Baca Juga :  Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Waspadai Gejala yang Lebih Serius

Tenggorokan gatal perlu mendapat perhatian lebih jika muncul bersama gejala berat. Segera cari pertolongan medis jika terjadi sesak atau kesulitan bernapas.

Nyeri dada, bibir atau wajah membiru, serta kebingungan juga memerlukan penanganan segera.

Sementara itu, konsultasikan keluhan jika batuk atau iritasi tenggorokan terus berlangsung. Pemeriksaan juga diperlukan ketika gejala semakin berat atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru