Pemerintah Buka Blokir Anggaran Rp86,6 Triliun, Percepat Belanja K/L

Penulis -

Kamis, 1 Mei 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Keuangan resmi membuka blokir anggaran senilai Rp86,6 triliun. (Foto: Kemenkeu RI)

Kementerian Keuangan resmi membuka blokir anggaran senilai Rp86,6 triliun. (Foto: Kemenkeu RI)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi membuka blokir anggaran senilai Rp86,6 triliun.

Tujuannya adalah mempercepat belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) sesuai program prioritas nasional tahun 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025. Inpres tersebut mengatur efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.

Baca Juga: Presiden: Jika APBN Mencukupi, Bantuan Pangan CBP Akan Dilanjutkan

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan pembukaan blokir ini telah dilaporkan kepada Presiden pada 7 Maret 2025.

Saat itu, Menteri Keuangan juga meminta izin untuk melakukan refocusing, relokasi, dan reprioritisasi belanja.

“Pelaksanaan Inpres sudah selesai. Pembukaan blokir dilakukan agar belanja K/L lebih tajam dan sesuai prioritas pemerintah,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita, Rabu (30/4), di Jakarta.

Baca Juga: Pemko Padang dan DPRD Sepakati APBD 2025 Sebesar Rp 2,86 Triliun

Menurut Suahasil, efisiensi belanja tahun 2025 diterapkan pada 99 Kementerian/Lembaga dengan nilai total Rp256,1 triliun. Selain itu, efisiensi juga mencakup transfer ke daerah sebesar Rp50,6 triliun.

Sampai 25 April 2025, Kementerian Keuangan bersama seluruh K/L telah menyelesaikan proses penajaman dan relokasi anggaran. Dari hasil tersebut, anggaran sebesar Rp86,6 triliun telah dibuka blokirnya.

“Anggaran ini bisa langsung digunakan kembali untuk belanja program prioritas,” tambah Suahasil.

Baca Juga: KPP Padang Satu Gelar Monev Kewajiban Pemungutan Pajak APBDes

Rincian Alokasi Anggaran yang Dibuka

Dari total anggaran tersebut, Rp33,1 triliun dialokasikan untuk 23 Kementerian/Lembaga baru hasil restrukturisasi Kabinet Merah Putih. Sisanya, sebesar Rp53,49 triliun, diberikan kepada 76 Kementerian/Lembaga lainnya.

Langkah ini memungkinkan K/L kembali menjalankan program prioritas pembangunan nasional secara optimal.

Efek pembukaan blokir langsung terlihat dari percepatan realisasi belanja. Pada Januari 2025, realisasi mencapai Rp24,4 triliun.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa Serahkan Kepemimpinan kepada Suahasil Nazara

Baca Juga: Pemko Padang dan Unand Kerjasama Olah Sampah Organik Jadi Pupuk, Solusi Kurangi 647 Ton Sampah Harian

Nilai ini meningkat menjadi Rp83,6 triliun pada Februari dan melonjak ke Rp196,1 triliun pada Maret.

“Inilah yang kami maksud akselerasi belanja. Realisasi belanja sudah mencapai 16,9 persen dari total APBN,” kata Suahasil.

Menurutnya, persentase tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan negara. Pemerintah akan terus memantau agar belanja K/L tetap mendukung prioritas pembangunan nasional. (*)

Sumber: kemenkeu.go.id

Berita Terkait

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB