Koperasi Gambir Sumbar Gandeng ID FOOD, Bidik Ekspor Rp11,7 Miliar ke India dan Pakistan

Penulis -

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU antara Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri dengan ID FOOD di Kantor Kemenkop, Jakarta, Selasa (23/6). (Foto: Kemenkop)

Penandatanganan MoU antara Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri dengan ID FOOD di Kantor Kemenkop, Jakarta, Selasa (23/6). (Foto: Kemenkop)

Jakarta, Javanusa—Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri dari Sumatera Barat membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas setelah menandatangani kerja sama strategis dengan Holding Pangan BUMN, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD.

Kolaborasi ini menargetkan ekspor gambir ke India dan Pakistan dengan nilai potensi transaksi mencapai Rp11,72 miliar.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Selasa (23/6).

Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hilirisasi komoditas gambir sekaligus menghubungkan produsen lokal dengan pasar internasional.

Dalam skema kerja sama tersebut, kedua pihak membidik pasar India dan Pakistan dengan estimasi nilai transaksi sebesar USD 732.831 atau sekitar Rp11,72 miliar. Adapun target pengiriman ditetapkan mencapai 20 ton gambir setiap bulan.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, menegaskan pemerintah ingin memastikan kerja sama tersebut segera menghasilkan aktivitas bisnis yang nyata.

“Saya berharap sebelum 3 bulan langsung terjadi transaksi kontrak bisnis dan barang sudah dikirim dalam bentuk hilirisasi,” ujar Destry.

Pemerintah Dorong Standarisasi dan Hilirisasi Gambir

Meski peluang pasar terbuka lebar, Destry mengingatkan pentingnya menjaga ketersediaan pasokan dan kualitas produk ketika permintaan meningkat. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci keberhasilan ekspor dalam jangka panjang.

Karena itu, pemerintah akan melibatkan berbagai kementerian untuk mendukung pemenuhan standar internasional, termasuk sertifikasi keamanan pangan seperti HACCP. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus menjaga reputasi produk Indonesia di pasar global.

Selain itu, Destry juga mendorong penguatan regulasi perdagangan luar negeri. Ia menilai aturan yang lebih ketat diperlukan agar pembeli asing tidak langsung membeli bahan baku dari tingkat desa, yang berpotensi mengganggu stabilitas harga di daerah penghasil.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Smart Entrepreneur Expo 2026, Dorong Mahasiswa UNES-AAI Jadi Wirausaha Muda
ID FOOD Siapkan Ekosistem Ekspor Komoditas Daerah

Direktur Komersial ID FOOD, Dwi Sutoro, menyambut positif target percepatan yang disampaikan Kemenkop. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk membawa komoditas unggulan daerah menembus pasar internasional melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI).

Menurut Dwi, terdapat tiga faktor utama yang harus dijaga agar ekspor dapat berjalan berkelanjutan. Pertama, kontinuitas pasokan dari petani. Kedua, konsistensi kualitas produk. Ketiga, kemampuan menjaga daya saing harga di pasar global.

“Ke depan, ID FOOD akan mengoptimalkan kantor-kantor cabangnya di seluruh Indonesia untuk bertindak sebagai sourcing development, yang mengidentifikasi produk unggulan daerah yang siap dibawa ke pasar internasional,” katanya.

Saat ini, ID FOOD juga tengah menjalani proses restrukturisasi di bawah Danantara dengan fokus pada penguatan sektor perdagangan dan distribusi.

Libatkan 190 Petani Gambir di Sumatera Barat

Ketua Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri, Eriyanto, menilai kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan usaha para petani gambir di Sumatera Barat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Kemenkop dan Dinas Koperasi UKM Sumatera Barat yang telah memfasilitasi kemitraan antara koperasi dengan BUMN pangan tersebut.

Koperasi yang berdiri pada 12 Juni 2021 itu kini menghimpun sekitar 190 petani dan delapan kelompok tani. Total lahan yang dikelola mencapai 450 hektare dengan kapasitas produksi berkisar antara 30 hingga 50 ton gambir per bulan.

“Bagi kami, MoU ini adalah langkah strategis untuk memberikan kepastian pasar dan harga bagi para petani gambir di Sumatera Barat, meningkatkan mutu ekspor, serta menguatkan hilirisasi komoditas gambir melalui sinergi koperasi dan BUMN,” ujar Eriyanto.

Ia menambahkan, koperasi akan terus menjaga kesinambungan pasokan serta menerapkan tata kelola yang profesional dan transparan guna memperkuat posisi gambir Indonesia di pasar internasional.

Baca Juga :  Tak Temukan Pelaku, Polisi Musnahkan Fasilitas Dugaan PETI di Solok Selatan

Hadir dalam acara penandatanganan Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik Kemenkop Koko Haryono serta Asisten Deputi Pemasaran Kemenkop Fiter Baresman Silaen. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB