Sortir pertama dapat dilakukan saat benih berukuran 15 hari setelah penetasan. Dimana mayoritas benih masih berukuran di bawah 2 cm, karena ukurannya yang masih kecil sortir pertama harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak melukai tubuh ikan lele dan agar potensi kematian bisa ditekan.
Gunakan selokan jaring yang halus, sehingga ikan lele tidak terlalu stres sortir kedua dan seterusnya dilakukan setiap 10 hari sekali, bergantung pada kondisi keseragaman ikan lele semakin kecil ukuran benih yang ditebar maka semakin cepat pula proses sortirnya. Sebaliknya semakin besar ikan lele semakin lama pula jangka sortasinya.
4. Manajemen Air yang Kurang Baik
Salah satu indikator kualitas air dalam kolam lele kurang baik adalah terlihat lele yang menggantung di permukaan kolam. Hal ini sering kali menjadi kesalahan peternak dalam memelihara ikan lele, karena hanya membiarkan ikan lele menggantung.
Padahal ikan lele dalam posisi menggantung biasanya tidak responsif terhadap pakan dan akan membuat pertumbuhannya melambat.
Ketika melihat ikan lele yang menggantung peternak seharusnya segera mengambil tindakan dan mengecek ikan lele maupun kolam ikan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya






