Kementerian Ekraf Dukung Pengembangan Bioskop Modular, Perluas Akses Film Nasional hingga Daerah

Penulis -

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya (tengah) berdialog dengan Komisaris Utama PT Indobox Cinematic Buana, Budi Yulianto (kedua kanan) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya (tengah) berdialog dengan Komisaris Utama PT Indobox Cinematic Buana, Budi Yulianto (kedua kanan) di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong pengembangan bioskop modular atau micro-cinema sebagai solusi memperluas distribusi film nasional di daerah yang belum memiliki bioskop.

Langkah ini diharapkan membuka akses hiburan yang lebih merata sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Kementerian Ekraf menyatakan dukungannya terhadap inovasi yang dikembangkan PT Indobox Cinematic Buana melalui konsep bioskop modular. Skema tersebut dinilai mampu menjawab ketimpangan akses masyarakat terhadap bioskop di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengatakan kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah memperluas distribusi karya sineas nasional. Sekaligus mengembangkan potensi ekonomi kreatif di daerah.

“Kementerian Ekraf menyambut baik berbagai inovasi dan kolaborasi dari Indobox Cinema yang mampu memperluas akses distribusi film. Sekaligus mau menggerakkan ekonomi kreatif di daerah. Ini menjadi satu semangat dengan Indobox Cinema yang saling menyadari lumbung-lumbung ekonomi kreatif banyak tersebar. Sehingga masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan sama untuk menikmati karya sineas Indonesia,” ujar Teuku Riefky Harsya saat audiensi dengan PT Indobox Cinematic Buana di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (23/7).

Mayoritas Daerah Belum Memiliki Bioskop

Menurut Kementerian Ekraf, sekitar 74 persen kabupaten dan kota di Indonesia hingga kini belum memiliki bioskop. Kondisi tersebut membuat masyarakat di banyak daerah masih kesulitan menikmati film nasional melalui jalur distribusi resmi.

Karena itu, kehadiran bioskop modular dipandang sebagai alternatif yang mampu memperluas jangkauan layanan perfilman. Selain menjadi tempat pemutaran film, fasilitas ini juga berpotensi menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan pelaku usaha lokal, komunitas, dan talenta kreatif.

Teuku Riefky menilai kolaborasi tersebut dapat meningkatkan nilai tambah serta memperkuat hilirisasi subsektor perfilman Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Pusat Kreativitas dan Ekonomi Masyarakat

“Kolaborasi dengan Indobox Cinema memiliki peluang yang sangat besar untuk meningkatkan nilai tambah dan hilirisasi subsektor film. Ketika akses terhadap film nasional semakin luas, maka peluang bagi sineas, pegiat ekraf, komunitas kreatif hingga investor bisa tumbuh lebih holistik bersama. Sehingga semangat Indobox Cinema semakin kuat,” katanya.

Indobox Tawarkan Bioskop dengan Investasi Lebih Efisien

Indobox Cinema mengembangkan jaringan bioskop modular yang menawarkan investasi lebih efisien, proses pembangunan lebih cepat, dan harga tiket yang lebih terjangkau dibandingkan bioskop konvensional.

Konsep tersebut dirancang untuk memperluas keberadaan bioskop di berbagai daerah. Saat ini, baru sekitar 26 persen kabupaten dan kota di Indonesia memiliki bioskop. Sementara sekitar 70 persen di antaranya masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Komisaris Utama PT Indobox Cinematic Buana, Budi Yulianto, mengatakan pihaknya ingin menghadirkan akses hiburan yang layak bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

“Kami percaya setiap kota berhak memiliki hiburan yang layak. Dari pertemuan ini, kami dapat banyak insight atau wawasan baru mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif lokal bagi perfilman nasional. Kami berharap konsep bioskop modular dapat menjadi solusi yang menghadirkan hiburan berkualitas, memperluas distribusi film Indonesia, hingga menciptakan multiplier effect yang meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Budi.

Pemerintah Siap Gandeng Pemda

Untuk mempercepat implementasi program tersebut, Kementerian Ekraf menyatakan siap memfasilitasi komunikasi dengan pemerintah daerah. Langkah itu bertujuan memanfaatkan aset atau lahan publik yang belum digunakan secara optimal sebagai lokasi pembangunan bioskop modular.

Selain memperluas akses masyarakat terhadap film nasional, jaringan bioskop ini juga diharapkan menjadi saluran distribusi resmi bagi film independen, film dokumenter, hingga karya perfilman daerah.

Dengan demikian, ekosistem perfilman Indonesia dapat berkembang lebih inklusif, inovatif, dan memiliki daya saing yang semakin kuat.

Baca Juga :  Hari Anak Nasional 2026, Kementerian Ekraf Perkuat Ruang Kreatif Ramah Anak untuk Cetak Talenta Indonesia Emas 2045

Turut hadir Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Rian Syaf, Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan. Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan Panji Purboyo, Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Gemintang Kejora Mallarangeng, serta Direktur Indobox Cinema Rendy Gunawan. (*)

Berita Terkait

Fadly Amran Apresiasi West Sumatera Youth Fest 2026, Kota Tua Padang Jadi Pusat Kreativitas Anak Muda
RSBG 2026 Resmi Dibuka, Empat Hari Pesta Budaya Siap Semarakkan Kota Solok
PYDC 2026 Jadi Ruang Regenerasi Desainer dan Pelestarian Budaya Minangkabau
PFS 2026 Hadirkan 23 Desainer, Dorong Ekosistem Fesyen Kota Padang
Talk on Taste HJK Padang ke-357, Menteri Ekraf Dukung Padang Jadi City of Gastronomy UNESCO
Kementerian Ekraf Irene Umar Dorong The Local Market SCBD Jadi Agenda Bulanan, Buka Akses Lebih Luas bagi UMKM Kreatif
Wamen Ekraf Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Lewat Prestasi Junior Indonesia
Kementerian Ekraf Dukung Promosi Kuliner Indonesia di Belanda, Bidik Pasar Global Lewat S’RASA

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:20 WIB

MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, Minta Pemerintah Tinjau Ulang Izin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Erick Yusuf: Film Buya Hamka Jadi Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Sinopsis Film Laut Bercerita dan The Doll Ghawiah, Dua Film Lokal Terbaru Tayang Hari Ini!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bunga Nafisa dan Deandra Nadira Rilis Single Dar Der Dor Ser, Usung Musik Endikup

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:13 WIB

Lewat Merayu Waktu, Eltasya Angkat Kisah Sulit Melepaskan Masa Lalu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Gandeng LDR Team, Lindee Cremona Rilis Single Dewasaku Membanggakanmu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Ruth Garcia Rilis Lagu Salahkah, Ungkap Pergulatan Batin Usai Dikhianati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AI Mampu Bikin Film, Nezar Patria Soroti Tantangan Baru Sensor Film

Berita Terbaru