Novermal Yuska Kawal Pembangunan Irigasi Lubuk Kubang, 2.400 Hektare Sawah akan Produktif di Nagari Lakitan Tengah  

Penulis -

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Pessel, Novermal Yuska. (Foto: Dok Novermal)

Anggota DPRD Pessel, Novermal Yuska. (Foto: Dok Novermal)

Pessel, Javanusa—Pembangunan jaringan irigasi di Lubuk Kubang, Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), segera memasuki tahap pembebasan lahan.

Hal ini menyusul rampungnya penyusunan Detail Engineering Design (DED) proyek oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA-BK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Informasi tersebut disampaikan Anggota DPRD Pessel, Novermal Yuska, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Jumat (29/8).

Novermal mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan pejabat teknis Dinas SDA-BK Sumbar terkait percepatan realisasi pembangunan tersebut.

“Alhamdulillah, DED sudah selesai. Kini kita masuk tahap pembebasan lahan. Ini langkah penting untuk mewujudkan irigasi permanen di Lubuk Kubang,” ujar Novermal.

Lahan pertanian di kawasan tersebut memiliki luas sekitar 2.400 hektar. Namun selama ini masih bergantung pada air hujan karena belum adanya bendung dan jaringan irigasi yang memadai.

Novermal mengungkapkan, pihaknya telah menyampaikan permintaan kepada Pemerintah Provinsi Sumbar agar pembebasan lahan tetap dibiayai oleh provinsi.

Dia juga akan segera berkoordinasi dengan Bupati Pessel untuk memastikan prosesnya berjalan cepat dan lancar.

Keberadaan jaringan irigasi di Lubuk Kubang dinilai mendesak, terlebih dalam situasi iklim yang kian tidak menentu.

Irigasi ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Sebelumnya kami telah melakukan kunjungan lapangan bersama Kepala Dinas SDA-BK Sumbar, Ibu Rifda Suryani, beserta jajaran pemerintah kabupaten, kecamatan, dan nagari. Kunjungan itu langsung ditindaklanjuti dengan penyusunan DED oleh tim teknis,” jelasnya.

Selain Lubuk Kubang, tahun 2026 Dinas SDA-BK Sumbar juga menjadwalkan pembangunan dan rehabilitasi beberapa jaringan irigasi lainnya di Pesisir Selatan.

Diantaranya perbaikan bendung Irigasi Koto Kandis di Kambang Timur, Kecamatan Lengayang yang rusak akibat banjir, pengembangan jaringan Irigasi Koto Salapan di Balai Selasa, Kecamatan Ranah Pesisir, serta pembangunan Irigasi Talang Kemuning Jaya di Punggasan dan Lagan di Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Baca Juga :  Uji Publik Data Rumah Rusak Padang Pariaman Sebelum SK Bupati Ditetapkan

“Sebagai wakil rakyat, kami akan terus mengawal agar proyek-proyek ini betul-betul menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya petani,” kata Novermal.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur irigasi akan memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan pendapatan petani, dan mengurangi ketergantungan pada curah hujan musiman.

Diakui Novermal, banyak petani di Kecamatan Lengayang hanya bisa panen sekali setahun karena keterbatasan air, padahal potensi lahan sangat memungkinkan untuk tanam dua kali atau lebih.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Dinas SDA-BK Provinsi Sumbar, Wilman membenarkan DED telah rampung, dan pihaknya tengah mempersiapkan tahapan pembebasan lahan.

“Irigasi Lubuk Kubang ini merupakan kewenangan provinsi, dan masuk dalam prioritas pembangunan tahun 2026. Kami berharap dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Wilman.

Ia menjelaskan, Dinas SDA-BK menargetkan pembangunan fisik dimulai pada semester pertama tahun 2026 setelah seluruh tahapan administrasi tuntas.

Dengan tuntasnya pembangunan irigasi itu nanti, dia berharap akan mengubah lahan pertanian dari tadah hujan menjadi lahan yang produktif yang bisa ditanami sepanjang tahun di kecamatan ini. (sus)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru