Menteri PKP Percepat Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni Diperbaiki Tahun Ini

Penulis -

Senin, 16 Maret 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau kondisi rumah warga di Majalengka. (Foto: Kementerian PKP)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau kondisi rumah warga di Majalengka. (Foto: Kementerian PKP)

Majalengka, Javanusa—Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan percepatan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk memperbaiki rumah tidak layak huni di berbagai daerah, termasuk di Majalengka.

Dalam keterangannya, Maruarar menyatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah dapat menempati rumah yang layak.

“Jangan ada rumah yang seperti ini lagi. Negara harus hadir membantu rakyat agar bisa tinggal di rumah yang layak,” ujarnya saat meninjau kondisi rumah warga.

Pemerintah meningkatkan target perbaikan rumah melalui program BSPS pada tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya program tersebut menjangkau sekitar 45.000 unit rumah, pada 2026 jumlahnya ditingkatkan menjadi sekitar 400.000 unit di seluruh Indonesia.

Selain percepatan, pemerintah juga menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program. Maruarar meminta penerima bantuan memahami mekanisme pemilihan toko terbuka, yang digunakan dalam penyediaan bahan bangunan untuk perbaikan rumah.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan program bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar. Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan pelanggaran dalam proses penyaluran bantuan.

Menurut Maruarar, pemerintah daerah memiliki peran penting untuk memastikan program berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah di Majalengka turut mengawasi pelaksanaan BSPS di lapangan.

Program BSPS merupakan salah satu skema bantuan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperbaiki rumah secara swadaya dengan dukungan stimulan dana dan bahan bangunan. (*/red)

Baca Juga :  Stok Beras Nasional Capai 4 Juta Ton, Mentan Proyeksikan Tembus 5 Juta Ton Bulan Depan

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru